Benarkah Puasa Syawal 6 Hari Sama Dengan Puasa Setahun?
Kamis, 20 Mei 2021 - 16:08 WIB
loading...
Setelah melaksanakan puasa Ramadhan selama sebulan penuh, kaum muslim juga dianjurkan mengamalkan puasa sunnah di bulan Syawal, yakni selama 6 hari berpuasa yang ganjaran pahalanya dinilai sama dengan puasa selama setahun. Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Amalan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal , seringkali disebut seperti puasa setahun penuh. Benarkah demikian? Apa saja keistimewaan puasa sunnah ini?
Baca juga: Menjaga Nikmat Hidayah
Dalam kitab Syarah Shahih Muslim,Imam An-Nawawi menerangkan tentang maksud “seperti puasa satu tahun penuh” ini. Menurutnya, ulama menjelaskan bahwa satu kebaikan itu diganjar dengan 10 kebaikan. Jika seseorang melakukan puasa Ramadhan satu bulan penuh, yakni 30 hari, maka ia sama dengan telah berpuasa 10 bulan.
Sedangkan, puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan puasa selama dua bulan. Oleh sebab itu, maka jika seseorang berpuasa selama Ramadhan satu bulan penuh ditambah dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa selama setahun. (30+6=36, 36×10=360 dan 360 adalah jumlah hari selama satu tahun).
Baca juga: Penguatan Iman untuk Meningkatkan Imun
Hal ini sebagaimana disabdakan Nabi Shallallahu alahi wa sallam:
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ * مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالَ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ. رواه مسلم.
Dari Abu Ayyun Al-Anshari radhiyallahu'anhu, ia menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Siapa berpuasa Ramadhan, kemudian ia mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa satu tahun penuh.” (HR. Muslim)
Baca juga: Pentingnya Muslimah Selalu Meng-Up Grade Ilmu
Sedangkan bagi kaum perempuan, yang masih memiliki qadha’ puasa Ramadhan, maka sebaiknya dibayar dulu puasa qadha’nya kemudian dilanjutkan dengan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal. Hal ini disebabkan karena orang yang memiliki qadha’ atau hutang puasa Ramadhan, maka sama saja ia belum lengkap melakukan 30 hari puasa.
Baca juga: Menjaga Nikmat Hidayah
Dalam kitab Syarah Shahih Muslim,Imam An-Nawawi menerangkan tentang maksud “seperti puasa satu tahun penuh” ini. Menurutnya, ulama menjelaskan bahwa satu kebaikan itu diganjar dengan 10 kebaikan. Jika seseorang melakukan puasa Ramadhan satu bulan penuh, yakni 30 hari, maka ia sama dengan telah berpuasa 10 bulan.
Sedangkan, puasa enam hari di bulan Syawal sama dengan puasa selama dua bulan. Oleh sebab itu, maka jika seseorang berpuasa selama Ramadhan satu bulan penuh ditambah dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa selama setahun. (30+6=36, 36×10=360 dan 360 adalah jumlah hari selama satu tahun).
Baca juga: Penguatan Iman untuk Meningkatkan Imun
Hal ini sebagaimana disabdakan Nabi Shallallahu alahi wa sallam:
عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ * مَنْ صَامَ رَمَضَانَ، ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالَ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ. رواه مسلم.
Dari Abu Ayyun Al-Anshari radhiyallahu'anhu, ia menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Siapa berpuasa Ramadhan, kemudian ia mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa satu tahun penuh.” (HR. Muslim)
Baca juga: Pentingnya Muslimah Selalu Meng-Up Grade Ilmu
Sedangkan bagi kaum perempuan, yang masih memiliki qadha’ puasa Ramadhan, maka sebaiknya dibayar dulu puasa qadha’nya kemudian dilanjutkan dengan puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal. Hal ini disebabkan karena orang yang memiliki qadha’ atau hutang puasa Ramadhan, maka sama saja ia belum lengkap melakukan 30 hari puasa.
Lihat Juga :