Inilah Waktu-waktu yang Disunnahkan untuk Berwudhu

Minggu, 20 Desember 2020 - 06:03 WIB
loading...
Inilah Waktu-waktu yang...
Ketika seseorang akan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka disunahkan untuk berwudhu. Kita dianjurkan untuk berzikir dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun hadas besar. Foto ilustrasi/ist
A A A
Berwudhu selalu diidentikkan ketika kita hendak melaksanakan ibadah seperti salat. Ternyata, ada pula waktu-waktu tertentu yang disunnahkan untuk berwudhu. Kapan dan pada saat apa saja kita disunnahkan berwudhu ini?

Untuk mengetahui disunahkan untuk berwudhu di waktu-waktu tertentu, maka membutuhkan dalil yang menjelaskan tentangnya. Mengapa? Menurut Ustadz Dr Musyaffa Ad-Dariny, MA Hafidzhullah, karena tanpa dalil yang menjelaskan tentang hal tersebut, kita tidak boleh mengatakan bahwa sebelum melakukannya kita disunahkan untuk berwudhu.

"Sebab hal ini merupakan sesuatu yang berhubungan dengan pahala dan berkaitan dengan keutamaan melakukan suatu amalan. Hal ini tidak boleh kita katakan kecuali berdasarkan dalil yang shahih,"ungkapnya dalam kajian Islam di kanal Rodjatv, baru-baru ini .

(Baca juga : Ketika Kelezatan Ibadah Hilang Karena Maksiat )

Berikut waktu yang disunnah untuk berwudhu yang dijelaskan selengkapnya oleh Ustadz Dr Musyafa ini, yakni :

1. Ketika hendak berzikir

Ketika seseorang akan berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka disunahkan untuk berwudhu. Kita dianjurkan untuk berzikir dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun hadas besar.

Dalilnya adalah hadis yang diriwayatkan dari sahabat Al-Muhajir bin Qunfudz Radhiyallahu ‘Anhu, beliau pernah mengucapkan salam kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa sallam dan ketika itu beliau dalam keadaan sedang berwudhu. Di tengah-tengah beliau berwudhu, sahabat Muhajir Radhiyallahu ‘Anhu mengucapkan salam kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Ketika itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak menjawab salamnya sahabat Muhajir ini sampai beliau selesai dari wudhunya. Setelah beliau selesai dari wudhunya, beliau baru mengucapkan jawaban salam itu. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjelaskan kepada sahabatnya itu:

إِنَّهُ لَمْ يَمْنَعْنِي أَنْ أَرُدَّ عَلَيْكَ إِلَّا أَنِّي كَرِهْتُ أَنْ أَذْكُرَ اللَّهَ ، إِلَّا عَلَى طَهَارَةٍ

“Sungguh tidak ada yang menghalangiku untuk menjawab salammu Wahai Muhajir, kecuali karena aku tidak suka berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kecuali dalam keadaan suci.” (HR. Ahmad)

(Baca juga : Kenikmatan-kenikmatan dari Buah Sifat Qanaah )

Hadis ini jelas menunjukkan bahwa seseorang disunnahkan bersuci ketika berzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Adapun kalau kita sudah suci sebelumnya, maka tidak ada anjuran untuk memperbaharui wudhu dengan alasan ingin berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

2. Ketika hendak tidur

Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Al-Bara’ bin ‘Azib Radhiyallahu ‘Anhu. Beliau mengatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah bersabda:

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ ، فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ

“Apabila engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, maka wudhulah sebagaimana wudhumu untuk shalat.” (HR. Bukhari)

Kata-kata “Wudhulah sebagaimana wudhumu sebelum salat,” ini menunjukkan bahwa ada anjuran untuk berwudhu ketika kita akan tidur.

Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan setelah itu:

ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأيْمَنِ

“Kemudian setelah itu berbaringlah di sisi tubuh bagian kanan.”

Ketika kita tidur, sunnahnya adalah kita berbaring di sisi tubuh kita bagian kanan. Di antara hikmahnya adalah kita lebih mudah untuk bangun daripada kita menjadikan tubuh bagian kiri untuk berbaring.

3. Ketika akan mengulangi berhubungan intim dengan istri

Misalnya ada seorang suami berhubungan intim dengan istrinya kemudian dia ingin mengulanginya lagi untuk yang kedua kali dan dia belum mandi. Maka ketika itu disunnahkan untuk berwudhu.

(Baca juga : Hapalan Al Qur'an Menjadi Mahar Pernikahan, Dari Mana Asal Muasalnya? )

Penjelasan seperti ini tidak boleh kita katakan dengan akal pikiran kita atau dengan pendapat kita. Kita harus bisa mendatangkan dalil kenapa di waktu seperti itu disunnahkan untuk berwudhu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Wudu dengan Air Hujan,...
Wudu dengan Air Hujan, Sunnah Nabi yang Sering Dilalaikan
Alasan Mengapa Harus...
Alasan Mengapa Harus Selalu Menjaga Wudu, Begini Penjelasannya
Hukum Wudu Pakai Air...
Hukum Wudu Pakai Air yang Terkena Limbah, Apakah Diperbolehkan?
Ada Tidur yang Tidak...
Ada Tidur yang Tidak Membatalkan Wudu, Benarkah? Begini Penjelasan Gus Baha
Cara Wudu Setelah Kecelakaan,...
Cara Wudu Setelah Kecelakaan, jika Ada Bagian yang Seharusnya Terkena Air Terluka
Wanita Berhijab Susah...
Wanita Berhijab Susah Berwudu di Tempat Umum? Begini Tata Caranya
Rekomendasi
Persamaan Lukisan Kuno...
Persamaan Lukisan Kuno Suku Indian dengan Kisah Nabi Nuh Dibeberkan
Rahasia Tokoh Kontroversial,...
Rahasia Tokoh Kontroversial, Saddam Novelis, Fidel Castro Bandar Narkoba?
Gunung Everest Tumbuh...
Gunung Everest Tumbuh Tinggi Lebih Cepat, Ilmuwan Beberkan Hal Ini
Artikel Terkini
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Bolehkah Puasa pada...
Bolehkah Puasa pada 1 Muharram? Ini Penjelasan Ulama dan Dalilnya
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran...
Khotbah Jumat : 5 Pelajaran dalam Pergantian Tahun Baru Hijriyah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Infografis
Inilah 7 Sayuran yang...
Inilah 7 Sayuran yang Baik Dikonsumsi untuk Kesehatan Ginjal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved