Keamanan di Mekah Diperketat Selama Musim Haji, Pelanggar akan Dihukum
Sabtu, 17 Juli 2021 - 04:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun dia menunjukkan perencanaan pasukan untuk haji tidak hanya fokus pada keamanan, kesehatan dan langkah-langkah organisasi, tetapi juga pada pemberian bantuan saat dibutuhkan.
“Keselamatan jamaah haji adalah prioritas utama tetapi layanan kami juga termasuk mengarahkan jamaah yang tersesat ke tujuan mereka, dan mengamankan barang-barang yang mungkin hilang saat menjalankan ritual mereka,” papar Al-Tuwayan.
Asisten Komandan Pasukan Keamanan Haji untuk keamanan Masjidil Haram dan sekitarnya, Mayor Jenderal Mohammed Al-Bassami menegaskan Masjidil Haram sekarang siap menyambut jamaah.
“Dengan koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah, jamaah haji bisa sampai ke Masjidil Haram mulai pukul 06.00 WIB pada tanggal 7 Dzulhijjah (17 Juli),” ujarnya.
“Dengan langkah-langkah pencegahan kesehatan yang disepakati dengan otoritas terkait, Mataf dapat menampung 4.000 hingga 6.000 peziarah per jam,” papar dia.
Dia menambahkan pasukannya akan memfasilitasi dan mengatur jamaah masuk ke Masjidil Haram.
Pasukan keamanan bekerja sama dengan otoritas kesehatan melindungi peziarah dan mencegah penyebaran virus corona selama haji.
Al-Bassami mengatakan kepada Arab News bahwa dia sangat bangga dengan langkah-langkah yang diambil Arab Saudi untuk mencapai hal ini.
“Kami memiliki tingkat koordinasi yang sangat tinggi dengan Kementerian Kesehatan, yang selalu hadir bersama kami dalam semua langkah dan prosedur kami,” tutur dia.
Dia menambahkan, “Faktanya, seluruh rencana haji dibangun atas dasar keamanan, kesehatan, dan organisasi. Tidak ada keraguan bahwa Kementerian Kesehatan adalah mitra penting dalam rencana keseluruhan.”
“Keselamatan jamaah haji adalah prioritas utama tetapi layanan kami juga termasuk mengarahkan jamaah yang tersesat ke tujuan mereka, dan mengamankan barang-barang yang mungkin hilang saat menjalankan ritual mereka,” papar Al-Tuwayan.
Asisten Komandan Pasukan Keamanan Haji untuk keamanan Masjidil Haram dan sekitarnya, Mayor Jenderal Mohammed Al-Bassami menegaskan Masjidil Haram sekarang siap menyambut jamaah.
“Dengan koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah, jamaah haji bisa sampai ke Masjidil Haram mulai pukul 06.00 WIB pada tanggal 7 Dzulhijjah (17 Juli),” ujarnya.
“Dengan langkah-langkah pencegahan kesehatan yang disepakati dengan otoritas terkait, Mataf dapat menampung 4.000 hingga 6.000 peziarah per jam,” papar dia.
Dia menambahkan pasukannya akan memfasilitasi dan mengatur jamaah masuk ke Masjidil Haram.
Pasukan keamanan bekerja sama dengan otoritas kesehatan melindungi peziarah dan mencegah penyebaran virus corona selama haji.
Al-Bassami mengatakan kepada Arab News bahwa dia sangat bangga dengan langkah-langkah yang diambil Arab Saudi untuk mencapai hal ini.
“Kami memiliki tingkat koordinasi yang sangat tinggi dengan Kementerian Kesehatan, yang selalu hadir bersama kami dalam semua langkah dan prosedur kami,” tutur dia.
Dia menambahkan, “Faktanya, seluruh rencana haji dibangun atas dasar keamanan, kesehatan, dan organisasi. Tidak ada keraguan bahwa Kementerian Kesehatan adalah mitra penting dalam rencana keseluruhan.”
Lihat Juga :