Idul Fitri Serentak Ahad 24 Mei, Haedar: Salat Id Nggak Usah Dipaksakan
Jum'at, 22 Mei 2020 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pandangan Islam, perlidungan diri (jiwa dan raga) sangat penting sebagaimana Allah menegaskan dalam Al-Quran, yang artinya “Barangsiapa mempertahankan hidup satu manusia, seolah ia memberi hidup kepada semua manusia” [QS Al-Maidah/5: 32]. Menghindari berkumpul dalam jumlah banyak berarti kita berupaya memutus rantai pandemi Covid-19 dan berarti pula kita berupaya menghindarkan orang banyak dari paparan virus korona yang sangat mengancam jiwa ini.
Zakat Fitrah
Haedar juga mengimbau agar kaum muslim yang berkemampuan hendaknya menunaikan zakat fitrah sebelum masuk 1 Syawwal selain Zakat, Infaq, dan sedekah. Perbanyak takbir, tahmid, tasbih, dan berzikir kepada Allah. Seraya memupuk kasih sayang, kelekatan, dan kegembiraan dalam merayakan idul fitri di keluarga.
“Melalui media teknologi informasi, telepon, dan media sosial dapat dikembangkan silaturahmi dengan saudara dan handai tolan sehingga terjalin erat persaudaraan, kebersamaan, dan keakraban antarsesama. Kembangkan saling memaafkan dan semangat untuk peningkatan amal shaleh demi kemajuan hidup muslim dalam menebar misi rahmatan lil-'alamin,” jelasnya.
Hendaknya sesama setiap muslim maupun warga masyarakat saling memupuk persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi dalam melaksanakan agama dan hidup berbangsa. Seraya menjauhi silang sengketa, saling menyalahkan, dan pertentangan lebih-lebih ketika kita tengah menghadapi musibah Covid-19 saat ini.
“Semoga Allah mengeluarkan kita dari musibah serta melindungi umat Islam dan bangsa Indonesia dari segala bahaya ini dengan limpahan rahmat dan karunia-Nya,” tutup Haedar.
Zakat Fitrah
Haedar juga mengimbau agar kaum muslim yang berkemampuan hendaknya menunaikan zakat fitrah sebelum masuk 1 Syawwal selain Zakat, Infaq, dan sedekah. Perbanyak takbir, tahmid, tasbih, dan berzikir kepada Allah. Seraya memupuk kasih sayang, kelekatan, dan kegembiraan dalam merayakan idul fitri di keluarga.
“Melalui media teknologi informasi, telepon, dan media sosial dapat dikembangkan silaturahmi dengan saudara dan handai tolan sehingga terjalin erat persaudaraan, kebersamaan, dan keakraban antarsesama. Kembangkan saling memaafkan dan semangat untuk peningkatan amal shaleh demi kemajuan hidup muslim dalam menebar misi rahmatan lil-'alamin,” jelasnya.
Hendaknya sesama setiap muslim maupun warga masyarakat saling memupuk persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi dalam melaksanakan agama dan hidup berbangsa. Seraya menjauhi silang sengketa, saling menyalahkan, dan pertentangan lebih-lebih ketika kita tengah menghadapi musibah Covid-19 saat ini.
“Semoga Allah mengeluarkan kita dari musibah serta melindungi umat Islam dan bangsa Indonesia dari segala bahaya ini dengan limpahan rahmat dan karunia-Nya,” tutup Haedar.
(mhy)
Lihat Juga :