Memperlakukan Istri dengan Cara yang Ma'ruf

Selasa, 18 Mei 2021 - 11:45 WIB
loading...
Memperlakukan Istri...
Perempuan itu digambarkan Rasulullah seperti kaca yang mudah retak. Jangan sampai para suami meretakkannya apalagi memecahkannya dengan bersikap buruk dan menyakitinya hingga membuatnya menangis. Foto ilustrasi/ist
A A A
Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan kepada para suami agar selalu berbuat baik kepada istri-istri mereka dan menghindari sikap menyakiti mereka. Apalagi, sampai membuat istrinya menangis. Beliau bersabda:

“Orang yang imannya paling sempurna di antara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya.” (HR. At Tirmidzi dan Ibnu Majjah).

Baca juga: Membangun Taman Surga di Rumah

Dalam kehidupan rumah tangga , suami dan istri memiliki hak dan kewajiban yang seimbang. Ketika suami menuntut kewajiban, istri harus taat dan menaatinya maka berikan pula hak-haknya dengan seimbang. Dalam Al-Qur'an Allah Subhanahu wa ta'ala juga menegaskan :

“........Dan para istri mempunyai hak yang seimbang dengan kewajiban mereka menurut cara yang ma’ruf.” (QS. Al-Baqarah : 228).

Ath-Thabari dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini mengandung makna kewajiban bagi suami tidaklah sekedar memberi nafkah saja, melainkan juga berkewajiban untuk membaguskan sikap terhadap istri serta tidak menyakitinya. Hal ini dilakukan karena istri telah menaati Allah dan menaati suami mereka dengan baik.

Baca juga: Inilah Hikmah dan Manfaat Puasa Sunnah Syawal

Dalam sebuah riwayat yang disampaikan Abu Dawud dikisahkan, suatu ketika Mu’awiyah bin Haidah pernah bertanya kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, apa saja hak istri terhadap suaminya?” maka nabiyullah pun menjawab, “Engkau beri makan istrimu apabila engkau makan, dan engkau beri pakaian bila engkau berpakaian. Janganlah engkau memukul wajahnya, jangan menjelekkannya, dan jangan mendiamkannya kecuali di dalam rumah.” (HR. Abu Dawud).

Dari dua dalil tersebut, dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, jelaslah bahwa kedudukan istri sangat dimuliakan dalam Islam. Mereka para istri tidaklah hanya dibebankan kewajiban, melainkan harus mendapat hak yang baik.

Baca juga: Kecam Serangan Israel, Tagar #worldstandwithpalestine Menggema di Twitter

Hak pun bukan sekedar nafkah melainkan mendapat pergaulan yang baik dari suami. Membuat istri menangis sama artinya menyakitinya. Sementara menyakiti istri berarti melanggar haknya yang harus dipenuhi sebagaimana dua dalil di atas.

Berperilaku Baik pada Istri

Dari dalil-dalil di atas digambarkan betapa pentingnya berperilaku baik terhadap istri. Tentu suami yang gemar menyakiti istri dan membuat pasangannya menangis tidaklah termasuk dalam golongan yang disebutkan Rasulullah tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengenal Khulu, Hak...
Mengenal Khulu, Hak Istri Meminta Cerai kepada Suaminya
Peran Istri dan Pekerjaan...
Peran Istri dan Pekerjaan Domestik Rumah Tangga dalam Pandangan Islam
7 Hal Ringan agar Rumah...
7 Hal Ringan agar Rumah Tangga Harmonis Sesuai Sunnah Rasulullah SAW
8 Kesalahan Suami yang...
8 Kesalahan Suami yang Tidak Bisa Dimaafkan dalam Islam, Apa Saja?
Inilah Cara Suami Menasihati...
Inilah Cara Suami Menasihati Istri sesuai Tuntunan Syariat
Rumah Tangga dalam Islam...
Rumah Tangga dalam Islam : Hak Suami Harus Dipenuhi, Hak Istri Wajib Ditunaikan
Rekomendasi
Ini Penyebab Lautan...
Ini Penyebab Lautan Pertama di Bumi Tidak Berwarna Biru
Kuda Laut Jatuh dari...
Kuda Laut Jatuh dari Langit Hebohkan Dunia Maya
Bumi Berdenyut 26 Detik...
Bumi Berdenyut 26 Detik Sekali, Kondisi Genting atau Fenomena Biasa?
Artikel Terkini
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Islam Menganjurkan Pernikahan...
Islam Menganjurkan Pernikahan Diumumkan ke Publik, Begini Alasannya!
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved