Tanda-tanda Kematian akan Menjemput
Minggu, 11 Juli 2021 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
“Umur manusia ada empat tingkatan: masa anak-anak, masa muda, paruh baya, dan tua. Dan masa tua adalah masa akhir dalam kehidupan, yang berkisar antara 60 sampai 70 tahun. Pada masa itu mulai tampak melemahnya badan dan degenarasi. Oleh karenanya sudah sepantasnya untuk fokus secara total untuk kehidupan akhirat.” (Tuhfatl Ahwadzy : 6/513).
Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Harus Batasi Perjalanan KRL
2. Kondisi sakit
Di antara tanda kematian yang lainnya adalah sakit yang parah dan kecil kemungkinan untuk sembuh. Walaupun penyakit yang parah tidak menjadi patokan kematian seseorang, namun ini bisa menjadi peringatan bagi dirinya, karena bisa jadi penyakit tersebut adalah penyebab kematiannya.
Syaikh bin Baz berkata:
الإنسان لا يعلم الغيب ولا يشعر بالأجل، لكن قد يعرف الأمارات إذا رأى المرض الشديد أو الجرح الشديد قد يحس بأن هذا في الغالب سوف يقضي عليه، وسوف يحصل بعده الموت، وإلا فالعلم عند الله
“Manusia tidak mengetahui perkara ghaib, dan tidak bisa merasakan kapan pastinya ajal akan datang. Tapi, bisa jadi dia mengetahui tanda-tanda kematian. Seperti : jika dia mengalami sakit atau luka yang parah. Dia merasa kemungkinan besar penyakit ini bisa membunuhnya, dan menyebabkan kematiannya. Namun, tetap ilmu kepastiannya hanya Allah yang mengetahuinya.”
Baca juga: Paspampres Praka Izroi: Tidak Ada Prajurit Jago, yang Ada Prajurit Terlatih
Kesimpulannya adalah setiap kita tidak ada yang mengetahui dengan pasti kapan dan dimana malaikat maut akan menemuinya, semuanya berada ditangan Allah Ta'ala. Memang ada sebab-sebab yang menjadi tanda akan dekatnya kematian seperti umur yang sudah tua ataupun sakit yang parah. Namun itu bukanlah kepastian dia akan segera mati, karena banyak anak muda dan orang yang fisiknya sehat lebih dahulu menemui ajalnya.
Yang terpenting adalah mempersiapkan apa yang akan kita bawa ketika kematian itu datang, apa yang sudah kita persiapkan untuk menemui Allah ta'ala. Sebagaimana dahulu ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kapan terjadinya kiamat, maka Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pun menjawab dengan pertanyaan:
وماذا أعْدَدْتَ لَها
“Apa yang telah anda persiapkan jika kiamat terjadi?” (HR. Bukhari : 3688).
Wallahu A’lam
Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Pemerintah Harus Batasi Perjalanan KRL
2. Kondisi sakit
Di antara tanda kematian yang lainnya adalah sakit yang parah dan kecil kemungkinan untuk sembuh. Walaupun penyakit yang parah tidak menjadi patokan kematian seseorang, namun ini bisa menjadi peringatan bagi dirinya, karena bisa jadi penyakit tersebut adalah penyebab kematiannya.
Syaikh bin Baz berkata:
الإنسان لا يعلم الغيب ولا يشعر بالأجل، لكن قد يعرف الأمارات إذا رأى المرض الشديد أو الجرح الشديد قد يحس بأن هذا في الغالب سوف يقضي عليه، وسوف يحصل بعده الموت، وإلا فالعلم عند الله
“Manusia tidak mengetahui perkara ghaib, dan tidak bisa merasakan kapan pastinya ajal akan datang. Tapi, bisa jadi dia mengetahui tanda-tanda kematian. Seperti : jika dia mengalami sakit atau luka yang parah. Dia merasa kemungkinan besar penyakit ini bisa membunuhnya, dan menyebabkan kematiannya. Namun, tetap ilmu kepastiannya hanya Allah yang mengetahuinya.”
Baca juga: Paspampres Praka Izroi: Tidak Ada Prajurit Jago, yang Ada Prajurit Terlatih
Kesimpulannya adalah setiap kita tidak ada yang mengetahui dengan pasti kapan dan dimana malaikat maut akan menemuinya, semuanya berada ditangan Allah Ta'ala. Memang ada sebab-sebab yang menjadi tanda akan dekatnya kematian seperti umur yang sudah tua ataupun sakit yang parah. Namun itu bukanlah kepastian dia akan segera mati, karena banyak anak muda dan orang yang fisiknya sehat lebih dahulu menemui ajalnya.
Yang terpenting adalah mempersiapkan apa yang akan kita bawa ketika kematian itu datang, apa yang sudah kita persiapkan untuk menemui Allah ta'ala. Sebagaimana dahulu ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah SAW tentang kapan terjadinya kiamat, maka Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pun menjawab dengan pertanyaan:
وماذا أعْدَدْتَ لَها
“Apa yang telah anda persiapkan jika kiamat terjadi?” (HR. Bukhari : 3688).
Wallahu A’lam
(wid)
Lihat Juga :