4 Pertanyaan di Padang Mahsyar, Mari Siapkan Bekal

loading...
4 Pertanyaan di Padang Mahsyar, Mari Siapkan Bekal
Kaum muslimin harus menjadikan dunia sebagai ladang beramal karena kehidupan dunia kelak akan dipertanggungjawabkan di Akhirat. Foto ilustrasi/Ist.
Beriman kepada hari akhir atau hari Kiamat merupakan salah satu rukum iman yang wajib diimani. Sejak 14 abad lalu, Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah mengingatkan kita tentang kebenaran Hari Akhir.

Beliau juga berpesan agar tidak menjadikan dunia kecuali untuk beribadah menyiapkan bekal (ladang beramal) untuk kehidupan akhirat. Nabi mengatakan keadaan dunia ibarat seorang musafir yang berteduh di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkan pohon tersebut.

(Baca Juga: 3 Golongan Manusia pada Hari Kiamat)

Dalam Al-Qur'an, Allah Ta'ala juga berpesan kepada manusia lewat firman-Nya:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَلَلدَّارُالْآَخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (QS Al-An'am Ayat 32)

Itulah hakikat dunia, meski dianggap berharga bagi sebagian orang namun di sisi Allah tidak ada artinya dibanding Akhirat. Pada hari itu baik harta, anak, jabatan, kedudukan yang dibanggakan tidak bermanfaat lagi.

Karena itu, kaum muslimin harus menjadikan dunia sebagai ladang beramal karena kehidupan di dunia kelak akan dipertanggungjawabkan di hari Akhir. Dalam satu hadis, ada 4 pertanyaan di Padang Mahsyar yang akan dijawab oleh manusia.

Berikut Hadisnya:

ﻋﻦ ﻣﻌﺎﺫ ﺑﻦ ﺟﺒﻞ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ ﻗﺎﻝ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻟﻦ ﺗﺰﻭﻝ ﻗﺪﻣﺎ ﻋﺒﺪ ﻳﻮﻡ اﻟﻘﻴﺎﻣﺔ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺄﻝ ﻋﻦ ﺃﺭﺑﻊ ﺧﺼﺎﻝ ﻋﻦ ﻋﻤﺮﻩ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﻓﻨﺎﻩ ﻭﻋﻦ ﺷﺒﺎﺑﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺃﺑﻼﻩ ﻭﻋﻦ ﻣﺎﻟﻪ ﻣﻦ ﺃﻳﻦ اﻛﺘﺴﺒﻪ ﻭﻓﻴﻤﺎ ﺃﻧﻔﻘﻪ ﻭﻋﻦ ﻋﻠﻤﻪ ﻣﺎﺫا ﻋﻤﻞ ﻓﻴﻪ ﺭﻭاﻩ اﻟﺒﺰاﺭ ﻭاﻟﻄﺒﺮاﻧﻲ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﺻﺤﻴﺢ ﻭاﻟﻠﻔﻆ ﻟﻪ

Dari Muadz bin Jabal radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Pada hari kiamat kedua kaki manusia akan berhenti untuk dimintai pertanggungjawaban tentang empat hal. Pertama, tentang umurnya dihabiskan untuk tujuan apa. Kedua, tentang waktu muda dihabiskan untuk apa. Ketiga, tentang harta, dari mana sumber penghasilannya dan dihabiskan untuk tujuan apa. Keempat, tentang ilmu yang ia miliki, diamalkan atau tidak." (HR Imam Bazzar dan Imam at-Thabrani dengan sanad yang sahih)

Dalam riwayat lain dari Abu Barzah Al-Aslami berkata, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ أربع : عن عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ

"Dua kaki seorang hamba tidak akan bergerak (pada hari kiamat) sehingga dia ditanya tentang umurnya, kemana dihabiskan, tentang ilmunya apakah yang telah dilakukan dengan ilmunya, tentang hartanya dari mana diperolehi dan kemana dibelanjakan dan tentang tubuh badannya untuk apa digunakannya." (HR at-Tirmizi)

Rasulullah juga bersabda:"Sesungguhnya kalian akan dikumpulkan (ke Padang Mahsyar) dalam keadaan berjalan, dan (ada juga yang) berkendaraan, serta (ada juga yang) diseret di atas wajah-wajah kalian." (HR at-Tirmidzi)

1. Umur
Dalam Al-Qur'an, Allah telah bersumpah dengan waktu "Wal-Ashr" (demi masa). Betapa berharganya waktu hingga Allah bersumpah dengannya. Mari muhasabah, nikmat yang diberikan Allah setiap hari ada 24 jam. Apakah kita sudah gunakan waktu itu untuk beribadah atau justru berlalu sia-sia? Dalam satu hadisnya, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Umur umatku antara 60 hingga 70 tahun, dan hanya sedikit orang yang bisa melampui umur tersebut" (HR Ibnu Majah)

2. Waktu Muda
Diriwayatkan Imam Al-Bukhari, Rasulullah pernah bersabda, "Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang". Nikmat sehat di kala muda sering melalaikan seseorang dari ibadah. Tak sedikit manusia yang mengisi waktu mudanya (waktu sehatnya) ke lembah maksiat. Bahkan ada yang sudah berusia lebih 40 tahun tidak kunjung bertobat. Na'udzubillahi min dzalik. Ketahuilah, nikmat sehat di waktu muda ini akan ditanyakan oleh Zat Pemberi nikmat. Karena itu, manfaatkanlah nikmat muda ini sebelum datang sakit dan masa tua.

3. Harta
Diriwayatkan Imam at-Tirmidzi, Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda, "Bagi tiap-tiap umat itu fitnah dan sesungguhnya fitnah umatku adalah harta". Harta sering menipu manusia. Banyak yang menganggap hartanya berharga dan kekal, padahal harta tidak dibawa mati. Sejatinya, harta yang dimiliki manusia adalah pemberian Allah dan mereka yang memanfaatkannya di jalan Allah tentu akan selamat. Namun, mereka yang membelanjakan hartanya di jalan bathil dan mendapatkannya dengan cara yang tidak halal akan ditanya oleh Allah pada hari Kiamat.

4. Ilmu
Allah Ta'ala berfirman dalam Surah Az-Zumar ayat 9: "Apakah sama orang yang berilmu dengan orang yang tidak berilmu?" Tentang ilmu yang ia miliki, Allah kelak akan bertanya apa yang dilakukannya dengan ilmunya. Beruntunglah seseorang yang dikaruniai ilmu oleh Allah. Namun, jika tidak diamalkan dan tidak diajarkan kepada orang lain kelak akan ditanya oleh Allah Ta'ala. Ilmu yang dipelajari oleh umat Islam hendaklah diamalkan dan digunakan untuk kemaslahatan umat.

Demikian Hadis 4 pertanyaan di Padang Mahsyar yang kelak akan dipertanggungjawabkan setiap manusia. Mudah-mudahan Allah memberi taufik-Nya dan menyelamatkan kita pada hari yang sulit itu. Aamiin.

(Baca Juga: Pertanyaan Pertama kepada Suami dan Istri di Hari Kiamat)

Wallahu A'lam
(rhs)
cover top ayah
وَلَـقَدۡ زَيَّـنَّا السَّمَآءَ الدُّنۡيَا بِمَصَابِيۡحَ وَجَعَلۡنٰهَا رُجُوۡمًا لِّلشَّيٰطِيۡنِ‌ وَاَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابَ السَّعِيۡرِ
Dan sungguh, telah Kami hiasi langit yang dekat, dengan bintang-bintang dan Kami jadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka azab neraka yang menyala-nyala.

(QS. Al-Mulk:5)
cover bottom ayah
preload video