Segitiga Bermuda: Di Sinilah Perkongsian Dajjal dan Setan Itu Terjadi
Selasa, 23 Maret 2021 - 05:00 WIB
loading...
Ilustrasi Segitiga Bermuda/Ist
A
A
A
Segitiga bermuda atau bermuda triangle, juga sering disebut lautan setan atau juga lautan iblis adalah wilayah di Samudra Atlantik seluas 1,5 juta mil persegi atau 4 juta km persegi yang membentuk garis segitiga antara Bermuda.
Wilayah ini termasuk territorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.
Baca juga: Tak Hanya di Bumi, Segitiga Bermuda Juga Ada di Ruang Angkasa
Lokasi ini kerap dijuluki sebagai rumah iblis karena sudah tak terhitung korban jiwa yang hilang misterius di kawasan itu. Banyak yang menyebutkan jika korban jiwa yang gugur di sana adalah menjadi tumbal bagi sebuah kekuatan misterius jahat yang tak diketahui.
Bahkan beberapa teori dunia mistis menyebutkan kalau segitiga bermuda merupakan sarang dari dajjal, sosok yang akan muncul di akhir zaman nanti. Dajjal sendiri kerap disebut sebagai sang raja iblis yang kini sedang diam menanti di bawah gelapnya lautan bermuda sebelum akhirnya nanti muncul.
Di dasar laut segitiga bermuda terdapat semacam lubang/gua dasar laut. Hanya saja, setelah jaman es berlalu, gua ini tertutup.
Arus di dalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. Banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya, dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali kepermukaan laut selang beberapa lama.
Beberapa laporan mengatakan bahwa sebanyak 1.000 jiwa telah hilang dalam 500 tahun terakhir dan bahwa lebih dari 50 kapal dan 20 pesawat telah hilang dalam 1 abad terakhir.
Baca juga: Perairan Paling "Angker" di Dunia, dari Laut Iblis hingga Segitiga Bermuda
Angkatan Laut AS dan Coast Guard mengatakan ada bukti kegiatan yang tidak biasa di daerah tersebut. Sejumlah orang mengaitkan Dajjal menjadi penyebab atas fenomena yang terjadi di segitiga bermuda.
Salah satunya adalah Muhammad Isa Daud dalam bukunya "Dajjal Muncul di Segitiga Bermuda" (1996). Ia menjelaskan musnahnya benda-benda yang ada di segitiga bermuda disebabkan Dajjal. Menurutnya, daerah segitiga bermuda terdapat sebuah pulau yang dikuasai oleh sekumpulan makhluk, yaitu setan yang bekerja sama dengan dajjal untuk menghancurkan umat manusia. Nama pulau itu adalah Pulau Setan (bedakan dengan Pulau Setan di Guyana, Prancis, Amerika Selatan).
Dajjal bersama setan bekerja sama terus berusaha menyebarkan misinya, melalui orang-orang kepercayaannya, sesama penyembah setan di sekitar wilayah Segitiga Bermuda. Mereka mengajari dengan berbagai bujukan sehingga orang-orang terkesima dan takjub apa yang disuguhkannya. Maka, pada hari kiamat nanti dari Segitiga Bermuda, Dajjal akan muncul dan melakukan fitnah secara besar-besaran kepada seluruh umat manusia.
Wilayah ini termasuk territorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.
Baca juga: Tak Hanya di Bumi, Segitiga Bermuda Juga Ada di Ruang Angkasa
Lokasi ini kerap dijuluki sebagai rumah iblis karena sudah tak terhitung korban jiwa yang hilang misterius di kawasan itu. Banyak yang menyebutkan jika korban jiwa yang gugur di sana adalah menjadi tumbal bagi sebuah kekuatan misterius jahat yang tak diketahui.
Bahkan beberapa teori dunia mistis menyebutkan kalau segitiga bermuda merupakan sarang dari dajjal, sosok yang akan muncul di akhir zaman nanti. Dajjal sendiri kerap disebut sebagai sang raja iblis yang kini sedang diam menanti di bawah gelapnya lautan bermuda sebelum akhirnya nanti muncul.
Di dasar laut segitiga bermuda terdapat semacam lubang/gua dasar laut. Hanya saja, setelah jaman es berlalu, gua ini tertutup.
Arus di dalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. Banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya, dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali kepermukaan laut selang beberapa lama.
Beberapa laporan mengatakan bahwa sebanyak 1.000 jiwa telah hilang dalam 500 tahun terakhir dan bahwa lebih dari 50 kapal dan 20 pesawat telah hilang dalam 1 abad terakhir.
Baca juga: Perairan Paling "Angker" di Dunia, dari Laut Iblis hingga Segitiga Bermuda
Angkatan Laut AS dan Coast Guard mengatakan ada bukti kegiatan yang tidak biasa di daerah tersebut. Sejumlah orang mengaitkan Dajjal menjadi penyebab atas fenomena yang terjadi di segitiga bermuda.
Salah satunya adalah Muhammad Isa Daud dalam bukunya "Dajjal Muncul di Segitiga Bermuda" (1996). Ia menjelaskan musnahnya benda-benda yang ada di segitiga bermuda disebabkan Dajjal. Menurutnya, daerah segitiga bermuda terdapat sebuah pulau yang dikuasai oleh sekumpulan makhluk, yaitu setan yang bekerja sama dengan dajjal untuk menghancurkan umat manusia. Nama pulau itu adalah Pulau Setan (bedakan dengan Pulau Setan di Guyana, Prancis, Amerika Selatan).
Dajjal bersama setan bekerja sama terus berusaha menyebarkan misinya, melalui orang-orang kepercayaannya, sesama penyembah setan di sekitar wilayah Segitiga Bermuda. Mereka mengajari dengan berbagai bujukan sehingga orang-orang terkesima dan takjub apa yang disuguhkannya. Maka, pada hari kiamat nanti dari Segitiga Bermuda, Dajjal akan muncul dan melakukan fitnah secara besar-besaran kepada seluruh umat manusia.
Lihat Juga :