Mungkinkah Indonesia Bernasib seperti Palestina? Ini Jawaban Hajriyanto

Senin, 31 Mei 2021 - 10:17 WIB
loading...
Mungkinkah Indonesia...
Hagia Sophia dulunya gereja/Foto Anadolu Agency
A A A
Secara historis, sesungguhnya Israel tidak punya wilayah. Tapi kemudian, mereka—masyarakat urban—yang datang ke sana pada akhirnya mencaplok hampir seluruh wilayah Palestina .

Baca juga: Pendeta Gilbert Lumoindong Kirim Pesan Menyentuh Tentang Palestina, Anies Doakan Terwujud Kemerdekaan Hakiki

Apakah tidak menutup kemungkinan dengan masuknya Cina yang begitu luar biasa, akan terjadi hal yang sama sekian puluh tahun ke depan? Bagian-bagian Indonesia akan menjadi bagian Cina?”

Ini adalah pertanyaan yang mencuat dalam Pengajian dan Syawalan Konsolidasi secara online Organisasi Pimpinan Muhammadiyah/Aisyiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (27/5/21) lalu.

Mantan Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014 yang kader Muhammadiyah, Hajriyanto Y Thohari, menyatakan mengenai kemungkinan seperti itu bisa saja terjadi. Sejarah umat manusia di dunia ini menunjukkan hal itu. "Bisa saja terjadi. Kita tahu, hampir 800 tahun orang-orang Arab Islam berkuasa di Spanyol, Andalusia,” ucapnya.

Kalau diperhatikan, Islam mulai menjadi mayoritas di Indonesia pasca-Majapahit. Yaitu baru sekitar 500 tahun, karena Majapahit runtuh pada tahun 1480. Sirna ilang kertaning bumi (lenyapnya kemakmuran dunia) menunjukkan waktu runtuhnya Majapahit pada Tahun Saka 1400.

“Sirna ‘kosong’, ilang ‘kosong’, kertaning ‘empat’, bumi ‘satu’; kalau dibalik jadi 1400,” ungkapnya.

Baca juga: Bahayanya Facebook Ketika Mereka Menyensor Konflik Palestina-Israel

Melihat Islam ‘baru’ menjadi mayoritas di Indonesia selama 500 tahun, sedangkan kekuasaan Islam di Andalusia yang mencapai hampir 800 tahun saja bisa runtuh, maka menurut Hajri ada kemungkinan itu terjadi.

“Bukan hanya etnis, bangsanya hilang berganti dengan bangsa yang lain. Apalagi cuma agamanya, bisa berganti seperti di Spanyol, Cyprus,” tuturnya.

Perjalanan Sejarah Bisa Berganti
Dia menegaskan, sejarah umat manusia bisa berganti. Sekarang agama Kristen mendominasi Eropa. Di sisi lain, muncul fenomena kosongnya gereja-gereja. Banyak gereja yang dijual kemudian dijadikan masjid. Survei New Institute menunjukkan, tahun 2070 nanti jumlah umat Islam menjadi mayoritas di sana.

Fenomena sebaliknya terjadi. Berbeda dengan dunia Arab, gereja bangkit. Banyak tulisan jurnal mengupas kebangkitan Arab Kristen. Gereja-gereja penuh, ibadah-ibadah banyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Ternyata Tanah Palestina...
Ternyata Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil, Begini Penjelasan Surat Al-Maidah Ayat 26
Dompet Dhuafa Salurkan...
Dompet Dhuafa Salurkan 3.840 Paket Pangan untuk Warga Palestina
Tadabur Surat Al Maidah...
Tadabur Surat Al Maidah Ayat 21 : Perintah untuk Membela Palestina
Al-Quran Menegaskan...
Al-Quran Menegaskan Tanah Palestina Diharamkan untuk Bani Israil
Palestina Menang, Akankah...
Palestina Menang, Akankah Kiamat Segera Terjadi?
Palestina dalam Kisah-kisah...
Palestina dalam Kisah-kisah Hadis Rasulullah SAW
Rekomendasi
Arus Atlantik Melemah,...
Arus Atlantik Melemah, Ilmuwan Ungkap Kondisi Berbahaya di Laut
Benua Mikro Baru Ditemukan...
Benua Mikro Baru Ditemukan Antara Greenland dan Kanada
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Ukraina Inginkan Sistem...
Ukraina Inginkan Sistem Rudal Canggih seperti punya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved