Penyakit Ain, Dosa yang Sering Disepelekan Kaum Wanita

loading...
Penyakit Ain, Dosa yang Sering Disepelekan Kaum Wanita
Seorang muslimah harus dapat menjaga pandangan matanya, agar terhindar dari Ain yakni penyakit yang disebabkan oleh pengaruh buruk pandangan mata seperti rasa takjub atau bahkan iri dan dengki terhadap apa yang dilihatnya. Foto ilustrasi/ist
Dalam kitab 'Mukholafat Nisa'iyyah. 100 Mukholafah Taqo'ufiha I'Katsir mina 'n-Nisa'bi Adillatiha 'sy-Syar'iyyah', Syaikh Abdul Lathif bin Hajis Al-Ghomidi menjelaskan, penyakit Ain merupakan dosa yang sering disepelekan, terutama oleh kaum perempuan.

Baca juga: Doa Bercermin, Amalan Ringan yang Sering Terlupakan

Sebenarnya apa Ain itu? Apa bahayanya? Ain adalah penyakit yang disebabkan oleh pengaruh buruk pandangan mata, yaitu pandangan mata yang disertai rasa takjub atau bahkan iri dan dengki terhadap apa yang dilihatnya.

Sekilas ini terkesan mengada-ada atau sulit diterima oleh akal, akan tetapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan bahwa ‘ain adalah nyata dan ada.

Baca juga: Mengenal Masjid Al Aqsha, Pesona Kiblat Pertama Umat Muslim



Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pengaruh ‘ain itu benar-benar ada, seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, ‘ainlah yang dapat melakukannya”. (HR. Muslim).

Dari Aisyah radhiyallahu'anha, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Berlindunglah kalian kepada Alloh dari ain (mata jahat) karena sesungguhnya pengaruh ain itu haq( nyata). (HR ibnu Majah)

Baca juga: Tak Sekadar Gerakan Sholat, Sujud Bermanfaat Bagi Kesehatan

Dari Jabir radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, "Kebanyakan dari umatku meninggal dunia (setelah qadha dan qadar Allah) adalah karena jiwa" (al 'ain). Kadang teman dekat tidak akan selamat dari orang yang memiliki pandangan mata yang mencelakakan ini. Bahkan dirinya pun tidak akan selamat dari pandangan matanya sendiri.

Apabila orang yang memiliki Ain ini melihat kenikmatan yang dikaruniakan kepada seseorang, hendaknya ia ridha mendoakan keberkahan maupun kebaikan untuknya.

Baca juga: BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta

Dari Abu Umamah bin Sahl bin Hanif radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata, "Suatu ketika 'Amir bin Robi'ah r.a. berjalan melewati Sahl bin Hanif yang sedang mandi, lalu berkata, 'Aku belum pernah melihat kulit seputih dan halus sebagaimana yang aku lihat ini' Maka tidak lama kemudian, Sahl pun pingsan. Lantas ia dibawa menemui Rasulullah SAW. Lalu seseorang berkata kepada beliau, 'Aku melihat Sahl jatuh terbanting.' Beliau bertanya,'Siapa yang menyebabkannya demikian?' Mereka menjawab, "Amir bin Robiah."

Baca juga: Menuju Seabad Indonesia Merdeka, Bangun Rekonsiliasi Nasional

Beliau bersabda, "Kenapa ada salah seorang di antara kalian yang membunuh saudaranya?! Apabila salah seorang di antara kalian melihat sesuatu yang menakjubkan pada diri saudaranya, maka hendaknya ia mendoakan keberkahan untuknya." Setelah itu, beliau meminta diambilkan air, lalu menyuruh Amir agar berwudhu, Amir pun segera membasuh wajahnya, kedua tangannya sampai siku, kedua lututnya, dan bagian dalam sarungnya, serta memerintahkannya agar mengguyurkan air ke seluruh tubuhnya. Beliau juga memerintahkan agar menumpahkan bejana tersebut dari arah belakangnya." (Shahih Ibnu Majah)

Baca juga: Wacana Hukuman Mati bagi Eks 2 Menteri, Ini Tanggapan Ketua KPK

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhu diriwayatkan bahwa ia berkata : Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
"Ain itu benar benar ada. Seandainya ada sesuatu yang bisa mendahului takdir, niscaya ia bisa mendahuluinya. Apabila kamu disuruh mandi, maka mandilah." (HR Muslim)

Wallahu A'lam
(wid)
cover top ayah
وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ وَنَعۡلَمُ مَا تُوَسۡوِسُ بِهٖ نَفۡسُهٗ ۖۚ وَنَحۡنُ اَقۡرَبُ اِلَيۡهِ مِنۡ حَبۡلِ الۡوَرِيۡدِ
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.

(QS. Qaf:16)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!