Panduan Khutbah Singkat Idul Fitri dari Lembaga Dakwah PBNU
loading...

Lembaga Dakwah PBNU mengeluarkan panduan singkat khutbah Idul Fitri untuk keluarga di rumah. Foto/dok SINDOnews
A
A
A
Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengeluarkan panduan singkat khutbah Idul Fitri untuk keluarga di rumah. Khutbah Idul Fitri ini bisa dibaca oleh para imam di keluarga.
"Khutbah singkat Idul Fitri 7 menit ini untuk masa pandemik Covid-19 tahun ini," kata Sekretaris LD PBNU , DR KH Moch Bukhori Muslim, dalam siarannya Jumat (15/5/2019). (Baca Juga: MUI Bolehkan Salat Idul Fitri Berjamaah di Rumah Tanpa Khutbah)
Khutbah Singkat Idul Fitri
Khutbah 1
Saudaraku dan Keluargaku
Tujuan utama perintah puasa Ramadhan adalah agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Dalam kondisi apapun, senang maupun susah, lapang atau sempit, kita wajib berusaha untuk menjadi orang yang bertaqwa. Walaupun dalam kondisi karantina yang sudah berjalan 2 bulan ini, mari kita terus meningkatkan ketaqwaan dan kesabaran. Ketaqwaan dan kesabaran adalah modal utama untuk menghadapi kondisi pandemi saat ini. Taqwa adalah istiqomah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
1. Allah SWT telah berjanji, bahwa barangsiapa bertaqwa pasti akan diberikan solusi dan jalan keluar atas segala persoalan kehidupan, termasuk pandemi virus 19 ini.
2. Kesabaran sangat perlu kita pupuk, karena ujian akan berakhir dengan kemuliaan jika diiringi dengan kesabaran.
3. Para kekasih Allah yaitu para Nabi dan orang-orang saleh banyak menghadapi ujian berat, dengan kesabaran yang kuat, akhirnya mereka mendapat kemuliaan disisi Allah SWT.
Misalkan:
- Nabi Yunus, dikarantina di perut ikan, akhirnya mendapati umatnya bertaubat.
- Nabi Yusuf dikarantina di penjara, akhirnya keluar menjadi Nabi dan Raja.
- Nabi Muhammad SAW melakukan karantina di Gua Hira selama 40 hari, akhirnya diwahyukan surat Al 'Alaq yang bisa membawa cahaya dan rahmat bagi seluruh alam.
Bercermin dari para kekasih Allah diatas, kita harus bersabar dan selalu memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT. Semoga kita mendapat ampunan dan kemulian dari Allah setelah pandemi Covid-19 ini.
Demikian:
(Duduk Sebentar)
(Berdiri untuk khutbah kedua)
KHUTBAH 2
Baca Takbir 7 Kali
(Faya Ayuhannas Ittaqullaha)
"Khutbah singkat Idul Fitri 7 menit ini untuk masa pandemik Covid-19 tahun ini," kata Sekretaris LD PBNU , DR KH Moch Bukhori Muslim, dalam siarannya Jumat (15/5/2019). (Baca Juga: MUI Bolehkan Salat Idul Fitri Berjamaah di Rumah Tanpa Khutbah)
Khutbah Singkat Idul Fitri
Khutbah 1
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Saudaraku dan Keluargaku
Tujuan utama perintah puasa Ramadhan adalah agar kita menjadi orang yang bertaqwa. Dalam kondisi apapun, senang maupun susah, lapang atau sempit, kita wajib berusaha untuk menjadi orang yang bertaqwa. Walaupun dalam kondisi karantina yang sudah berjalan 2 bulan ini, mari kita terus meningkatkan ketaqwaan dan kesabaran. Ketaqwaan dan kesabaran adalah modal utama untuk menghadapi kondisi pandemi saat ini. Taqwa adalah istiqomah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
1. Allah SWT telah berjanji, bahwa barangsiapa bertaqwa pasti akan diberikan solusi dan jalan keluar atas segala persoalan kehidupan, termasuk pandemi virus 19 ini.
2. Kesabaran sangat perlu kita pupuk, karena ujian akan berakhir dengan kemuliaan jika diiringi dengan kesabaran.
3. Para kekasih Allah yaitu para Nabi dan orang-orang saleh banyak menghadapi ujian berat, dengan kesabaran yang kuat, akhirnya mereka mendapat kemuliaan disisi Allah SWT.
Misalkan:
- Nabi Yunus, dikarantina di perut ikan, akhirnya mendapati umatnya bertaubat.
- Nabi Yusuf dikarantina di penjara, akhirnya keluar menjadi Nabi dan Raja.
- Nabi Muhammad SAW melakukan karantina di Gua Hira selama 40 hari, akhirnya diwahyukan surat Al 'Alaq yang bisa membawa cahaya dan rahmat bagi seluruh alam.
Bercermin dari para kekasih Allah diatas, kita harus bersabar dan selalu memohon pertolongan dan perlindungan kepada Allah SWT. Semoga kita mendapat ampunan dan kemulian dari Allah setelah pandemi Covid-19 ini.
Demikian:
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ
وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَآئِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَآئِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
(Duduk Sebentar)
(Berdiri untuk khutbah kedua)
KHUTBAH 2
Baca Takbir 7 Kali
الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ – الله ُأَكْبَرُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً
لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
فياأيها الناس اتقوالله
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً
لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ
فياأيها الناس اتقوالله
(Faya Ayuhannas Ittaqullaha)
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
وَمَنْ يَتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
وَقَالَ تَعَالَى إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ, يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَأًصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
وَمَنْ يَتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
وَقَالَ تَعَالَى إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ, يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَأًصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Rekomendasi
Artikel Terkini
More Content
7 jam yang lalu
Terpopuler
Terpopuler