Begini Hukum Musafir yang Memaksa Menggauli Istri di Siang Ramadhan

Selasa, 05 April 2022 - 05:15 WIB
loading...
Begini Hukum Musafir...
Seorang suami (musafir yang memaksa menyetubuhi istrinya tidak ada kaffarah pada sang istri, dan tidak ada pula kaffarah bagi suaminya. Foto/lustrasi/ist
A A A
Seorang suami melakukan perjalanan pendek, perjalanan itu dilakukan di bulan Ramadhan, maka ia pun tidak berpuasa. Ia tiba di rumah pada siang hari Ramadhan. Ia ingin menggauli istrinya dengan atau tanpa ridha sang istri, padahal istrinya tengah berpuasa. Bagaimana hukum perbuatan suami seperti itu, dan bagaimana pula hukum istrinya jika melayani suaminya dengan ridha atau dengan paksaan?

Baca juga: Abdullah bin Umar Sering Buka Puasa dengan Jimak dengan Istri

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam buku Al-Fatawa Al-Jami’ah lil Mar’atil Muslimah mengatakan dalam masalah ini ada perbedaan pendapat di antara kalangan ulama.

Ada yang berpendapat bahwa seorang musafir jika ia telah sampai di kampung halamannya dalam keadaan tidak berpuasa maka ia harus imsak (menahan dari yang membatalkan) sebagai penghormatan terhadap hari itu, walaupun puasanya itu tidak dihitung karena ia diharuskan mengqadha puasa pada hari itu.

Sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa seorang musafir jika telah sampai di kampung halamannya dalam keadaan tidak berpuasa, maka tidak diharuskan baginya untuk berpuasa dan boleh baginya untuk makan pada sisa hari itu.

“Kedua pendapat ini diriwayatkan dari Imam Ahmad,” jelas Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.

Pendapat yang paling benar di antara kedua pendapat ini, menurutnya, adalah tidak diwajibkan baginya untuk berpuasa pada sisa hari itu. Soalnya, jika ia berpuasa pada sisa hari itu maka puasanya tidak mendatangkan faedah apapun. Waktu tersebut bagi musafir itu bukan waktu yang harus dihormati. Pada hari itu dibolehkan baginya untuk makan dan minum sejak permulaan hari. “Sedangkan puasa sebagaimana yang telah kita ketahui, adalah menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari,” katanya.

Karena itu, diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘anhu bahwa ia berkata : “Barangsiapa yang makan di permulaan hari maka hendakanya ia makan di akhir hari, karena siang hari baginya tidak terhormat (karena tidak berpuasa)”.

Baca juga: Begini Hukuman Bagi Suami Istri yang Jimak di Siang Ramadhan

Berdasarkan ungkapan ini maka musafir yang sampai ke tempatnya dalam keadaan tidak berpuasa dibolehkan baginya untuk makan dan minum pada sisa hari itu.

“Adapun bersetubuh, tidak boleh baginya menyetubuhi istrinya yang sedang menjalankan puasa fardhu, karena hal itu akan merusak puasanya,”ujar Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin. “Namun jika sang suami memaksa menyetubuhinya, maka ia tidak ada kaffarah pada sang istri, dan tidak ada pula kaffarah bagi suaminya karena tidak diwajibkan baginya berpuasa sebab ia tiba di kampung halamannya dalam keadaan sedang tidak berpuasa,” jelasnya.

Baca juga: Adab Hubungan Suami Isteri, Salat Jamaah Dua Rakaat Sebelum Jimak
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ketentuan Puasa Bagi...
Ketentuan Puasa Bagi yang Sedang Mudik, Simak Jangan Sampai Keliru Ya!
Doa Sebelum dan Sesudah...
Doa Sebelum dan Sesudah Berjimak, Suami-Istri Wajib Tahu!
Mengembalikan Kemuliaan...
Mengembalikan Kemuliaan Nuzulul Qur'an dengan Kesalehan Ritual dan Sosial
Puasa Ramadan Bagi Musafir,...
Puasa Ramadan Bagi Musafir, Ada Keringanan Tapi Tak Semua Boleh Meninggalkan
Doa Sebelum Berhubungan...
Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri, Arab, Latin dan Terjemahan
Ghilah: Bersetubuh Sewaktu...
Ghilah: Bersetubuh Sewaktu Istri Masih Menyusui, Sempat Dilarang Rasulullah
Rekomendasi
Lapisan Bumi Berusia...
Lapisan Bumi Berusia 4 Miliar Tahun Ditemukan di Australia
Badai Tropis Humberto...
Badai Tropis Humberto Terbentuk di Atlantik Ancam Kepulauan Azores
Objek Misterius Menerangi...
Objek Misterius Menerangi Langit Malam di Jepang Bagian Barat
Artikel Terkini
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Infografis
2 Fenomena Alam di Laut...
2 Fenomena Alam di Laut yang Sering Dikaitkan sebagai Tanda Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved