Telaga Rasulullah di Padang Mahsyar, Ada Lho, Umat Nabi Tak Bisa Minum

loading...
Telaga Rasulullah di Padang Mahsyar, Ada Lho, Umat Nabi Tak Bisa Minum
Ilustrasi/Ist
Al-haudl bermakna telaga atau danau. Di saat terik matahari yang sangat panas di Padang Mahsyar , sehingga manusia berkeringat dengan derasnya, betapa hausnya manusia. Semua akan merasa keringnya kerongkongannya saking panasnya pada saat itu.

Baca juga: 5 Manfaat Sedekah, Salah Satunya Dinaungi di Padang Mahsyar

Harapannya adalah ia dapat minum walaupun hanya seteguk. Ketika di dunia ini saat kita kehausan maka segera kita akan dapat memilih minuman yang segar dan dingin dengan aneka rasa aroma. Tetapi di saat itu tiada lagi minuman-minuman yang akan didapatkannya.

Allah SWT membentangkan telaga untuk para rasul yang diperuntukkan bagi umatnya masing-masing.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh bagi setiap nabi itu ada telaga, dan semua berlomba untuk siapa yang lebih banyak minum dari telaga tersebut. Maka aku berharap akulah yang paling banyak dari umatku yang dapat meminumnya.”

Seperti apa telaga Nabi Muhammad SAW? Hal ini dijelaskan dalam hadis berikut:

قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ :قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : “حَوْضِي مَسِيرَةُ شَهْرٍ , وَزَوَايَاهُ سَوَاءٌ , وَمَاؤُهُ أَبْيَضُ مِنَ الْوَرِقِ , وَرِيحُهُ أَطْيَبُ مِنَ الْمِسْكِ , كِيزَانُهُ كَنُجُومِ السَّمَاءِ , فَمَنْ شَرِبَ مِنْهُ لا يَظْمَأُ بَعْدَهُ أَبَدًا” .

Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash berkata: Rasulullah bersabda: Telagaku seluas perjalanan sebulan, sudut-sudutnya sama, airnya lebih putih dari kertas putih, dan baunya lebih harum dari minyak misk, ceret-ceretnya seperti bintang-bintang di langit, barang siapan yang meminumnya maka ia tidak akan haus selamanya. (HR Bukhari dan Muslim)

Baca juga: 4 Pertanyaan di Padang Mahsyar, Mari Siapkan Bekal

Telaga Rasulullah adalah seluas perjalanan satu bulan, luas sekali. Dalam hadits lain ada beberapa keterangan yaitu di antaranya seperti antara Ailah (Syam) sampai ‘Adn, antara Madinah dan Shana’a, antara Kakbah dan Baitul Maqdis dan lainnya.
halaman ke-1
cover top ayah
وَهُوَ الَّذِىۡ مَرَجَ الۡبَحۡرَيۡنِ هٰذَا عَذۡبٌ فُرَاتٌ وَّهٰذَا مِلۡحٌ‌ اُجَاجٌ ۚ وَجَعَلَ بَيۡنَهُمَا بَرۡزَخًا وَّحِجۡرًا مَّحۡجُوۡرًا
Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus.

(QS. Al-Furqan:53)
cover bottom ayah
preload video