Hindarkan Anak dari Celaan dan Cacian

Selasa, 05 Januari 2021 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Kadang-kadang kita sebagai orang tua suka menyalah-nyalahkan anak yang memang anak itu salah. Tapi kita tidak perlu memperkeruh suasana dengan mengekspos kesalahannya sehingga menjadi seolah-olah besar dan dia menjadi merasa begitu bersalah dan seolah-olah tidak bisa lepas dari kesalahan itu.

Dalam riwayat lain disebutkan: “Beliau tidak pernah menyuruhku kepada suatu hal lalu aku tidak melakukannya atau membiarkannya kemudian beliau mencela diriku. Bahkan apabila ada anggota keluarga beliau yang mencelaku, maka beliau berkata: ‘Biarkanlah dia, tidak usah dicela atas apa yang sudah terjadi. Karena seandainya itu ditakdirkan terjadi pasti terjadi.'”

(Baca juga: Fadli Zon: Kalau Kecanduan Blusukan Jangan-jangan Gila Pencitraan )

Demikian Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menempatkan iman kepada takdir untuk pada tempat yang benar. Sehingga tidak perlu menyesali apa yang sudah terjadi. Hingga dalam hal-hal yang sangat kecil sekalipun.

Setelah disampaikan hal ini, biasanya respon dari para orangtua untuk membela diri mereka adalah mereka berkata: “Jika kami melakukan seperti yang dilakukan Nabi, anak-anak kami akan melawan kami.” Atau mungkin ada yang berkomentar: “Anak-anak sekarang berbeda dengan anak-anak dahulu.” Maka jawabannya bahwa sesungguhnya orang yang tidak tertarik dengan metode Nabi di dalam mendidik generasi muslim yang sejati atau menganggap metode lainnya lebih baik, maka niscaya ia akan menemui kegagalan.

Nabi tentunya melakukan itu bukan atas dasar hawa nafsu. Tapi itu adalah wahyu yang Allah Subhanahu wa Ta’ala turunkan kepada beliau.

Perlu kita ketahui bersama bahwa anak bukan robot, anak bukan benda mati, anak bukanlah makhluk yang tidak memiliki jiwa, dia adalah makhluk yang memiliki jiwa, perasaan dan lain sebagainya. Allah yang menciptakan manusia lebih tahu tentang manusia tentunya. Dan Allah menitipkan cara-cara itu dan Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa sallam di dalam mengaplikasikannya.

(Baca juga: Sri Mulyani Bicara Kondisi Perempuan di Tengah Pandemi )

Ini yang perlu kita harus pahami. Jangan buru-buru kita sanggah bahwa kalau kita melakukan seperti Nabi, maka kita tidak akan mungkin berhasil.

Jadi kewajiban kita para orang tua adalah mengikuti teladan Nabi di dalam bab ini. Karena Allah mengatakan:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّـهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ…

“Sungguh pada diri Nabi itu terdapat suri tauladan yang baik.” (QS. Al-Ahzab : 21)

Coba kita lakukan, walaupun kita tidak seperti Nabi dan mungkin tidak bisa menjadi seperti Nabi, tapi kita mencoba untuk mengikuti apa yang Nabi contohkan kepada kita di dalam mendidik generasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ibu, Penghantar Sukses...
Ibu, Penghantar Sukses Dunia Akhirat Bagi Anak, Simak Caranya!
Kandungan QS. Lukman...
Kandungan QS. Lukman : Nilai-nilai Tauhid dan Nasihat Lukman untuk Anak-anaknya
Mendidik Anak yang Dibimbing...
Mendidik Anak yang Dibimbing Langsung Allah SWT, Begini Penjelasannya
Peran Ibu dalam Pendidikan,...
Peran Ibu dalam Pendidikan, Pengantar Sukses Dunia Akhirat Bagi Anak
6 Fakta Mengejutkan...
6 Fakta Mengejutkan tentang Krisis Pendidikan Anak-anak di Gaza
Peran Ayah dalam Pendidikan...
Peran Ayah dalam Pendidikan Anak yang Tercantum dalam Al Qur'an
Rekomendasi
Terumbu Karang Mediterania...
Terumbu Karang Mediterania Terbesar di Kroasia Terancam oleh Pemanasan Global
Tertua di Dunia, Seni...
Tertua di Dunia, Seni Lukis Sulawesi Diklaim Dibuat oleh Nenek Moyang Manusia
Burung Dataran Tinggi...
Burung Dataran Tinggi Berevolusi untuk Perlindungan dari Dingin Ekstrem
Artikel Terkini
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved