Sunnah yang Terlupakan Setelah Bangun Tidur
Jum'at, 12 Februari 2021 - 21:41 WIB
loading...
Salah satu sunnah yang diajarkan Nabi setelah bangun tidur adalah mencuci tangan. Foto/Ist
A
A
A
Kemuliaan Islam tidak hanya menekankan ibadah mahdhah (ritual kewajiban) saja, tetapi juga mengajarkan sunnah-sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Ustaz Farid Nu'man Hasan mengemukakan, Rasulullah صلى الله عليه وسلم adalah sosok teladan yang patut dicontoh dalam segala hal termasuk aktivitas setelah bangun tidur.
Baca Juga: Rahasia Hidup Berkah, Ternyata Rasulullah SAW Tidur Sehari 3 Kali
Ada beberapa sunnah yang sering dilalaikan kaum muslimin ketika bangun dari tidur. Berikut sunnah-sunnah yang terlupakan setelah bangun dari tidur.
1. Membersihkan Hidung Setelah Bangun Tidur
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
إِذَا اسْتَيْقَظَ أُرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ
"Jika kalian bangun tidur, berwudhulah, dan hendaknya melakukan istintsar sebanyak tiga kali, sesungguhnya syetan bermalam di batang hidungnya. (HR. Al-Bukhari No. 3295)
Imam Badruddin Al-'Aini rahimahullah menjelaskan arti istintsar:
وَهُوَ نثر مَا فِي الْأنف بِنَفس قَالَه الْجَوْهَرِي، وَقيل: أَن يستنشق المَاء ثمَّ يسْتَخْرج مَا فِيهِ من أَذَى أَو مخاط
"Yaitu menghamburkan apa-apa yang ada di dalam hidung dengan embusan nafas, itulah yang dikatakan Al-Jauhari. Dikatakan: menghirup air lalu mengeluarkan lagi apa-apa yang di dalamnya baik berupa kotoran dan ingus." (Imam Al 'Aini, ‘Umdatul Qari, 15/172)
Ustaz Farid Nu'man Hasan mengemukakan, Rasulullah صلى الله عليه وسلم adalah sosok teladan yang patut dicontoh dalam segala hal termasuk aktivitas setelah bangun tidur.
Baca Juga: Rahasia Hidup Berkah, Ternyata Rasulullah SAW Tidur Sehari 3 Kali
Ada beberapa sunnah yang sering dilalaikan kaum muslimin ketika bangun dari tidur. Berikut sunnah-sunnah yang terlupakan setelah bangun dari tidur.
1. Membersihkan Hidung Setelah Bangun Tidur
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
إِذَا اسْتَيْقَظَ أُرَاهُ أَحَدُكُمْ مِنْ مَنَامِهِ فَتَوَضَّأَ فَلْيَسْتَنْثِرْ ثَلاَثًا، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَبِيتُ عَلَى خَيْشُومِهِ
"Jika kalian bangun tidur, berwudhulah, dan hendaknya melakukan istintsar sebanyak tiga kali, sesungguhnya syetan bermalam di batang hidungnya. (HR. Al-Bukhari No. 3295)
Imam Badruddin Al-'Aini rahimahullah menjelaskan arti istintsar:
وَهُوَ نثر مَا فِي الْأنف بِنَفس قَالَه الْجَوْهَرِي، وَقيل: أَن يستنشق المَاء ثمَّ يسْتَخْرج مَا فِيهِ من أَذَى أَو مخاط
"Yaitu menghamburkan apa-apa yang ada di dalam hidung dengan embusan nafas, itulah yang dikatakan Al-Jauhari. Dikatakan: menghirup air lalu mengeluarkan lagi apa-apa yang di dalamnya baik berupa kotoran dan ingus." (Imam Al 'Aini, ‘Umdatul Qari, 15/172)
Lihat Juga :