Ramadhan Tinggal 10 Hari Lagi, Segera Lunasi Utang Puasa

Jum'at, 02 April 2021 - 14:58 WIB
loading...
Ramadhan Tinggal 10...
Bulan Syaban adalah bulan terbaik untuk mengqadha utang puasa Ramadhan tahun lalu. Foto/Ist
A A A
Ramadhan tinggal 10 hari lagi. Hari ini kita sudah memasuki 19 Sya'ban bertepatan Jumat 2 April 2021. Bagi yang belum meng-qadha utang puasa Ramadhan tahun lalu, masih ada waktu 10 hari lagi untuk melunasinya.

Untuk diketahui, puasa Ramadhan merupakan ibadah yang tidak boleh ditinggalkan oleh kaum muslimin. Apabila seorang muslim memiliki utang puasa, maka ia wajib menggantinya sebelum masuknya bulan Ramadhan berikutnya.

Baca Juga: Siapa Saja yang Wajib Qadha Puasa Ramadhan?

"Dan siapa yang sakit atau dalam perjalanan, boleh tidak berpuasa namun harus mengganti di hari yang lain". Demikian firman Allah dalam Surah Al-Baqarah Ayat 185.

Pengajar Rumah Fiqih Indonesia, Ustaz Muhammad Saiyid Mahadhir dalam bukunya "Bekal Ramadhan & Idul Fithri (1): Menyambut Ramadhan" menerangkan, ada kewajiban mengganti puasa pada hari lain. Hari lain yang dimaksud oleh ayat di atas adalah umum, yaitu hari-hari lain selain dari hari dimana ia sakit dan hari lain selain hari dimana ia sedang dalam kondsi safar/perjalanan. Demikian At-Thabari memberikan komentar.

Istri Nabi, Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha pernah meng-qadha puasa yang pernah beliau tinggalkan hingga di bulan Sya'ban berikutnya. Berikut penuturan beliau: "Dulu saya pernah memiliki utang puasa Ramadhan. Namun saya tidak mampu melunasinya kecuali di bulan Sya'ban." (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Larangan Menunda Qadha Puasa
Imam Ibnu Hajar al-Atsqalani di dalam kitabnya Fath Al-Bari memberikan pendapat bahwa: "Diambil kisimpulan dari perhatian dan semangatnya 'Aisyah rameng-qadha puasanya di bulan Sya'ban, menunjukkan bahwa tidak boleh mengakhirkan qadha puasa Ramadhan, hingga masuk Ramadhan berikutnya."

Perihal menunda qadha puasa-Ramadhan hingga datang Ramadhan berikutnya tidak keluar dari dua kondisi, yaitu:

1. Menunda karena Sebab-sebab Khusus.
Seperti sakit yang menahun atau kehamilan yang tidak berjarak, atau kondisi perjalanan yang belum selesai, maka dalam kondisi seperti ini mereka tidak berdosa, namun yang namanya utang tetaplah harus dibayar ketika kondisi di tas sudah tidak ada lagi.

2. Menunda karena Alasan Malas.
Kalau alasannya lalai atau terkesan meremehkan, maka dalam kondisi seperti ini para ulama berbeda pandangan apakah selain utang puasanya tetap harus dibayar, ia juga dikenakan kewajiban semacam hukuman tambahan atas kelalaiannya atau tidak.

Jumhur Ulama menilai bahwa selain diwajibkan membayar utang puasanya, mereka juga dikenakan kewajiban tambahan yaitu membayar fidyah, berupa memberi makan orang miskin sejumlah hari yang ia tinggalkan sebesar satu mud (seperempat dari-besaran zakat fitrah).

Apapun itu dalam perkara utang baik utang kepada sesama manusia atau utang kepada Allah, semuanya diperintahkan untuk disegerakan dan tidak baik ditunda-tunda. Demikian pentingnya melunasi utang puasa. Semoga Allah memberi kita taufik-Nya dan kekuatan agar dapat melunasi utang-utang puasa tahun lalu.

Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan Lengkap dengan Bacaan Latin dan Artinya
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Puasa Syawal atau Qadha...
Puasa Syawal atau Qadha Dulu? Simak, Jangan Sampai Keliru!
Bagaimana Hukum Menggabung...
Bagaimana Hukum Menggabung Qadha Puasa Ramadan dengan Puasa Syawal?
Surat Al Baqarah Ayat...
Surat Al Baqarah Ayat 184 : Dalil Wajibnya Qadha Puasa Ramadan
Syaban, Bulan Terakhir...
Syaban, Bulan Terakhir untuk Ganti Puasa Ramadan
Hukum Tidak Mengganti...
Hukum Tidak Mengganti Utang Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Risiko Menunda Qadha...
Risiko Menunda Qadha Puasa Ramadan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Rekomendasi
Serangga Purba Tertangkap...
Serangga Purba Tertangkap Basah Bercinta Terabadikan Selama Jutaan Tahun
Lebih Dulu Zigot atau...
Lebih Dulu Zigot atau Embrio? Perspektif Al-Quran dan Sains Modern
Cahaya Hijau Muncul...
Cahaya Hijau Muncul dari Balik Awan di Wilayah Timur AS
Artikel Terkini
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Syarat Istithaah Sukses...
Syarat Istithaah Sukses Tekan Angka Jemaah Haji Indonesia Sakit Pascaarmuzna
Kunjungi Misi Haji di...
Kunjungi Misi Haji di Makkah, Wamenhaj Arab Saudi Puji Perubahan Radikal Sistem Haji Indonesia
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Cemas karena Ekonomi...
Cemas karena Ekonomi Terpuruk? Baca Doa Ini Bakda Ashar Hari Jumat, InsyaAllah Mustajab!
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Infografis
6 Hikmah Puasa Ramadhan...
6 Hikmah Puasa Ramadhan yang Penting Diketahui Umat Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved