Keistimewaan Ayat Favorit dalam Al-Qur'an

loading...
Keistimewaan Ayat Favorit dalam Al-Quran
Ayat kursi adalah ayat yang paling sering dilantunkan oleh umat Muslim, dan disebut sebagai ayat paling favorit di antara ayat-ayat Al-Quran. Foto ilustrasi/ist
Muslimah, salah satu ayat favorit dalam Al-Qur'an dan memiliki banyak keistimewaan adalah ayat Kursi. Ayat ini paling sering dilantunkan oleh umat Muslim .

Baca juga: Apakah Berenang Membatalkan Puasa? Bagaimana Hukumnya?


Tentang keistimewaannya, Sayyid Muhammad Al Alawy Al Maliki Al Hasani dalam kitab 'Abwab Al Faraj' menjelaskan, ayat kursi adalah ayat paling agung, jantungnya dan pemimpin ayat-ayat Al Qur'an, serta yang rajin membaca ayat ini Allah akan kabulkan keinginannya.

Dalam sebuah hadis Rasulullah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam berkata pada Ubai bin Ka’ab, “Wahai Abu Al Mudzir, apakah engkau tahu ayat Al Qur’an yang dengannya engkau lebih besar?” Aku (Ubay bin Ka’ab) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Kemudian Rasulullah menjawab, “Yaitu ayat kursi.” Ubai mengisahkan Rasulullah menepuk dadanya dan bekata, “Semoga ilmu senantiasa menghampirimu.” (HR. Ahmad, Muslim, Abu Daud, dan Al Hakim).

Baca juga: Zakat Fitrah dan Syarat-syarat Penerimanya



Kemudian, ayat kursi juga disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam sebagai jantung dan pemimpin ayat-ayat Al Qur’an (sayyidat ayy Al Qur’an). Selain itu, ayat ini juga memiliki nama lain seperti, ayat penakluk (Al Fath), ayat keberkahan (Al Barakat), ayat yang disucikan (Al Muqaddasah), ayat tauhid, dan ayat para peminta pertolongan (Al Mustaghitsin).

Terakhir, mereka yang membaca ayat ini insya Allah akan dikabulkan keinginannya.

Itulah beberapa alasan mengapa ayat kursi cukup sering dibaca oleh umat Islam. Walau demikian, ada tiga waktu utama yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah agar membaca ayat kursi. Dirangkum dari berbagai sumber, inilah waktu utama membaca ayat kursi ini, yakni:

Baca juga: Ngerinya Balasan Bagi yang Suka Meninggalkan Shalat

1. Di waktu pagi dan petang

Seorang muslim yang senantiasa mengamalkan ayat kursi pada pagi dan petang akan mendapat perlindungan oleh Allah Subahanhu wa ta’ala dari gangguan apapun.

Dari sahabat Ubay bin Ka’ab, Nabi berkata, “Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai macam gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.” (HR. Al Hakim).

Baca juga: Waspada Varian Baru Covid-19, Doni Monardo: Kasus di Singapura dan Malaysia Meningkat

2. Waktu sebelum tidur

Ketika seseorang tidur, maka rentan baginya diganggu oleh jin dan setan. Untuk itu, seorang muslim hendaknya rutin membaca ayat kursi saat ia hendak tidur. Dengan demikian, maka Allah akan melindunginya dari jin dan setan.

Hal ini disampaikan oleh Rasulullah ketika sahabat Abu Hurairah mengadu padanya bahwa seseorang telah mengajarkannya ayat kursi.

Baca juga: Ngengat Monster Sebesar Tikus Ditemukan di Sekolah Australia

Abu Hurairah menjawab, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.” bertanya, “Apa kalimat tersebut?” Abu Hurairah menjawab, “Ia mengatakan padaku, jika aku hendak pergi tidur di ranjang, hendaklah membaca ayat kursi hingga selesai yaitu bacaan ‘Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum’. Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat lebih semangat dalam melakukan kebaikan.” Nabi pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?” “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari).

Baca juga: Bus AKAP Berstiker Beroperasi Mulai Besok, Organda: Solutif dan Terukur
halaman ke-1
cover top ayah
رَبَّنَا لَا تُزِغۡ قُلُوۡبَنَا بَعۡدَ اِذۡ هَدَيۡتَنَا وَهَبۡ لَنَا مِنۡ لَّدُنۡكَ رَحۡمَةً ‌ ۚ اِنَّكَ اَنۡتَ الۡوَهَّابُ
(Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau condongkan hati kami kepada kesesatan setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

(QS. Ali 'Imran:8)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!