Sering Diabaikan, Inilah 6 Hak Muslim Terhadap Muslim Lainya
Rabu, 17 Februari 2021 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).
Baca juga: Menag Pastikan Akan Evaluasi Penyelenggaraan Umrah
3. Memenuhi undangan
Menurut mayoritas ulama, memenuhi undangan adalah sunnah mu’akkad. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, undangan yang sebaiknya dihadiri seperti undangan walimatul ‘ursy (pernikahan) ataupun undangan lainnya.
Sedangkan Imam Ash Shan’ani Rahimahullah mengatakan dalam kitab 'Subulus Salam' bahwa, “Para ulama mengkhususkan wajibnya memenuhi undangan walimah dan semacamnya. Selain itu dihukumi sunnah. Karena untuk undangan walimahan diancam dengan suatu hukuman, sedangkan untuk undangan lainnya tidak demikian.”
Tentunya ketika menghadiri undangan, maka bisa membuat orang yang mengundang kita menjadi senang. Rasulullah pun bersabda,
“Dan siapa yang tidak memenuhi (undangannya) maka dia telah maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Memberi doa saat bersin
Saat seseorang sedang bersin dan mengucap syukur kepada Allah (Alhamdulillah), maka wajib bagi kita yang ada di dekatnya mengucapkan tasymit (yarhamukallah). Tetapi ketika orang yang bersin tidak mengucap Alhamdulillah, maka kita tidak diharuskan untuk mengucap tasymit.
Baca juga: Duit Dana Abadi SWF RI dari Mana Asalnya? Nih Kata Sri Mulyani
Dari Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bersin lalu memuji Allah, maka hendaklah kalian mendoakannya (ucapkan Yarhamukallah). Namun, jika ia tidak memuji Allah, maka janganlah kalian mendoakannya.” (HR. Muslim).
Tasymit diucapkan ketika orang yang bersin mengucap Alhamdulillah sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk keempat kalinya, jika masih bersin, lantas ucapkan “yahdikumullah wa yushlih baalakum” (semoga Allah memberimu hidayah dan memperbaiki keadaanmu).
Tetapi jika ada non-muslim yang mengucap Alhamdulillah ketika bersih, maka tidak dibalas dengan yarhamukallah melainkan yahdikumullah wa yushlih baalakum. Hal tersebut sebagaimana Rasulullah mempraktikkan hal ini.
5. Mengantar dan diantar jenazahnya
Baca juga: Menag Pastikan Akan Evaluasi Penyelenggaraan Umrah
3. Memenuhi undangan
Menurut mayoritas ulama, memenuhi undangan adalah sunnah mu’akkad. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, undangan yang sebaiknya dihadiri seperti undangan walimatul ‘ursy (pernikahan) ataupun undangan lainnya.
Sedangkan Imam Ash Shan’ani Rahimahullah mengatakan dalam kitab 'Subulus Salam' bahwa, “Para ulama mengkhususkan wajibnya memenuhi undangan walimah dan semacamnya. Selain itu dihukumi sunnah. Karena untuk undangan walimahan diancam dengan suatu hukuman, sedangkan untuk undangan lainnya tidak demikian.”
Tentunya ketika menghadiri undangan, maka bisa membuat orang yang mengundang kita menjadi senang. Rasulullah pun bersabda,
“Dan siapa yang tidak memenuhi (undangannya) maka dia telah maksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Memberi doa saat bersin
Saat seseorang sedang bersin dan mengucap syukur kepada Allah (Alhamdulillah), maka wajib bagi kita yang ada di dekatnya mengucapkan tasymit (yarhamukallah). Tetapi ketika orang yang bersin tidak mengucap Alhamdulillah, maka kita tidak diharuskan untuk mengucap tasymit.
Baca juga: Duit Dana Abadi SWF RI dari Mana Asalnya? Nih Kata Sri Mulyani
Dari Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian bersin lalu memuji Allah, maka hendaklah kalian mendoakannya (ucapkan Yarhamukallah). Namun, jika ia tidak memuji Allah, maka janganlah kalian mendoakannya.” (HR. Muslim).
Tasymit diucapkan ketika orang yang bersin mengucap Alhamdulillah sebanyak tiga kali. Sedangkan untuk keempat kalinya, jika masih bersin, lantas ucapkan “yahdikumullah wa yushlih baalakum” (semoga Allah memberimu hidayah dan memperbaiki keadaanmu).
Tetapi jika ada non-muslim yang mengucap Alhamdulillah ketika bersih, maka tidak dibalas dengan yarhamukallah melainkan yahdikumullah wa yushlih baalakum. Hal tersebut sebagaimana Rasulullah mempraktikkan hal ini.
5. Mengantar dan diantar jenazahnya
Lihat Juga :