Inilah 2 Dampak Negatif Tidur Setelah Subuh
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Setiap larangan sudah pasti ada dengan penjelasannya. Begitupun larangan tidur setelah subuh ini, karena ada dampak negatif yang ditimbulkannya. Beberapa dampak negatif dari tidur setelah subuh ini, antara lain:
1. Hilangnya Keberkahan Ibadah Pagi Hari dan Sempitnya Rezeki
Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon, Buya Yahya menjelaskannya dalam tayangan Al-Bahjah TV, bahwa hukum tidur setelah sholat subuh tidak haram. Para ulama, sebagaimana diungkapkan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, sampai-sampai menempatkan hukum tidur sehabis subuh sebagai makruh.
Makruh berarti sesuatu itu kurang direkomendasikan, bahkan tidak direkomendasikan, sekalipun tidak terlarang. Alasan yang diberikan Buya Yahya yakni karena waktu itu adalah waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Waktu untuk memperbanyak ibadah.
Baca juga: Manfaat Wakaf Sudah Dibuktikan Banyak Negara, Wapres Kasih Contoh Mesir dan Kuwait
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ
“Lakukanlah ibadah (secara berterusan) di waktu pagi” (HR. Al Bukhari).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendoakan umatnya pada waktu pagi:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud no. 2606, Ibnu Majah no. 2236 dan Tirmidzi no. 1212)
Baca juga: Sudah Dimulai, Ayo buruan Daftar Audisi KDI 2021
1. Hilangnya Keberkahan Ibadah Pagi Hari dan Sempitnya Rezeki
Pimpinan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon, Buya Yahya menjelaskannya dalam tayangan Al-Bahjah TV, bahwa hukum tidur setelah sholat subuh tidak haram. Para ulama, sebagaimana diungkapkan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, sampai-sampai menempatkan hukum tidur sehabis subuh sebagai makruh.
Makruh berarti sesuatu itu kurang direkomendasikan, bahkan tidak direkomendasikan, sekalipun tidak terlarang. Alasan yang diberikan Buya Yahya yakni karena waktu itu adalah waktu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Waktu untuk memperbanyak ibadah.
Baca juga: Manfaat Wakaf Sudah Dibuktikan Banyak Negara, Wapres Kasih Contoh Mesir dan Kuwait
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ
“Lakukanlah ibadah (secara berterusan) di waktu pagi” (HR. Al Bukhari).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendoakan umatnya pada waktu pagi:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” (HR. Abu Daud no. 2606, Ibnu Majah no. 2236 dan Tirmidzi no. 1212)
Baca juga: Sudah Dimulai, Ayo buruan Daftar Audisi KDI 2021
Lihat Juga :