Menyambut Bulan Mulia Rajab, Ini Amalan Utama yang Diperintahkan Nabi
Sabtu, 06 Februari 2021 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Kaum Rabi'ah sangat menyukai dan mengagungkan bulan Ramadhan, sedangkan kaummudhar sangat menaruh cinta yang dalam kepada Rajab, sehingga Rajab menjadi bulan yang sangat dimuliakan oleh kaum ini. Karena itulah, orang-orang dahulu, menyebut Rajab dengan sebutan rajab Mudhar. (Syarhu Muslim li an-Nawawi 11/168)
Amalan Utama di Bulan-bulan Haram
Salah satu bentuk pernghormatan kepada bulan-bulan haram adalah dengan menghidupkan puasa di dalamnya. Selain untuk menghormati bulan yang diagungkan Allah, puasa di bulan haram adalah upaya memanfaatkan waktu dan mendekatkan diri kepada Allah.
Allah menyediakan banyak pahala dan keberkahan di dalamnya. Selain karena memang bulan-bulan haram adalah bulan mulia, puasa di dalamnya juga disyariatkan. Imam Ahmad dalam musnad-nya, serta imam Abu Daud dan juga Imam Ibnu Majah dalam kitab sunan mereka meriwayatkan hadits dari salah seorang dari suku Al-Bahilah:
"Aku mendatangi Nabi Muhammad lalu aku berkata kepada beliau: "Wahai Nabi, aku adalah orang yang pernah datang kepadamu di tahun pertama". Nabi kemudian bertanya: "Kenapa badan kamu menjadi kurus?" Ia menjawab: "Aku selama ini tidak makan dalam sehari kecuali malam saja". Nabi bertanya: "Siapa yang menyuruhmu menyiksa tubuhmu seperti ini?" Aku -Al-Bahiliy- menjawab: "Wahai Nabi, aku ini orang yang kuat bahkan lebih kuat". Nabi mengatakan: "Puasalah di bulan Sabar (bulan Ramadhan) saja, dan sehari setelahnya!", lalu aku menjawab: "Aku lebih kuat dari itu ya Nabi!". Nabi menjawab: "Kalau begitu, puasa Ramadhan dan 2 hari setelahnya!" Aku menjawab lagi: "Aku lebih kuat dari itu wahai Nabi!" Nabi berkata: "Kalau begitu,puasa Ramadhan, kemudian 3 hari setelahnya, dan puasalah pada bulan-bulan haram!".
Puasa yang disebutkan adalah puasa secara mutlak. Artinya puasa dengan waktu yang tidak tertentu, maka puasa di hari ke berapapun dalam bulan-bulan haram itu tidak masalah, karena memang itu disunnahkan. Jadi kalau ada yang melarang orang lain berpuasa di bulan-bulan haram, bisa jadi ia tidak tahu kemuliaan bulan atau bisa jadi ia mengingkari bulan yang dimuliakan Allah. Na'udzubillah.
Demikian ulasan singkat tentang keutaman bulan Rajab. Mudah-mudahan Allah memilpahkan taufik-Nya agar kita diberi kesempatan beramal saleh di bulan Rajab hingga bulan Ramadhan. Aamiin.
Baca Juga: 3 Keutamaan Puasa di Bulan Rajab, Salah Satunya Dibuka Untuknya 8 Pintu Surga
Wallahu A'lam
Amalan Utama di Bulan-bulan Haram
Salah satu bentuk pernghormatan kepada bulan-bulan haram adalah dengan menghidupkan puasa di dalamnya. Selain untuk menghormati bulan yang diagungkan Allah, puasa di bulan haram adalah upaya memanfaatkan waktu dan mendekatkan diri kepada Allah.
Allah menyediakan banyak pahala dan keberkahan di dalamnya. Selain karena memang bulan-bulan haram adalah bulan mulia, puasa di dalamnya juga disyariatkan. Imam Ahmad dalam musnad-nya, serta imam Abu Daud dan juga Imam Ibnu Majah dalam kitab sunan mereka meriwayatkan hadits dari salah seorang dari suku Al-Bahilah:
"Aku mendatangi Nabi Muhammad lalu aku berkata kepada beliau: "Wahai Nabi, aku adalah orang yang pernah datang kepadamu di tahun pertama". Nabi kemudian bertanya: "Kenapa badan kamu menjadi kurus?" Ia menjawab: "Aku selama ini tidak makan dalam sehari kecuali malam saja". Nabi bertanya: "Siapa yang menyuruhmu menyiksa tubuhmu seperti ini?" Aku -Al-Bahiliy- menjawab: "Wahai Nabi, aku ini orang yang kuat bahkan lebih kuat". Nabi mengatakan: "Puasalah di bulan Sabar (bulan Ramadhan) saja, dan sehari setelahnya!", lalu aku menjawab: "Aku lebih kuat dari itu ya Nabi!". Nabi menjawab: "Kalau begitu, puasa Ramadhan dan 2 hari setelahnya!" Aku menjawab lagi: "Aku lebih kuat dari itu wahai Nabi!" Nabi berkata: "Kalau begitu,puasa Ramadhan, kemudian 3 hari setelahnya, dan puasalah pada bulan-bulan haram!".
Puasa yang disebutkan adalah puasa secara mutlak. Artinya puasa dengan waktu yang tidak tertentu, maka puasa di hari ke berapapun dalam bulan-bulan haram itu tidak masalah, karena memang itu disunnahkan. Jadi kalau ada yang melarang orang lain berpuasa di bulan-bulan haram, bisa jadi ia tidak tahu kemuliaan bulan atau bisa jadi ia mengingkari bulan yang dimuliakan Allah. Na'udzubillah.
Demikian ulasan singkat tentang keutaman bulan Rajab. Mudah-mudahan Allah memilpahkan taufik-Nya agar kita diberi kesempatan beramal saleh di bulan Rajab hingga bulan Ramadhan. Aamiin.
Baca Juga: 3 Keutamaan Puasa di Bulan Rajab, Salah Satunya Dibuka Untuknya 8 Pintu Surga
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :