Kalimat Kedua Syahadatain, Jembatan Hati Setiap Muslim dengan Al-Qur'an

Senin, 08 Februari 2021 - 19:22 WIB
loading...
Kalimat Kedua Syahadatain,...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
DENGAN kupasan yang berdasarkan logika semata kita hanya mampu sampai kepada pengetahuan, bahwa yang pantas kita ilahkan hanyalah Allah, yang punya sifat-sifat Mutlak, Unique (Maha Tunggal), dan Distinct (Beda dengan semua - Muchalafatuhu lil hawadithi).

Baca juga: Tauhid Seorang Muslim: Kemerdekaan dan Makna Syahadat

Muhammad Imaduddin Abdulrahim (1931-2008) dalam buku Kuliah Tauhid yang diterbitkan oleh Pustaka-Perpustakaan Salman ITB (1980) memaparkan sifat-sifat ini penting, namun tidak akan memenuhi kebutuhan manusia yang lebih asasi.

Manusia sebagai makhluk yang juga punya rasa di samping akal menghendaki pula pemuasan fakultas rasa ini. Ketiga sifat Allah tersebut hanya memenuhi kepuasan akal, mereka belum menyentuh hasrat rasa.

Hasrat utama setiap manusia yang ingin hidup normal dan sehat batiniah tidak terpenuhi hanya dengan mengetahui adanya Allah Yang Maha Mutlak, Maha Tunggal, dan Maha Berbeda dengan semua.

Baca juga: Rokok Bisa Menjadi Ilah, Begini Uraian Imaduddin Abdulrahim

Demi memenuhi kebutuhan asasi manusia inilah, maka Allah dengan sifat Rahman dan Rahim-Nya telah mengutus para Nabi dan Rasul untuk berdialog dengan manusia dan menerangkan sifat-sifat-Nya yang lain yang dibutuhkan manusia demi memuaskan hasrat aqal dan rasa secara seimbang.

Salah satu ayat disampaikan Allah kepada manusia dalam rangka memperkenalkan Diri-Nya kepada manusia ialah: "Sesungguhnya ilah kamu Ilah Yang Satu, tiada ilah lain selain Dia, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang." (Q. 2:163).

Dengan ayat ini Allah telah memperkenalkan Diri kepada manusia sebagai Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Sifat yang dua inilah yang sangat didambakan oleh manusia dalam hidupnya.

Tidak ada manusia yang betah hidup di dunia ini tanpa mendapat dan merasakan kasih sayang yang murni, tanpa pamrih. Sebelum manusia mencapai umur 'aqil baligh, ia telah mendapat kasih sayang yang murni itu dari ibu dan bapaknya.

Baca juga: Belajar dari Fir'aun dan Namruz: Pemegang Kekuasaan yang Menjadi Musyrik
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Kisah Hikmah : Laki-laki...
Kisah Hikmah : Laki-laki yang Selamat dari Neraka karena Zikir Laa Ilaaha Illallaah
Kumpulan Kisah Nabi...
Kumpulan Kisah Nabi SAW di Bulan Ramadan, Dari Terima Wahyu Al Quran hingga Perintah Segerakan Berbuka Puasa
Kisah Hikmah : Berhala...
Kisah Hikmah : Berhala Bisa Bicara dan Menyampaikan Kebenaran Nabi Muhammad SAW
Tiga Makna Isra Mikraj...
Tiga Makna Isra Mikraj Menurut Abdul Mu'ti
Teladan Nabi Muhammad...
Teladan Nabi Muhammad SAW saat di Rumah: Bantu Istri dan Bergegas Salat
Rekomendasi
3.000 Gletser Hilang...
3.000 Gletser Hilang Setiap Tahunnya Bukti Bumi Tak Bisa DIselamatkan
Benua Australia Bergerak...
Benua Australia Bergerak Cepat, NOAA: Berpotensi Menabrak Indonesia
China Temukan Deposit...
China Temukan Deposit Emas Bawah Laut Terbesar
Artikel Terkini
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Adakah Hak atas Harta...
Adakah Hak atas Harta bagi Anak dan Istri Siri Bila Terjadi Perceraian?
Sah Tapi Beresiko, Ini...
Sah Tapi Beresiko, Ini Dampak Nikah Siri bagi Istri dan Anak
4 Jenis Nikah Siri Beserta...
4 Jenis Nikah Siri Beserta Hukumnya dalam Islam, Mana yang Sah dan Mana yang Tidak?
Bolehkah Pernikahan...
Bolehkah Pernikahan Siri Digugat Cerai? Ini Penjelasan Hukum Islam dan Aturan di Indonesia
Doa agar Dijauhkan dari...
Doa agar Dijauhkan dari Perceraian dan Konflik Rumah Tangga
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved