Cerita Rahmatulloh Meraih Izin Berhaji di Tengah Pandemi

Senin, 19 Juli 2021 - 08:39 WIB
loading...
Cerita Rahmatulloh Meraih...
Rahmatulloh Mardani, staf di KJRI Jeddah bidang Imigrasi saat berada di Mina. FOTO/DOK.PRIBADI RAHMATULLOH MARDANI
A A A
JAKARTA - Ibadah haji 1442 H sudah mulai dilaksanakan dan saat ini 60.000 jamaah sedang bersiap untuk berangkat ke Padang Arafah setelah bermalam di Mina. Para tamu Allah itu akan menjalani wukuf sebagai ibadah puncak dalam berhaji.

Di antara 327 Warga Negara Indonesia (WNI) yang beruntung terpilih menjadi jamaah haji tahun ini adalah Rahmatulloh Mardani. Staf di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah bidang Imigrasi tersebut saat ini telah berada di Mina sambil menunggu jadwal pemberangkatan ke Padang Arafah untuk menjalani wukuf.

"Saya di Maktab Rifaq Alshofwah tenda B9 di Mina,” kata ayah tiga putri ini kepada SINDOnews melalui sambungan telepon, Minggu (18/7/2021) malam.

Baca juga: Laksanakan Haji Ifrad, Jamaah Indonesia Pagi Ini Berangkat ke Padang Arafah

Rahmatulloh mengaku sangat bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu jamaah haji tahun ini. Meski dirinya telah menunaikan rukun Islam kelima itu sebanyak 7 kali, tapi kali ini dirasakan cukup berbeda. Biasanya ibadah haji dilaksanakan dalam suasana yang sangat ramai, tapi kini cukup lengang.

"Haji kali ini adalah tanda syukur saya, apa yang kami rencanakan berjalan dengan baik," kata kelahiran Jakarta 50 tahun lalu ini.

Cerita Rahmatulloh Meraih Izin Berhaji di Tengah Pandemi

Suasana di Masjidilharam, Minggu (18/7/2021). Jamaah mulai melaksanakan rangkaian ibadah haji. FOTO/DOK.PRIBADI ARFAN SAPUTRA

Salah satu yang sangat ia syukuri adalah dua putrinya telah lulus sekolah dan kini melanjutkan ke perguruan tinggi sesuai dengan keinginannya. Anak sulungnya, Amira Azkia diterima di Universitas Teknologi Malaysia (UTM) dan putri keduanya, Jauhara Atkia akan menempuh pendidikan di perguruan tinggi di Rusia.

Rahmatulloh menceritakan, ia dan istrinya, Alfisyah langsung mencoba mendaftar haji secara online menggunakan iqamah, semacam Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS). Setelah memasukkan nomor iqamahnya, 15 menit kemudian muncul jawaban bahwa ia boleh berhaji tapi istrinya ditolak.

Baca juga: 327 WNI Dapat Kesempatan Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

"Istri saya tercatat (oleh Pemerintah Arab Saudi) pernah berhaji pada 2017. Belum lima tahun jadi, tidak boleh berhaji tahun ini," kata Rahmatulloh.

Sepekan kemudian, ia menerima SMS dari bahwa ia menjadi salah satu yang terpilih untuk menunaikan ibadah haji. Pesan itu juga memberitahukan untuk segera membayar administrasi. Setiap pendaftar haji yang diterima hanya diberikan waktu kurang dari 12 jam untuk melunasi biayanya. Ada tiga kelas biaya yang ditawarkan, masing-masing SAR12.000, SAR14.000, dan SAR17.000. Biaya itu belum termasuk pajak.

"Saya ambil yang 12.000 real, plus pajaknya jadi totalnya 14.627 real,” kata Rahmatulloh. Jamaah haji terpilih kemudian diminta untuk melengkapi persyaratan, utama terkait vaksin. Bagi yang belum pernah terpapar COVID-19, mereka diwajibkan 2 kali suntik vaksin. Tapi bagi yang sudah terpapar cukup sekali vaksin. Ada dua pilihan vaksin di Arab Saudi, yakni Pfizer dan Oxford-Astrazeneca. Selain itu, jamaah juga wajib suntik vaksin influenza dan meningitis. Semuanya disediakan gratis bagi jamaah haji terpilih.

Menurut Rahmatulloh yang telah menetap di Arab Saudi sejak 2009, ada tiga aplikasi wajib yang dimiliki oleh jamaah, yakni Absher, Tawakkalna, dan Sihaty. "Absher itu seperti e-KTP. Aplikasi yang berisi biodata, profil kita. Kalau Tawakkalna berkaitan dengan COVID-19, pernah kena atau belum, sudah vaksin atau belom. Dan Sihaty aplikasi untuk janji temu medis. Misalnya mau PCR, janjian jam berapa, puskesmas mana, gratis," katanya.

Dua pekan lalu, Rahmatulloh menerima surat izin berhaji dari Kementerian Haji Arab Saudi. Tasreh itu dikirimkan melalui aplikasi Absher. Jamaah tinggal mengunduhnya. Surat izin ini akan selalu ditanyakan di setiap check poin rangkaian ibadah haji.

Seperti saat berangkat ke Mekkah mengawali rangkaian ibadah haji, Minggu (18/7/2021) dini hari kemarin. Rahmatulloh bersama rombongan melewati tiga kali titik pemeriksaan. Petugas memeriksa tasreh setiap jamaah. Bagi yang tidak punya tasreh tersebut, rasanya mustahil lolos masuk ke Kota Mekkah.

"Saat masuk ke Masjidilharam juga dicek administrasi berdasarkan list nama tasrehnya. Setelah itu baru boleh masuk," katanya.

Dalam pelaksanaan tawaf dan sa’i di Baitullah, jamaah juga wajib mengenakan masker dan sesuai dengan jalur yang ditetapkan. Personel kepolisian berdiri di setiap 3 meter untuk memastikan jamaah menerapkan protokol kesehatan secara benar.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Rekomendasi
Struktur Piramida Berusia...
Struktur Piramida Berusia 2.200 Tahun Ditemukan di Gurun Yudea
Terlalu Cantik, Arkeolog...
Terlalu Cantik, Arkeolog Yakin Mumi Istri Firaun Ratu Nefertiti Sengaja Disembunyikan
Teonimanu Daratan Misterius...
Teonimanu Daratan Misterius di Kepulauan Solomon yang Dipercaya Penyelamat Bumi
Artikel Terkini
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Infografis
Empat Manfaat Berolahraga...
Empat Manfaat Berolahraga di Tengah Pandemi covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved