Habib Quraisy: Jangan Berlebihan Mencintai Dunia
Selasa, 23 Februari 2021 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَـمَّهُ ؛ فَـرَّقَ اللّٰـهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَـيْهِ ، وَلَـمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا كُتِبَ لَـهُ ، وَمَنْ كَـانَتِ الْآخِرَةُ نِـيَّـتَـهُ ، جَـمَعَ اللّٰـهُ لَهُ أَمْرَهُ ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِـيْ قَلْبِهِ ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَـا وَهِيَ رَاغِمَةٌ
"Barangsiapa yang tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia mendapat dunia menurut apa yang telah ditetapkan baginya. Dan barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina." (HR. Ahmad, 5/183, Ibnu Mâjah, 4105)
Allah mencintai orang-orang yang zuhud terhadap dunia. Allah mencela orang-orang yang mencintai dan mengutamakan dunia daripada akhirat. Jika Allah mencela orang-orang yang mencintai dunia, maka itu menunjukkan bahwa Dia memuji orang-orang yang tidak mencintai dunia, menolaknya, dan meninggalkannya.
Kemuliaan dan kehormatan manusia bukan karena banyaknya dunia yang dia capai, akan tetapi ketekunan dan ketaatan dalam menjalankan ibadah kepada Allah. Sebagaimana yang disampaikan Allah bahwa hanya orang-orang yang istiqomah yang mampu mengambil pelajaran Al-Qur'an:
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ,لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَقِيمَ
"Al-Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus (istiqomah)."
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ ، وَعِزَّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ
"Dan ketahuilah bahwa kemuliaan seorang Mukmin ialah sholat malamnya dan kehormatannya ialah tidak merasa butuh kepada manusia." (HR. Al-Hakim 4/324-325)
Semoga Allah memberi kita taufik dan hidayah sehingga menjadikan akhirat sebagai tujuan hidup kita. Aamiin.
Baca Juga: Kunci Hidup Bahagia Menurut Habib Quraisy Baharun
Wallahu A'lam
"Barangsiapa yang tujuan hidupnya adalah dunia, maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di kedua pelupuk matanya, dan ia mendapat dunia menurut apa yang telah ditetapkan baginya. Dan barangsiapa yang niat (tujuan) hidupnya adalah negeri akhirat, Allah akan mengumpulkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya, dan dunia akan mendatanginya dalam keadaan hina." (HR. Ahmad, 5/183, Ibnu Mâjah, 4105)
Allah mencintai orang-orang yang zuhud terhadap dunia. Allah mencela orang-orang yang mencintai dan mengutamakan dunia daripada akhirat. Jika Allah mencela orang-orang yang mencintai dunia, maka itu menunjukkan bahwa Dia memuji orang-orang yang tidak mencintai dunia, menolaknya, dan meninggalkannya.
Kemuliaan dan kehormatan manusia bukan karena banyaknya dunia yang dia capai, akan tetapi ketekunan dan ketaatan dalam menjalankan ibadah kepada Allah. Sebagaimana yang disampaikan Allah bahwa hanya orang-orang yang istiqomah yang mampu mengambil pelajaran Al-Qur'an:
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِلْعَالَمِينَ,لِمَنْ شَاءَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَقِيمَ
"Al-Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus (istiqomah)."
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ ، وَعِزَّهُ اسْتِغْنَاؤُهُ عَنِ النَّاسِ
"Dan ketahuilah bahwa kemuliaan seorang Mukmin ialah sholat malamnya dan kehormatannya ialah tidak merasa butuh kepada manusia." (HR. Al-Hakim 4/324-325)
Semoga Allah memberi kita taufik dan hidayah sehingga menjadikan akhirat sebagai tujuan hidup kita. Aamiin.
Baca Juga: Kunci Hidup Bahagia Menurut Habib Quraisy Baharun
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :