Inilah Sayembara Setan : Memisahkan Antara Suami Istri
Selasa, 22 Desember 2020 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga : Mutasi Covid-19 Menyebar, Dunia Isolasi Inggris )
Di antara perbuatan manusia yang mempunyai sifat setan adalah memisahkan antara suami istri, menjadi orang ketiga, sehingga terpisahnya hubungan suami istri, atau bahasa zaman sekarang sering disebut pelakor (perebut laki orang), sehingga terpisah lah hubungan suami istri yang sah karena ada pihak ketiga. Dan ini dosa besar, sebagaimana hadits Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
لَيْسَ مِنَّا مَنْ خَبَّبَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا
“Bukan dari kami seorang yang membuat seorang istri rusak hubungannya dengan suaminya.” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Hibban)
Ini adalah peringatan keras agar berhati-hati terhadap langkah-langkah setan di dalam merusak hubungan suami istri. Maka seorang istri yang shalihah memerlukan untuk mempelajari perkara yang penting ini dan dia harus menyadari hakikat ini. Demikian juga suaminya.
(Baca juga: Pemkot Jakarta Utara Tutup Museum saat Liburan Natal dan Tahun Baru )
Setiap suami dan istri wajib menyadari dengan sebaik-baik bahwa di sana ada musuh yang tersembunyi, dia bisa melihat kalian dan kalian tidak bisa melihatnya. Bahkan musuh tersebut mengalir pada aliran darahmu, sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ
“Sesungguhnya setan mengalir di dalam tubuh manusia seperti mengalirnya darah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama berpendapat bahwa hadis ini adalah sesuai dengan lafal hadis tersebut secara hakikat. Makanya sebagian ulama berdalil dengan hadis ini bahwa jin bisa membuat manusia kesurupan. Hal ini karena dia bisa masuk ke dalam tubuh manusia seperti mengalirnya aliran darah.
(Baca juga: Batal Berangkat Umroh, Garuda Indonesia Siap Jadwal Ulang )
Dan ada yang mengatakan makna hadis ini adalah karena saking banyaknya setan menggangu manusia. Sebagaimana manusia tidak pernah tidak ada darah di dalam tubuhnya, maka begitulah gangguan setan kepada manusia. Dia meludahi engkau, dia memberikan bisikan kepadamu, dia menipumu, dia mengecohmu, dia melakukan semua itu tanpa engkau ketahui. Setan menorehkan di hati suami dan istri rasa was-was dan juga memberikan rasa ragu sampai terjadinya permusuhan.
Jadi, termasuk sifat istri yang shalihah adalah berhati-hati dari tipuan setan, berhati-hati dari gangguan setan, berhati-hati dari bisikan setan, dan juga apa saja yang dimasukkan ke dalam perasaan yang menyebabkan seseorang mendengar akan bisikan tersebut kemudian menyebabkan akhirnya rusaklah hubungan, hancurlah rumah tangga.
Berapa banyak dari keluarga terjadi kehancuran yang setelahnya tidak ada kata kembali damai. Kalau seandainya suami dan istri meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari setan dan menjauhi segala macam bisikan-bisikan dan was-was setan ketika terjadi perkara ini, maka tidak akan pernah terjadi perceraian.
(Baca juga: Baim Wong dan Deddy Corbuzier Raih Penghargaan Moeslim Choice Award )
Bahkan disebutkan bahwasanya setan membuat sayembara. Siapa yang menang, maka dia akan mendapatkan keutamaan menurut setan. Sayembaranya adalah memisahkan antara suami istri.
Wallahu A'lam
Di antara perbuatan manusia yang mempunyai sifat setan adalah memisahkan antara suami istri, menjadi orang ketiga, sehingga terpisahnya hubungan suami istri, atau bahasa zaman sekarang sering disebut pelakor (perebut laki orang), sehingga terpisah lah hubungan suami istri yang sah karena ada pihak ketiga. Dan ini dosa besar, sebagaimana hadits Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:
لَيْسَ مِنَّا مَنْ خَبَّبَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا
“Bukan dari kami seorang yang membuat seorang istri rusak hubungannya dengan suaminya.” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Hibban)
Ini adalah peringatan keras agar berhati-hati terhadap langkah-langkah setan di dalam merusak hubungan suami istri. Maka seorang istri yang shalihah memerlukan untuk mempelajari perkara yang penting ini dan dia harus menyadari hakikat ini. Demikian juga suaminya.
(Baca juga: Pemkot Jakarta Utara Tutup Museum saat Liburan Natal dan Tahun Baru )
Setiap suami dan istri wajib menyadari dengan sebaik-baik bahwa di sana ada musuh yang tersembunyi, dia bisa melihat kalian dan kalian tidak bisa melihatnya. Bahkan musuh tersebut mengalir pada aliran darahmu, sebagaimana Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ
“Sesungguhnya setan mengalir di dalam tubuh manusia seperti mengalirnya darah.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Para ulama berpendapat bahwa hadis ini adalah sesuai dengan lafal hadis tersebut secara hakikat. Makanya sebagian ulama berdalil dengan hadis ini bahwa jin bisa membuat manusia kesurupan. Hal ini karena dia bisa masuk ke dalam tubuh manusia seperti mengalirnya aliran darah.
(Baca juga: Batal Berangkat Umroh, Garuda Indonesia Siap Jadwal Ulang )
Dan ada yang mengatakan makna hadis ini adalah karena saking banyaknya setan menggangu manusia. Sebagaimana manusia tidak pernah tidak ada darah di dalam tubuhnya, maka begitulah gangguan setan kepada manusia. Dia meludahi engkau, dia memberikan bisikan kepadamu, dia menipumu, dia mengecohmu, dia melakukan semua itu tanpa engkau ketahui. Setan menorehkan di hati suami dan istri rasa was-was dan juga memberikan rasa ragu sampai terjadinya permusuhan.
Jadi, termasuk sifat istri yang shalihah adalah berhati-hati dari tipuan setan, berhati-hati dari gangguan setan, berhati-hati dari bisikan setan, dan juga apa saja yang dimasukkan ke dalam perasaan yang menyebabkan seseorang mendengar akan bisikan tersebut kemudian menyebabkan akhirnya rusaklah hubungan, hancurlah rumah tangga.
Berapa banyak dari keluarga terjadi kehancuran yang setelahnya tidak ada kata kembali damai. Kalau seandainya suami dan istri meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari setan dan menjauhi segala macam bisikan-bisikan dan was-was setan ketika terjadi perkara ini, maka tidak akan pernah terjadi perceraian.
(Baca juga: Baim Wong dan Deddy Corbuzier Raih Penghargaan Moeslim Choice Award )
Bahkan disebutkan bahwasanya setan membuat sayembara. Siapa yang menang, maka dia akan mendapatkan keutamaan menurut setan. Sayembaranya adalah memisahkan antara suami istri.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :