Abu Sufyan bin Harits (1): Sepupu Nabi, 20 Tahun Memerangi Islam
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 07:19 WIB
loading...
A
A
A
Tiba-tiba sambil membuka tutup mukanya, lalu menjatuhkan diri di hadapan Rasulullah. Melihat itu, Rasulullah SAW memalingkan mukanya. Abu Sufyan tak putus asa. Ia mendatanginya dari arah lain, tetapi Rasulullah masih menghindarkan diri daripadanya.
Dengan serempak Abu Sufyan bersama puteranya, Ja'far, berseru: "Asyhadu alla ilaha illallah. Wa-asyhadu anna Muhammadar Rasulullah . Lalu ia menghampiri Nabi SAW seraya katanya: "Tiada dendam dan tiada penyesalan, wahai Rasulullah".
Rasulullah pun menjawab: "Tiada dendam dan tiada penyesalan, wahai Abu Sufyan!"
Baca juga: Detik-Detik Menegangkan Jelang Pembebasan Makkah di Bulan Ramadhan
Kemudian Nabi menyerahkannya kepada Ali bin Abi Thalib, katanya:"Ajarkanlah kepada saudara sepupumu ini cara berwudlu dan sunnah, kemudian bawa lagi ke sini".
Ali membawanya pergi, dan kemudian kembali. Maka kata Rasulullah: "Umumkanlah kepada orang-orang bahwa Rasulullah telah ridla kepada Abu Sufyan, dan mereka pun hendaklah ridla pula...!"
Demikianlah hanya sekejap saja. Rasulullah bersabda: "Hendaklah kamu menggunakan masa yang penuh berkah." Maka tergulunglah sudah masa-masa yang penuh kesesatan dan kesengsaraan, dan terbukalah pintu rahmat yang tiada terbatas.
Baca juga: Surat Al-Baqarah Ayat 217 dan Kisah Abdullah bin Jahsy
Dengan serempak Abu Sufyan bersama puteranya, Ja'far, berseru: "Asyhadu alla ilaha illallah. Wa-asyhadu anna Muhammadar Rasulullah . Lalu ia menghampiri Nabi SAW seraya katanya: "Tiada dendam dan tiada penyesalan, wahai Rasulullah".
Rasulullah pun menjawab: "Tiada dendam dan tiada penyesalan, wahai Abu Sufyan!"
Baca juga: Detik-Detik Menegangkan Jelang Pembebasan Makkah di Bulan Ramadhan
Kemudian Nabi menyerahkannya kepada Ali bin Abi Thalib, katanya:"Ajarkanlah kepada saudara sepupumu ini cara berwudlu dan sunnah, kemudian bawa lagi ke sini".
Ali membawanya pergi, dan kemudian kembali. Maka kata Rasulullah: "Umumkanlah kepada orang-orang bahwa Rasulullah telah ridla kepada Abu Sufyan, dan mereka pun hendaklah ridla pula...!"
Demikianlah hanya sekejap saja. Rasulullah bersabda: "Hendaklah kamu menggunakan masa yang penuh berkah." Maka tergulunglah sudah masa-masa yang penuh kesesatan dan kesengsaraan, dan terbukalah pintu rahmat yang tiada terbatas.
Baca juga: Surat Al-Baqarah Ayat 217 dan Kisah Abdullah bin Jahsy
(mhy)
Lihat Juga :