Inilah Vaksin Terbaik yang Dapat Meningkatkan Imunitas
Jum'at, 16 Juli 2021 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Allah juga menegaskan di ayat lain:
قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ
"...Katakanlah: "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar (obat) bagi orang-orang beriman. (Surah Fushshilat: 44)
Selain menjadi obat penyembuh bagi penyakit hati dan jiwa, Al-Qur'an juga menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Asy-Syinqithi dalam Kitabnya Tafsir Adhwa' al-Bayan menerangkan bahwa Al-Qur'an ialah obat penyembuh yang mencakup obat bagi penyakit hati dan jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya.
Bisa juga menjadi obat jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Seperti yang dilakukan sahabat Nabi yang membacakan Surah Al-Fatihah kepada seorang pemimpin kampung yang sakit karena tersengat binatang.
Dahsyatnya Gelombang Suara Al-Qur'an
Di tengah ancaman Covid-19 yang mewabah dan membuat stres dan merasa was-was, maka seringlah membaca Al-Qur'an dengan mengeluarkan suara. Ia akan menjadi penawar dari segala penyakit dan was-was. Dengan berkat mukjizatnya, Al-Qur'an akan meningkatkan imunitas bagi mereka yang membacanya.
Membaca Al-Qur'an dengan bersuara memberikan efek positif karena gelombang suara dari tilawah Qur'an berada pada resonansi yang sama. Sehingga mampu meningkatkan potensi seluruh sistem sel-sel tubuh.
Menurut Dr Andri Abdurochman, Dosen FMIPA Unpad, suara bukan sekadar bunyi yang keluar dari suatu instrumen. Suara tilawah Al-Qur'an memiliki efek relaksasi terbaik menurunkan stres. Dalam ilmu Fisika, suara merupakan gelombang mekanik yang merambat melalui udara.
Dalam penelitiannya tahun 2007 lalu, Dr Andri membandingkan suara bacaan (murattal) Al-Qur'an terhadap musik klasik dan musik terapi relaksasi untuk digunakan sebagai terapi menurunkan stres.
"Penelitian menunjukkan, suara bacaan Al-Qur'an memiliki tingkat relaksasi paling baik dibanding musik klasik atau musik relaksasi lainnya," ungkapnya dikutip dari laman unpad.ac.id.
قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ
"...Katakanlah: "Al-Qur'an itu adalah petunjuk dan penawar (obat) bagi orang-orang beriman. (Surah Fushshilat: 44)
Selain menjadi obat penyembuh bagi penyakit hati dan jiwa, Al-Qur'an juga menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Asy-Syinqithi dalam Kitabnya Tafsir Adhwa' al-Bayan menerangkan bahwa Al-Qur'an ialah obat penyembuh yang mencakup obat bagi penyakit hati dan jiwa, seperti keraguan, kemunafikan, dan perkara lainnya.
Bisa juga menjadi obat jasmani jika dilakukan ruqyah kepada orang yang sakit. Seperti yang dilakukan sahabat Nabi yang membacakan Surah Al-Fatihah kepada seorang pemimpin kampung yang sakit karena tersengat binatang.
Dahsyatnya Gelombang Suara Al-Qur'an
Di tengah ancaman Covid-19 yang mewabah dan membuat stres dan merasa was-was, maka seringlah membaca Al-Qur'an dengan mengeluarkan suara. Ia akan menjadi penawar dari segala penyakit dan was-was. Dengan berkat mukjizatnya, Al-Qur'an akan meningkatkan imunitas bagi mereka yang membacanya.
Membaca Al-Qur'an dengan bersuara memberikan efek positif karena gelombang suara dari tilawah Qur'an berada pada resonansi yang sama. Sehingga mampu meningkatkan potensi seluruh sistem sel-sel tubuh.
Menurut Dr Andri Abdurochman, Dosen FMIPA Unpad, suara bukan sekadar bunyi yang keluar dari suatu instrumen. Suara tilawah Al-Qur'an memiliki efek relaksasi terbaik menurunkan stres. Dalam ilmu Fisika, suara merupakan gelombang mekanik yang merambat melalui udara.
Dalam penelitiannya tahun 2007 lalu, Dr Andri membandingkan suara bacaan (murattal) Al-Qur'an terhadap musik klasik dan musik terapi relaksasi untuk digunakan sebagai terapi menurunkan stres.
"Penelitian menunjukkan, suara bacaan Al-Qur'an memiliki tingkat relaksasi paling baik dibanding musik klasik atau musik relaksasi lainnya," ungkapnya dikutip dari laman unpad.ac.id.
Lihat Juga :