Keamanan di Mekah Diperketat Selama Musim Haji, Pelanggar akan Dihukum

loading...
Keamanan di Mekah Diperketat Selama Musim Haji, Pelanggar akan Dihukum
Para pemimpin Pasukan Keamanan Haji menggelar konferensi pers. Foto/spa
JEDDAH - Penjagaan keamanan yang ketat diterapkan di sekitar Mekah dan tempat-tempat suci lainnya untuk mencegah orang-orang yang tidak berizin memasuki kota itu selama haji .

Para komandan operasi pengamanan menekankan jamaah tidak akan diizinkan melakukan perjalanan dengan berjalan kaki dari Masjidil Haram ke Arafah, atau antara Arafat, Muzdalifah dan Mina.

Selama pengarahan di Pusat Operasi Keamanan Terpadu (911) di Mekah, Komandan Pasukan Keamanan Haji Mayor Jenderal Zayed bin Abdulrahman Al-Tuwayan, mengatakan jamaah hanya dapat berpindah antar lokasi dengan bus yang disediakan untuk tujuan tersebut.

Baca juga: Khotbah Arafah Disiarkan dan Diterjemahkan dalam 10 Bahasa, Termasuk Indonesia

“Bus-bus ini ada empat warna. Setiap warna mengacu pada area tertentu di dalam tempat suci. Jamaah haji diharapkan mematuhi instruksi dalam hal ini, karena mereka tidak akan diizinkan untuk berjalan kaki,” papar dia.

Baca juga: Masjidil Haram Mekah Siap Terima Jamaah Haji, Setop Keluarkan Izin Sholat

“Semua pintu masuk ke Mekah dipantau tidak hanya oleh petugas keamanan, tetapi juga oleh kamera pencitraan termal untuk mencegah orang tanpa izin haji mengakses tempat-tempat suci,” tutur Al-Tuwayan.

Baca juga: Jemaah Haji dari Seluruh Arab Saudi Menuju Jeddah

“Pegunungan di sekitar Mekah dan semua lembahnya, di mana orang-orang yang tidak memiliki izin haji mungkin percaya bahwa mereka dapat mengakses tempat-tempat suci, sepenuhnya dipantau pasukan Mujahidin dan dilengkapi kamera untuk menggagalkan upaya tersebut,” ungkap dia.

Dia menyeru semua warga dan penduduk untuk bekerja sama dengan pasukan keamanan selama masa tantangan luar biasa yang disebabkan oleh pandemi ini, untuk kesejahteraan semua.

Namun dia menunjukkan perencanaan pasukan untuk haji tidak hanya fokus pada keamanan, kesehatan dan langkah-langkah organisasi, tetapi juga pada pemberian bantuan saat dibutuhkan.

“Keselamatan jamaah haji adalah prioritas utama tetapi layanan kami juga termasuk mengarahkan jamaah yang tersesat ke tujuan mereka, dan mengamankan barang-barang yang mungkin hilang saat menjalankan ritual mereka,” papar Al-Tuwayan.

Asisten Komandan Pasukan Keamanan Haji untuk keamanan Masjidil Haram dan sekitarnya, Mayor Jenderal Mohammed Al-Bassami menegaskan Masjidil Haram sekarang siap menyambut jamaah.

“Dengan koordinasi bersama Kementerian Haji dan Umrah, jamaah haji bisa sampai ke Masjidil Haram mulai pukul 06.00 WIB pada tanggal 7 Dzulhijjah (17 Juli),” ujarnya.

“Dengan langkah-langkah pencegahan kesehatan yang disepakati dengan otoritas terkait, Mataf dapat menampung 4.000 hingga 6.000 peziarah per jam,” papar dia.

Dia menambahkan pasukannya akan memfasilitasi dan mengatur jamaah masuk ke Masjidil Haram.

Pasukan keamanan bekerja sama dengan otoritas kesehatan melindungi peziarah dan mencegah penyebaran virus corona selama haji.

Al-Bassami mengatakan kepada Arab News bahwa dia sangat bangga dengan langkah-langkah yang diambil Arab Saudi untuk mencapai hal ini.

“Kami memiliki tingkat koordinasi yang sangat tinggi dengan Kementerian Kesehatan, yang selalu hadir bersama kami dalam semua langkah dan prosedur kami,” tutur dia.

Dia menambahkan, “Faktanya, seluruh rencana haji dibangun atas dasar keamanan, kesehatan, dan organisasi. Tidak ada keraguan bahwa Kementerian Kesehatan adalah mitra penting dalam rencana keseluruhan.”
halaman ke-1
cover top ayah
يٰۤـاَيُّهَا النَّاسُ اِنۡ كُنۡـتُمۡ فِىۡ رَيۡبٍ مِّنَ الۡبَـعۡثِ فَاِنَّـا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ تُرَابٍ ثُمَّ مِنۡ نُّـطۡفَةٍ ثُمَّ مِنۡ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِنۡ مُّضۡغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَّغَيۡرِ مُخَلَّقَةٍ لِّـنُبَيِّنَ لَـكُمۡ‌ ؕ وَنُقِرُّ فِى الۡاَرۡحَامِ مَا نَشَآءُ اِلٰٓى اَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخۡرِجُكُمۡ طِفۡلًا ثُمَّ لِتَبۡلُغُوۡۤا اَشُدَّكُمۡ ‌ۚ وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّتَوَفّٰى وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرۡذَلِ الۡعُمُرِ لِكَيۡلَا يَعۡلَمَ مِنۡۢ بَعۡدِ عِلۡمٍ شَيۡــًٔـا‌ ؕ وَتَرَى الۡاَرۡضَ هَامِدَةً فَاِذَاۤ اَنۡزَلۡنَا عَلَيۡهَا الۡمَآءَ اهۡتَزَّتۡ وَرَبَتۡ وَاَنۡۢبَـتَتۡ مِنۡ كُلِّ زَوۡجٍۢ بَهِيۡجٍ
Wahai manusia! Jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, maka sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu; dan Kami tetapkan dalam rahim menurut kehendak Kami sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai kepada usia dewasa, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dikembalikan sampai usia sangat tua (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air (hujan) di atasnya, hiduplah bumi itu dan menjadi subur dan menumbuhkan berbagai jenis pasangan tetumbuhan yang indah.

(QS. Al-Hajj:5)
cover bottom ayah
preload video