Ini Ketentuan Puasa Bagi yang Bersafar

Sabtu, 01 Mei 2021 - 13:47 WIB
loading...
Ini Ketentuan Puasa...
Ketentuan dan kebolehan tidak berpuasa atau membatalkan puasa bagi yang bersafar, adalah jika muslim melakukan menempuh perjalanan sejauh 89 kilometer. Foto ilustrasi/istimewa
A A A
Menjelang hari-hari terakhir Ramadhan, tradisi mudik masih banyak dijalankan masyarakat Indonesia. Melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman , membutuhkan waktu yang cukup lama. Nah, bagaimana dengan kewajiban puasanya Ramadhan bagi mereka yang bersafar ini?

Baca juga: Doa Agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Dalam beberapa kondisi, puasa Ramadhan yang merupakan kewajiban bagi muslim diperbolehkan untuk dibatalkan atau tidak dilaksanakan yang merupakan rukhsoh atau keringanan dari Allah Ta'ala. Akan tetapi, dalam menjalankan rukhsos perlu memperhatikan beberapa ketentuannya. Salah satunya, ketentuan puasa Ramadhan bagi musafir atau orang yang tengah bersafar (melakukan perjalanan) tersebut.

Baca juga: Penyebab Orang Berghibah Menurut Imam Al Ghazali

Syekh Wahbah Zuhaili Dalam kitabnya Fiqh al-Islam wa AdillatuhuI, menyebutkan kebolehan tidak berpuasa atau membatalkan puasa jika muslim melakukan menempuh perjalanan sejauh 89 kilometer. Mayoritas ulama juga mensyaratkan hal lain, yaitu soal waktu perjalanan dimulai. Mereka mensyaratkan, kebolehan tidak berpuasa bagi musafir adalah yang memiliki perjalanan yang dimulai sebelum terbitnya fajar. Lalu saat ia telah menempuh jarak musafir, ia masih berada di perjalanan. Dan wajibnya untuk mengqadha puasanya.

Sehingga, perjalanan yang dimulai sejak terbitanya fajar dan ia telah berpuasa pada hari itu, ia tidak berhak mendapatkan rukhsoh untuk membatalkan puasa. Demikian pendapat jumhur ulama.

Baca juga: Inilah 5 Hikmah dan Manfaat Menjalankan Ibadah Puasa

Hanya saja, terdapat kebolehan juga bagi seseorang yang sudah berpuasa dan melakukan perjalanan sejak siang hari untuk membatalkan puasanya bila berpuasa memberatkan dirinya. Berdasarkan hadis riwayat sahabat Jabir radhiyallahu'anhu:أُ

"Bahwa pada tahun Fathu Makkah (pembebasan kota Mekkah) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar menuju Makkah, yakni tepatnya pada bulan Ramadhan. Saat itu, beliau berpuasa hingga sampai di Kura’ Al Ghamim, dan para sahabat pun ikut berpuasa. Kemudian beliau meminta segayung air, lalu beliau mengangkatnya hingga terlihat oleh para sahabat kemudian beliau meminumnya. Setelah itu dikatakanlah kepada beliau, “Sesungguhnya sebahagian sahabat ada yang terus berpuasa.” Maka beliau bersabda: “Mereka adalah orang-orang yang bermaksiat (kepadaku), mereka adalah orang-orang yang bermaksiat (kepadaku).” Dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz yakni Ad Darawardi, dari Ja’far dengan isnad ini, dan ia menambahkan; Lalu dikatakan kepada beliau; “Sebenarnya orang-orang merasa berat untuk melaksanakan puasa, tapi berhubung mereka melihat Tuan melaksanakannya maka merekapun berpuasa.” Akhirnya beliau meminta segayung air setelah shalat ‘Ashar. (HR. Muslim)

Baca juga: Diperkuat Eks Pendukung Prabowo, Mampukah Partai Ummat Jadi Poros Baru Oposisi?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ketentuan Puasa Bagi...
Ketentuan Puasa Bagi yang Sedang Mudik, Simak Jangan Sampai Keliru Ya!
Puasa Ramadan Bagi Musafir,...
Puasa Ramadan Bagi Musafir, Ada Keringanan Tapi Tak Semua Boleh Meninggalkan
Hukum Puasa Ramadan...
Hukum Puasa Ramadan bagi Musafir
Ketentuan Puasa bagi...
Ketentuan Puasa bagi Musafir, Tak Semua Dapat Keringanan
Berburu Lailatul Qadar,...
Berburu Lailatul Qadar, Gus Baha: Kalau Ingin Klimaks, Mulai 1 Ramadhan
5 Keutamaan Puasa Ramadhan,...
5 Keutamaan Puasa Ramadhan, Salah Satunya Doanya Mujarab
Rekomendasi
Gumpalan Aneh di Perut...
Gumpalan Aneh di Perut Bumi Ciptakan Lempeng Tektonik Baru
Ini Tanda-tanda Orang...
Ini Tanda-tanda Orang yang Akan Meninggal Menurut Sains
Fenomena Alam Suara...
Fenomena Alam Suara Terompet dari Langit Pernah Terjadi di 5 Negara ini
Artikel Terkini
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved