Ketika Kelezatan Ibadah Hilang Karena Maksiat

Sabtu, 19 Desember 2020 - 06:12 WIB
loading...
Ketika Kelezatan Ibadah...
Maksiat itu telah membunuh kelezatan ketaatannya kepada Allah SWT. Jika kita sudah mulai dihinggapi tanda-tanda tadi, maka waspadalah. Foto ilustrasi/ist
A A A
Tidak menutup aurat menjadi salah satu sumber perzinahan. Al-Hafidz Ibn al-Jauzi, dalam kitabnya, Shaid al-Khathir, menuturkan bahwa andai saja orang yang melakukan maksiat menyadari, betapa kenikmatan maksiat itu hanya sesaat, kemudian setelah itu dia merasakan akibat kemaksiatannya, yaitu kemurkaan Allah, dosa dan siksa-Nya, maka orang itu tidak akan sanggup melakukan maksiat.

(Baca juga : Kenikmatan-kenikmatan dari Buah Sifat Qanaah )

Namun, yang terjadi adalah banyak orang terpesona dengan kenikmatan sesaat. Betapa tidak, orang berzina, hanya bisa merasakan nikmatnya zina saat sebelum dan setelah puncak kepuasan seksualnya. Itu pun tidak lama, tetapi setelah itu dia menderita . Bahkan, aibnya pun tak terperi. Terlebih, jika zinanya itu menghasilkan anak haram, maka beban itu akan ditanggung seumur hidup.

Tetapi, ada orang yang melakukan maksiat, berzina dan berzina, mencuri dan mencuri, makan riba dan makan riba, anehnya tetap merasa tidak ada masalah. Baginya, kemaksiatannya itu tidak ada dampaknya secara nyata dalam hidupnya. Dia pun enjoy menikmati hidup bergelimang maksiat. Apa yang sesunggunya terjadi pada orang seperti ini?

(Baca juga: Hapalan Al Qur'an Menjadi Mahar Pernikahan, Dari Mana Asal Muasalny )

Ibn al-Jauzi memberikan jawaban, “Kemaksiatan itu diganjar dengan kemaksiatan.” maksudnya, ketika orang melakukan satu maksiat, lalu diikuti maksiat berikutnya, maka kemaksiatan berikutnya itu sesungguhnya adalah siksa Allah, tetapi dia tidak merasa, bahwa dia sedang disiksa oleh Allah. Sebaliknya, “Kebaikan setelah kebaikan adalah pahala bagi kebaikan itu.”

Orang yang melakukan maksiat, terkadang tidak merasa dirinya melakukan maksiat. Padahal, dampak maksiatnya itu membuat hatinya tidak lagi merasakan nikmatnya ketaatan. Dia salat dan berdoa pun tidak bisa khusyu’. Salat dan doanya pun kehilangan ruhnya, akibatnya salat dan berdoa, tetapi tidak ada pengaruhnya.

(Baca juga: Perkara-perkara yang Bisa Meracuni Hati )

Bagi orang seperti ini, kelezatan munajatnya hilang. Kelezatan salatnya hilang. Kelezatan membaca Al-Qur’annya hilang. Kelezatan mengajinya hilang. Dia pun lama kelamaan akan malas munajat, karena tidak merasakan lagi nikmatnya munajad kepada Allah. Dia mulai meninggalkan salat, karena salatnya terasa hampa. Dia pun mulai meninggalkan al-Qur’an, karena baginya al-Qur’an tidak lagi menarik hatinya. Dia pun malas datang kajian, karena nikmat ketaatannya sirna. Akhirnya, dia pun jauh, dan semakin jauh dari ketaatan.

(Baca juga: Kegiatan Baca Al-Qur'an Diguncang Bom, 15 Anak Meninggal )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa di Bulan Zulkaidah...
Mengapa di Bulan Zulkaidah Dilarang Berbuat Aniaya? Simak Penjelasannya di Sini!
Ayat-ayat Al Quran tentang...
Ayat-ayat Al Quran tentang Larangan Berbuat Maksiat
7 Anggota Tubuh yang...
7 Anggota Tubuh yang Harus Dijaga dari Perbuatan Maksiat, Apa Saja?
Inilah 10 Golongan Pelaku...
Inilah 10 Golongan Pelaku Maksiat dengan Wajah dan Penampilannya di Padang Mashsyar
Dampak Maksiat Mempengaruhi...
Dampak Maksiat Mempengaruhi Amal Ibadah, Begini Penjelasannya!
6 Penghalang Terkabulnya...
6 Penghalang Terkabulnya Doa: Dari Makanan Haram hingga Maksiat
Rekomendasi
Gerhana Matahari Hibrid,...
Gerhana Matahari Hibrid, Ahli Sebut Langit Indonesia Akan Sajikan 2 Fenomena Alam Sekaligus
Sesuatu yang Tidak Biasa...
Sesuatu yang Tidak Biasa Terjadi di Struktur Alam Semesta
Penemuan Struktur Raksasa...
Penemuan Struktur Raksasa Misterius di Segitiga Bermuda Jadi Teka-teki Terbaru
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Infografis
10 Ilmuwan Muslim yang...
10 Ilmuwan Muslim yang Mengubah Wajah Ilmu Pengetahuan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved