Wafatnya Ulama Musibah Besar Bagi Umat

Jum'at, 15 Januari 2021 - 09:44 WIB
loading...
Wafatnya Ulama Musibah...
Pemakaman jenazah ulama kharismatik Syekh Ali Jaber di Kompleks Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang. Foto/SINDOnews
A A A
Ustaz Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation,
Imam/Direktur Jamaica Muslim Center

Ada sebuah hadis yang tidak terlalu sering kita dengar menyebutkan:

موت العالم مصيبةلا تجبر وثلمة لا تسد ونجم طمس موت قبيلة أيسر من موت عالم

Kira-kira bermakna: "Kematian seorang alim itu adalah musibah yang tak tergantikan, lobang yang dapat ditambal. Wafatnya seorang alim bagaikan bintang yang padam. Bahkan meninggalnya satu suku (kampung) itu lebih ringan dari pada meninggalnya seorang ulama." (At-Thobarani)

Umat Islam akhir-akhir ini banyak dirundung duka, dengan ragam cobaan dan musibah. Satu di antara cobaan itu adalah wafatnya beberapa ulama mu'tamad (ulama rujukan umat) yang setiap saat hadir sebagai lentera di tengah kegelapan yang menyelimuti kehidupan dunia saat ini.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Wafat, JK: Kita Telah Kehilangan Ulama Berdedikasi Tinggi

Salah satu di antara ulama yang telah mendahului kita adalah Syekh Ali Saleh Jaber, seorang ulama yang ilmuan, saleh, mukhlis, dan insya Allah muhsin. Ulama yang selalu hadir dengan kesejukan dan penampilan moderasi sebagai jembatan pemersatu bagi seluruh elemen umat dan bangsa.

Syekh Ali Jaber meninggalkan tidak saja ilmu. Tapi yang lebih penting lagi adalah ketauladanan dalam mempertahankan keimanan dan keilmuan dalam bingkai akhlakul karimah. Bahwa seberat dan sepelit apapun tantangan yang dihadapi, seorang Mukmin tidak bokeh lepas kendali karakter moral seperti yang diajarkan secara prinsip oleh baginda Rasulullah صلى الله عليه وسلم.

Saya tidak akan berbicara banyak tentang Syekh Ali. Beliau sedang tersenyum menghadap Rabbnya. Beliau sedang bersenandung dalam keindahan ridha Ilahi. "Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada Rabbmu dalam keadaan ridho dan diridhoi. Masuklah ke dalam golongan hambaKu dan masuklah ke dalam syurgaKu."

Saya hanya ingin mengajak kita semua untuk menangis, merasakan kesedihan yang dalam atas meninggalnya para ulama kita. Cinta kita kepada para ulama bukan cinta biasa. Tapi cinta sebagai bukti kecintaan kita kepada Ilmu. Dan cinta kepada Ilmu adalah cinta kepada kebenaran (Al-Haq).

Dalam sebuah hadis Rasulullah صلى الله عليه وسلم menegaskan: "Barangsiapa yang tidak merasa sedih dengan kematian ulama maka dia adalah munafik". (diriwayatkan oleh Suyuuthi)

Imam Al-Baihaqi menyebutkan: "Kematian seorang Ulama itu lebih disukai oleh Iblis dari pada kematian 70 ahli ibadah."

Jika Iblis laknatullah senang dengan wafatnya ulama, lalu bagaimana mereka yang mematikan ulama? Mungkin saja tidak mematikan secara fisik. Tapi mematikan segala langkah dan juang para ulama dalam menebar Ilmu dan kebaikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ulama dan Cendikiawan...
Ulama dan Cendikiawan Iran yang Berjasa untuk Islam dan Dunia
KH Cholil Nafis Resmi...
KH Cholil Nafis Resmi Menjadi Ketua Badan Pengurus DSN-MUI
Perkuat Mutu Pendidikan...
Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren, Majelis Masyayikh Gelar Pelatihan Asesmen Dikdasmen
Syaikh Abu Al-Hasan...
Syaikh Abu Al-Hasan Ali An-Nadwi, Sosok Ulama dan Penulis Terbaik Sirah Nabawiyah
Siapkan Regenerasi Ulama,...
Siapkan Regenerasi Ulama, Kemenag-Majelis Masyayikh Uji Publik Standar Mutu Ma’had Aly
Cara Mengamalkan Sedekah...
Cara Mengamalkan Sedekah Subuh agar Hajat Segera Terkabul, Simak Ya!
Rekomendasi
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab...
Ilmuwan Ini Ramal Penyebab Kiamat, Salah Satunya karena AI
Cacing Predator Berusia...
Cacing Predator Berusia 425 Juta Tahun Bergerak seperti Akordeon Ditemukan
Teliiti Sejarah Bumi,...
Teliiti Sejarah Bumi, Gletser Purba Ungkap Fakta Baru
Artikel Terkini
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kumpulan Doa Menghadapi...
Kumpulan Doa Menghadapi Fitnah Akhir Zaman, Kaum Muslim Wajib Tahu
Pesugihan untuk Cepat...
Pesugihan untuk Cepat Kaya, Benarkah Bisa Mendatangkan Rezeki? Ini Penjelasan Islam
Pejabat yang Menyesal...
Pejabat yang Menyesal di Hari Kiamat, Siapa Saja Mereka?
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Fitnah Kekuasaan: Bahaya...
Fitnah Kekuasaan: Bahaya Jabatan, Mengejar Dunia yang Tiada Akhir
Infografis
Nahdlatul Ulama Perkuat...
Nahdlatul Ulama Perkuat Harmoni Islam-Nasionalisme
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved