Haul Rumi, Kyai Budi: Tak Boleh Batal, Meski Beda Ruang dan Waktu

Jum'at, 17 April 2020 - 12:27 WIB
loading...
A A A
Mathnawi atau disebut juga sebagai Masnawi atau Masnavi ini merupakan kompilasi yang terdiri dari enam volume puisi, yang ditulis dalam gaya didaktis. Syair-syair yang dituliskannya dalam karya ini dibuat dengan tujuan untuk berdakwah, mengajar, dan sekaligus menghibur para pembacanya.

Kabarnya, selama menulis karya ini, Rumi ditemani oleh Husam al-Din Chalabin yang juga banyak mempengaruhi pemikirannya tentang kehidupan spiritual.

Masnawi disebut-sebut sebagai karya sastra terbesar dan paling murni yang dimiliki oleh bangsa Persia.

Popularitas Jalaluddin Rumi pun tak hanya melingkupi negaranya sendiri, maupun negara di sekitarnya saja. Hampir seluruh dunia, mengenal siapa Rumi dan apa saja karya -karyanya. Karenanya, Rumi pun diakui sebagai salah seorang penyair klasik Persia terbesar sepanjang sejarah.

Bahkan, pada tahun 2007 silam, Rumi telah dinobatkan sebagai “the most popular poet in America” atau penyair paling populer di Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa nama Rumi semakin populer di dunia, meski setelah ia tiada.

Jalaluddin Rumi meninggal dunia pada tanggal 17 bulan Desember tahun 1273. Ia meninggal di Konya ketika kota itu berada di bawah pemerintahan kerajaan Seljuk. Sebagai bentuk penghargaan terhadap Sang Sufi, maka dibangunlah sebuah makam mausoleum bernama Mevlana di Konya.

Di dalam mausoleum ini, terdapat sebuah masjid, aula untuk menari dan ruang lainnya. Tempat ini pun sering dikunjungi oleh para penggemarnya dari berbagai belahan dunia. Makam Jalaluddin Rumi ini pun menjadi salah satu tujuan ziarah yang cukup populer di dunia.

Pada tahun lalu, haul Rumi di Indonesia dipusatkan di Blora, Jawa Tengah. Kyai Amin Maulana pernah mengatakan, "Barat diruwat, Arab digarap, Jowo digowo". Maknanya, orang Jawa tidak boleh lupa bagaimana semestinya menjadi orang Jawa. “Kita juga tidak boleh alergi dengan yang berbau Arab. Selain itu, kita harus bisa seperti orang Barat dalam hal kecerdasan,” katanya.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ketika Imam Syafii Berdebat...
Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Orang Bodoh : Diamku dari Orang Hina adalah Jawaban
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah dan Khalifah Al-Mansur Menafsirkan Soal Poligami
Kisah Tabiin : Sikap...
Kisah Tabiin : Sikap Rendah Hati Abdullah bin Mubarak, Ulama Teladan dan Ditakuti di Medan Perang
Kisah Hikmah: Pesan...
Kisah Hikmah: Pesan Cinta dari Kuburan
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri...
Kisah Tabiin Hasan al-Bashri dan Doanya Agar Terhindar dari Penguasa Zalim
Kisah Sufi:  Fatima...
Kisah Sufi:  Fatima si Pemintal Mencari Suami
Rekomendasi
Fenomena Cahaya Misterius...
Fenomena Cahaya Misterius Ini Muncul saat Detik-detik Maroko Diguncang Gempa
Petir dan Guntur, Bukti...
Petir dan Guntur, Bukti Keajaiban Ciptaan Allah Ta'ala
Gempa Turki dan Suriah,...
Gempa Turki dan Suriah, UNESCO: Warisan Budaya dan Sejarah Dunia dalam Bahaya
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Batal Bakar Taurat dan...
Batal Bakar Taurat dan Injil, Ahmad: Kami Tak Bakar Kitab Agama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved