Waktu Itu!

Selasa, 27 April 2021 - 15:03 WIB
loading...
Waktu Itu!
Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
Shamsi Ali
Presiden Nusantara Foundation

JIKA dalam konsep orang lain waktu itu adalah uang (time is money), dalam pandangan Islam justru waktu itu adalah hidup. Hidup manusia di atas dunia ini adalah bilangan waktu. Detik ke menit ke jam ke hari, hingga ke bulan dan tahun.

Umur manusia pun hanya bilangan waktu. Ada yang ratusan tahun. Ada puluhan tahun. Tapi ada juga beberapa bulan bahkan sekadar bilangan hari dari umurnya. Pada akhirnya ketika waktunya berlalu, berlalu pula hidupnya dalam dunia ini.

Urgensi waktu dalam pandangan Islam ditandai, salah satunya dengan berulang kali Allah bersumpah dalam Al-Quran dengannya. “Demi malam, demi siang, demi waktu dhuha” dan beberapa ayat lainnya menggambarkan urgensi waktu dalam hidup manusia.

Bahkan secara spesifik Allah mengaitkan kerugian manusia dengan waktu itu. Seolah kegagalan dalam maksimalisasi waktu adalah salah satu penyebab utama kerugian manusia: “demi masa. Sungguh semuna manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang beriman dan beramal saleh. Serta saling mewasiatkan kepada kebenaran dan kesabaran” (Surah Wal-Ashri).

Dalam berbagai haditsnya Rasulullah SAW mengingatkan umatnya akan urgensi waktu. Salah satunya adalah “pergunakan lima perkara sebelum lima perkara tiba”. Salah satunya adalah “hidupmu sebelum matimu”.

Hadits ini mengingatkan manusia untuk memaksimalkan hidup sebelum ajal. Kata ajal sendiri menggambarkan posisi waktu dalam hidup manusia. Yaitu akhir dari rentetan waktu hidupnya. Maka ajal manusia itu berarti akhir dari perjalanan waktu dalam hidupnya.

Ali Karrama Allahu wajhah (Semoga Allah memuliakannya) pernah berkata: “waktu itu bagaikan pedang. Jika engkau tidak memotongnya, dialah yang akan memotongmu”.

Di sinilah harusnya kita selalu tersadar jika dalam hidup ini kita berlomba dengan gerakan waktu. Waktu terus bergerak tiada henti. Dan pada setiap pergerakan waktu itu ada pertanggung jawaban kita. Akankah kita mampu mempertanggung jawabkan setiap menit, jam dan hari yang berlalu dari hidup ini?

Teman-teman, bulan Ramadhan adalah rangkaian waktu. Terdiri dari beberapa hari (ayyam ma’duudaat). Setiap saat berjalan, berlalu tanpa terasa. Apakah kita sadar sehingga pergerakan hari itu dapat termaksimalkan dalam ragam kebaikan yang Allah dan Rasul-Nya telah janjikan?

Kini Ramadhan mendekati pertengahan umurnya. Hampir memasuki masa senja, yang harusnya semakin matang. Semoga kita semua matang dalam memaksimalkan hari-hari ini dalam meraih ridha dan kasih Allah.

Hendaknya sebelum terlambat kita semua bermuhasabah (introspeksi). Melakukan kalkulasi-kalkulasi secara jujur pada diri kita sendiri. Puasa saya bagaimana? Qiyaam saya bagaimana? Sadaqah dan tilawah saya bagaimana?

Bagaimana keadaan batin saya? Suasana hati bagaimana? Dan bagaimana pula pikiran dan dorongan i’tikad hidup saya?

Kalau saja kita sadar akan nilai waktu di bulan mulia ini niscaya kita akan siapkan check list segala amalan yang harusnya kita maksimalkan di dalamnya. Sayang, kerap kesadaran itu sangat minim. Akibatnya hari-hari mulia nan berkah berlalu begitu saja tanpa amalan yang bermakna dari kita.

Ingat, penyesalan memang selalu hadir di akhir. Semoga sebelum hari-hari Ramadhan berlalu kita kembalikan semangat itu. Semangat untuk meraih semua kebaikan yang ada di dalamnya.

Dan untuk itu kita memang sedang berlomba dengan kecepatan waktu. Karenanya “Ightanim (maksimalkan)... Insya Allah!

Subway New York, 16 April 2021
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Awas! Ini Hukum Pamer...
Awas! Ini Hukum Pamer Harta Kekayaan di Media Sosial
5 Contoh Khotbah Idulfitri...
5 Contoh Khotbah Idulfitri 2025, Bisa jadi Referensi dan Sumber Ilmu
Bank Mandiri Gelar Syiar...
Bank Mandiri Gelar Syiar Ramadan di Destinasi Wisata Religi Purwakarta
5 Contoh Kultum Lailatul...
5 Contoh Kultum Lailatul Qadar, yang Bisa Dipelajari atau Dijadikan Referensi
9 Julukan Bulan Suci...
9 Julukan Bulan Suci Ramadan, Penghulu Semua Bulan hingga Bulan Santunan
Tausiyah: Jangan Melihat...
Tausiyah: Jangan Melihat Orang dari Tampilan Fisik dan Hartanya
Rekomendasi
Struktur Kuno Berukuran...
Struktur Kuno Berukuran 2 Kali Lipat Burj Khalifa Ditemukan di Dasar Samudra Pasifik
Lautan Pertama di Bumi...
Lautan Pertama di Bumi yang Tidak Berwarna Biru Ditemukan
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Artikel Terkini
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved