Ujian Buat Umar bin Khattab, Ali bin Abu Thalib yang Menjawab

loading...
Ujian Buat Umar bin Khattab, Ali bin Abu Thalib yang Menjawab
Ilustrasi/Ist
DI kala Umar bin Khattab memangku jabatan sebagai Amirul Mukminin, pernah datang kepadanya beberapa orang pendeta Yahudi . "Hai Khalifah Umar, anda adalah pemegang kekuasaan sesudah Muhammad dan sahabatnya, Abu Bakar ," ujar mereka kepada Khalifah.

"Ya. Apa tujuan kalian datang kepada kami?" tanya Umar.

"Kami hendak menanyakan beberapa masalah penting kepada anda. Jika anda dapat memberi jawaban kepada kami, barulah kami mau mengerti bahwa Islam merupakan agama yang benar dan Muhammad benar-benar seorang Nabi. Sebaliknya, jika anda tidak dapat memberi jawaban, berarti bahwa agama Islam itu bathil dan Muhammad bukan seorang Nabi."

"Silahkan bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan," sahut Khalifah Umar.

Baca juga: Gara-gara Terlalu Ganteng, Lelaki Ini Digunduli Khalifah Umar bin Khattab



Pendeta-pendeta itu pun, memulai pertanyaan-pertanyaannya: "Jelaskan kepada kami tentang induk kunci (gembok) mengancing langit, apakah itu?"

"Terangkan kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang berjalan bersama penghuninya, apakah itu?

Tunjukkan kepada kami tentang suatu makhluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya, tetapi ia bukan manusia dan bukan jin!

Terangkan kepada kami tentang lima jenis makhluk yang dapat berjalan di permukaan bumi, tetapi makhluk-makhluk itu tidak dilahirkan dari kandungan ibu atau atau induknya!

Beritahukan kepada kami apa yang dikatakan oleh burung puyuh di saat ia sedang berkicau!

Apakah yang dikatakan oleh ayam jantan di kala ia sedang berkokok!

Apakah yang dikatakan oleh kuda di saat ia sedang meringkik?

Apakah yang dikatakan oleh katak di waktu ia sedang bersuara?

Apakah yang dikatakan oleh keledai di saat ia sedang meringkik?

Apakah yang dikatakan oleh burung pipit pada waktu ia sedang berkicau?"

Baca juga: Bidadari Hitam Manis untuk Umar Bin Khattab

Khalifah Umar menundukkan kepala untuk berpikir sejenak, kemudian berkata: "Bagi Umar, jika ia menjawab 'tidak tahu' atas pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak diketahui jawabannya, itu bukan suatu hal yang memalukan!''

Mendengar jawaban Khalifah Umar seperti itu, pendeta-pendeta Yahudi yang bertanya berdiri melonjak-lonjak kegirangan, sambil berkata: "Sekarang kami bersaksi bahwa Muhammad memang bukan seorang Nabi, dan agama Islam itu adalah bathil!"

Salman Al-Farisi yang saat itu hadir, segera bangkit dan berkata kepada pendeta-pendeta Yahudi itu: "Kalian tunggu sebentar!"
halaman ke-1
cover top ayah
وَكَذٰلِكَ جَعَلۡنَا لِكُلِّ نَبِىٍّ عَدُوًّا شَيٰطِيۡنَ الۡاِنۡسِ وَالۡجِنِّ يُوۡحِىۡ بَعۡضُهُمۡ اِلٰى بَعۡضٍ زُخۡرُفَ الۡقَوۡلِ غُرُوۡرًا‌ ؕ وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوۡهُ‌ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُوۡنَ
Demikianlah untuk setiap nabi Kami menjadikan musuh yang terdiri dari setan-setan dari jenis manusia dan jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah sebagai tipuan. Dan kalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya, maka biarkanlah mereka bersama kebohongan yang mereka ada-adakan.

(QS. Al-An’am:112)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!