Bencana Alam Bertubi-tubi, Jangan Lupa Membaca Doa Ini

loading...
Bencana Alam Bertubi-tubi, Jangan Lupa Membaca Doa Ini
Ketika terjadi bencana dan musibah, setiap Muslim diperintahkan mengucapkan kalimat thayyibah. Foto/Dok prayforindonesia.blogspot.com
Musibah yang menimpa manusia baik kematian, gempa bumi, gunung meletus, banjir, tanah longsor, tidaklah terjadi kecuali atas izin Allah Ta'ala. Allah menurunkan bencana dengan sebab akibat yang dikehendaki-Nya.

Baca Juga: BNPB Ingatkan Masyarakat Waspada Bencana Alam di Tengah Pandemi Covid-19

Ketika terjadi bencana dan musibah, setiap Muslim diperintahkan mengucapkan kalimat thayyibah. Salah satunya mengucap kalimat istirja' (Innaa Lillaah...). Berikut firman Allah dalam Al-Qur'an:

وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ,.الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ



"Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan 'Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun' (kita semua milik Allah, dan kepada-Nya kita kembali)." (Al-Baqarah: 154-155)

Allah menjadikan kalimat (istirja') ini sebagai sandaran bagi orang yang tertimpa musibah dan perlindungan bagi mereka yang sedang menjalani cobaan. Menurut Imam Qurthubi, kalimat ini mengandung banyak keberkahan.

Berikut DoaSaat Terjadi Bencana
Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم mengajarkan beberapa doa ketika terjadi musibah bencana. Apabila terjadi angin kencang, beliau berdoa:
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢّ ﺇِﻧِّﻲْ ﺃَﺳْﺄَلُكَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻭَﺧَﻴْﺮَ ﻣَﺎ ﻓِﻴْﻬَﺎ، ﻭَﺧَﻴْﺮَ ﻣَﺎ ﺃَﺭْﺳَﻠْﺖَ ﺑِﻪِ؛ ﻭَﺃَﻋُﻮْﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦْ ﺷَﺮِّﻫَﺎ، ﻭَﺷَﺮِّﻣَﺎﻓِﻴْﻬَﺎ ﻭَﺷَﺮِّﻣَﺎ ﺃَﺭْﺳَﻠْﺖَ ﺑِﻪِ

Allahumma inni As-aluka Khairaha wa Khaira ma Fiha, wa Khaira ma Arsalta Bihi, wa A'udzubika min Syarriha, wa Syarri ma Fiha wa syarri ma Arsalta Bihi.

Artinya:
Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi di dalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan. (HR Muslim)

Menurut Syeikh Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Nihayatuz Zain, doa ini bisa diamalkan ketika terjadi badai, longsor, gempa, tsunami, banjir bandang, dan bencana alam lainnya.
halaman ke-1
cover top ayah
وَ مَنۡ يَّعۡمَلۡ سُوۡٓءًا اَوۡ يَظۡلِمۡ نَفۡسَهٗ ثُمَّ يَسۡتَغۡفِرِ اللّٰهَ يَجِدِ اللّٰهَ غَفُوۡرًا رَّحِيۡمًا
Dan barangsiapa berbuat kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampunan kepada Allah, niscaya dia akan mendapatkan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

(QS. An-Nisa:110)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video