Bidadari Hitam Manis untuk Umar Bin Khattab
Sabtu, 13 Maret 2021 - 15:49 WIB
loading...
Atas ketakwaan Umar bin Khattab mampu menemukan bidadari impiannya di surga sebagai nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Syaikh Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitabnya yang diterjemahkan “Tamasya ke Surga” menerangkan, suatu ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkisah tentang perjalanannya di surga pada saat Isra’ Mi’raj .
Baca juga: Bahaya Dibalik Ikhtilat Meski Di Dalam Rumah Sendiri
“Ketika aku sedang berjalan-jalan di surga pada saat Isra’ Mi’raj, aku melihat sebuah Istana putih yang berkilauan dari kejauhan. Aku sangat tertarik dengan keindahannya dan mendekati istana tersebut. Ketika hendak memasukinya aku menahan diri dan bertanya sejenak kepada malaikat Jibril,
“Wahai Jibril, istana siapakah yang indah berkilauan ini?” Aku berharap istana itu adalah milikku.
Jibril menjawab, “Ini adalah istana yang Allah sediakan untuk salah seorang sahabatmu.”
Baca juga: Doa untuk Keharmonisan Keluarga yang Tercantum Dalam Al-Qur'an
Terkejut diriku, “Siapakah dia Yaa Jibril?”
“Sahabatmu Umar bin Khattab.” Jawab Jibril.
Seketika itu aku mengurungkan niat untuk memasukinya. Aku malu memasuki istana yang bukan milikku.
Umar yang mendengar penuturan baginda Nabi menangis, “Wahai Nabi, mengapa engkau harus malu pada orang seperti diriku?”
Baca juga: Berlindung dari Eksistensi Sihir dengan Amalan-amalan Ini
Baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam meneruskan kisahnya,
"Lalu aku melihat sekumpulan bidadari sedang bercanda riang. Namun di antara mereka ada seorang bidadari yang tengah menyendiri dan wajahnya selalu tersipu malu. Aku bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, bidadari siapakah itu?”
Jibril menjawab, “Itu adalah bidadari permintaan sahabatmu Umar. Allah sudah menyediakan baginya.”
Baca juga: Menko Airlangga: Isra Mikraj Momentum Merawat Kepercayaan Antar Sesama
Subhanallah. Umar pun mengakui bahwa ia sering berdoa agar diberikan bidadari surga yang berkulit hitam manis, bermata jelita, dan pemalu.
Bidadari untuk Umar bin Khattab langsung disiapkan oleh Allah Ta'ala, karena Amirul Mukminin ini begitu istimewa. Sahabat Rasulullah ini, telah mendapatkan jaminan masuk surga, meksi ia juga bukan bagian orang-orang yang pertama masuk Islam, bahkan Umar bin Khattab masuk Islam atas do’a Rasulullah.
Baca juga: Beli Kursus atau Pelatihan, Peserta Kartu Prakerja Bisa Dapat HP
Tatkala hidayah Allah menyentuh hatinya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, ia pun tak pernah ingkar dari apa yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulullah. Senantiasa melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar.
Umar bin Khattab memiliki kedudukan yang tinggi di kaum Quraisy sehingga keislamannya turut membawa serta orang-orang quraisy pada saat itu. Umar dianugerahi hati yang keras, tetapi luluh tatkala mengingat masa jahilyahnya, masa yang kerap membuatnya meneteskan air mata. Keras hatinya selalu tertuju pada kemungkaran, dan hal inilah yang membuat setan takut dan lari terbirit-birit jika melihat Umar bin Khattab.
Baca juga: Sampai Siang Ini, 6.072 Pengunjung Berlibur ke Taman Mini Indonesia Indah
Tak ada yang mempu menghalangi kuasa Allah. Atas ketakwaan Umar bin Khattab mampu menemukan bidadari impiannya di surga sebagai nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Wallahu A'lam
Baca juga: Bahaya Dibalik Ikhtilat Meski Di Dalam Rumah Sendiri
“Ketika aku sedang berjalan-jalan di surga pada saat Isra’ Mi’raj, aku melihat sebuah Istana putih yang berkilauan dari kejauhan. Aku sangat tertarik dengan keindahannya dan mendekati istana tersebut. Ketika hendak memasukinya aku menahan diri dan bertanya sejenak kepada malaikat Jibril,
“Wahai Jibril, istana siapakah yang indah berkilauan ini?” Aku berharap istana itu adalah milikku.
Jibril menjawab, “Ini adalah istana yang Allah sediakan untuk salah seorang sahabatmu.”
Baca juga: Doa untuk Keharmonisan Keluarga yang Tercantum Dalam Al-Qur'an
Terkejut diriku, “Siapakah dia Yaa Jibril?”
“Sahabatmu Umar bin Khattab.” Jawab Jibril.
Seketika itu aku mengurungkan niat untuk memasukinya. Aku malu memasuki istana yang bukan milikku.
Umar yang mendengar penuturan baginda Nabi menangis, “Wahai Nabi, mengapa engkau harus malu pada orang seperti diriku?”
Baca juga: Berlindung dari Eksistensi Sihir dengan Amalan-amalan Ini
Baginda Nabi Shallallahu alaihi wa sallam meneruskan kisahnya,
"Lalu aku melihat sekumpulan bidadari sedang bercanda riang. Namun di antara mereka ada seorang bidadari yang tengah menyendiri dan wajahnya selalu tersipu malu. Aku bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, bidadari siapakah itu?”
Jibril menjawab, “Itu adalah bidadari permintaan sahabatmu Umar. Allah sudah menyediakan baginya.”
Baca juga: Menko Airlangga: Isra Mikraj Momentum Merawat Kepercayaan Antar Sesama
Subhanallah. Umar pun mengakui bahwa ia sering berdoa agar diberikan bidadari surga yang berkulit hitam manis, bermata jelita, dan pemalu.
Bidadari untuk Umar bin Khattab langsung disiapkan oleh Allah Ta'ala, karena Amirul Mukminin ini begitu istimewa. Sahabat Rasulullah ini, telah mendapatkan jaminan masuk surga, meksi ia juga bukan bagian orang-orang yang pertama masuk Islam, bahkan Umar bin Khattab masuk Islam atas do’a Rasulullah.
Baca juga: Beli Kursus atau Pelatihan, Peserta Kartu Prakerja Bisa Dapat HP
Tatkala hidayah Allah menyentuh hatinya dengan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an, ia pun tak pernah ingkar dari apa yang diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasulullah. Senantiasa melakukan amar ma’ruf dan nahi mungkar.
Umar bin Khattab memiliki kedudukan yang tinggi di kaum Quraisy sehingga keislamannya turut membawa serta orang-orang quraisy pada saat itu. Umar dianugerahi hati yang keras, tetapi luluh tatkala mengingat masa jahilyahnya, masa yang kerap membuatnya meneteskan air mata. Keras hatinya selalu tertuju pada kemungkaran, dan hal inilah yang membuat setan takut dan lari terbirit-birit jika melihat Umar bin Khattab.
Baca juga: Sampai Siang Ini, 6.072 Pengunjung Berlibur ke Taman Mini Indonesia Indah
Tak ada yang mempu menghalangi kuasa Allah. Atas ketakwaan Umar bin Khattab mampu menemukan bidadari impiannya di surga sebagai nikmat dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Wallahu A'lam
(wid)
Lihat Juga :