Bahayanya Berbohong dalam Candaan
Senin, 05 April 2021 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Baca Rutin di Malam Hari, Keutamaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah Ini Luar Biasa
Hadis di atas menjelaskan bahayanya berbohong (berdusta), walaupun tujuannya untuk membuat orang lain tertawa (melawak). Apa bahaya? Ternyata, dia akan dilaknat, “wailul lahu, wailul lahu“, jika mau membuat orang lain senang, (idkhalus suruuur) lakukanlah tanpa perlu dibarengi dengan kebohongan.
Dalil-dalil yang melarang berbohong dalam candaan
Bercanda boleh saja, tetapi tidak boleh menyelipkan kebohongan atau dusta apapun di dalamnya. Bercandalah seperlunya dan jangan berlebihan. Bercanda begitu identik dengan tawa atau tertawa, dan banyak tertawa itu bukanlah hal yang baik karena dapat mematikan hati.
Baca juga: Urban Farming, Bertani di Lahan Mini Solusi Ketahanan Pangan
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut dalil-dalil yang melarang berbohong meski dalam candaan:
لاَ تُكْثِرُ الضَّحَكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحَكِ تُمِيْتُ القَلْبَ
“Janganlah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (Shahih Al Jami’, dari Abu Hurairah)
Begitu bahaya dusta dalam Islam seperti yang disebutkan dalam dalil berikut ini.
“Seorang hamba tidak beriman dengan sempurna, hingga ia meninggalkan berkata bohong saat bercanda dan meninggalkan debat walau ia benar.” (HR. Ahmad).
Hadis di atas menjelaskan bahayanya berbohong (berdusta), walaupun tujuannya untuk membuat orang lain tertawa (melawak). Apa bahaya? Ternyata, dia akan dilaknat, “wailul lahu, wailul lahu“, jika mau membuat orang lain senang, (idkhalus suruuur) lakukanlah tanpa perlu dibarengi dengan kebohongan.
Dalil-dalil yang melarang berbohong dalam candaan
Bercanda boleh saja, tetapi tidak boleh menyelipkan kebohongan atau dusta apapun di dalamnya. Bercandalah seperlunya dan jangan berlebihan. Bercanda begitu identik dengan tawa atau tertawa, dan banyak tertawa itu bukanlah hal yang baik karena dapat mematikan hati.
Baca juga: Urban Farming, Bertani di Lahan Mini Solusi Ketahanan Pangan
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut dalil-dalil yang melarang berbohong meski dalam candaan:
لاَ تُكْثِرُ الضَّحَكَ فَإِنَّ كَثْرَةَ الضَّحَكِ تُمِيْتُ القَلْبَ
“Janganlah banyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati.” (Shahih Al Jami’, dari Abu Hurairah)
Begitu bahaya dusta dalam Islam seperti yang disebutkan dalam dalil berikut ini.
“Seorang hamba tidak beriman dengan sempurna, hingga ia meninggalkan berkata bohong saat bercanda dan meninggalkan debat walau ia benar.” (HR. Ahmad).
Lihat Juga :