Penderitaan Hidup: Apakah Kita Air Dalam Gelas atau Sebuah Danau
Kamis, 08 April 2021 - 14:24 WIB
loading...
A
A
A
"Apakah kamu merasakan garam?" tanya guru.
"Tidak…!"
Guru itu lalu menggeser duduknya mendekati muridnya. Ia memegang tangan sang murid dengan kasih dia berkata, “Rasa sakit dalam hidup adalah garam murni, tidak lebih, tidak kurang. Jumlah penderitaan hidup tetap sama, persis sama. Tetapi jumlah yang kamu rasakan tergantung pada wadah dan volume air yang akan kita masuki garam. Jadi, ketika kamu sakit, satu-satunya hal yang dapat kamu lakukan adalah memperbesar wadah yang akan menampung rasa. Berhentilah menjadi gelas tapi jadilah danau..!"
Lalu, apakah kita termasuk air dalam gelas atau sebuah danau?
Baca juga: Renungan: Ingin Mendekati Tuhan? Berkhidmatlah kepada Sesama Manusia Dulu
"Tidak…!"
Guru itu lalu menggeser duduknya mendekati muridnya. Ia memegang tangan sang murid dengan kasih dia berkata, “Rasa sakit dalam hidup adalah garam murni, tidak lebih, tidak kurang. Jumlah penderitaan hidup tetap sama, persis sama. Tetapi jumlah yang kamu rasakan tergantung pada wadah dan volume air yang akan kita masuki garam. Jadi, ketika kamu sakit, satu-satunya hal yang dapat kamu lakukan adalah memperbesar wadah yang akan menampung rasa. Berhentilah menjadi gelas tapi jadilah danau..!"
Lalu, apakah kita termasuk air dalam gelas atau sebuah danau?
Baca juga: Renungan: Ingin Mendekati Tuhan? Berkhidmatlah kepada Sesama Manusia Dulu
(mhy)
Lihat Juga :