Sikap Tolong Menolong dalam Islam
Selasa, 17 Agustus 2021 - 14:23 WIB
loading...
ilustrasi. Foto istimewa
A
A
A
Manusia diciptakan oleh Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai makhluk yang tidak dapat mandiri secara mutlak. Manusia butuh kepada bantuan orang lain dalam banyak hal, dan ini adalah sebuah kepastian yang tidak dapat diingkari. Karena itu, masalah tolong menolong atau membantu orang satu sama lain sangat diperhatikan dalam Islam.
Baca juga: Berlebihan Memburu Keindahan, Hal yang Sering Diremehkan Kaum Wanita
Allah Ta'ala yang paling tahu kemaslahatan hamba-hambaNya. Mengutip tulisan ceramah Ustadz Muhammad Ihsan, dai dari lembaga bimbingan Islam dijelaskan bahwa, dalam syariat akan banyak kita temukan tentang tolong menolong ini, di antaranya:
Firman Allah Ta'ala :
وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ…
ٱلۡعِقَابِ
“….Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”. [QS Al Ma”idah:2].
Baca juga: Setimbang dalam Memberi Hadiah dan Hukuman Pada Anak
Bahkan dalam sebuah hadis Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mempermisalkan kaum mukminin sebagai sebuah bangunan yang saling menguatkan, beliau bersabda:
المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كالبُنْيانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan, saling menguatkan sesama mereka.” (HR. Muslim no. 2585)
Baca juga: Jadikan Surga sebagai Cita-cita dan Tujuan Pernikahan
Baca juga: Berlebihan Memburu Keindahan, Hal yang Sering Diremehkan Kaum Wanita
Allah Ta'ala yang paling tahu kemaslahatan hamba-hambaNya. Mengutip tulisan ceramah Ustadz Muhammad Ihsan, dai dari lembaga bimbingan Islam dijelaskan bahwa, dalam syariat akan banyak kita temukan tentang tolong menolong ini, di antaranya:
Firman Allah Ta'ala :
وَتَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡبِرِّ وَٱلتَّقۡوَىٰۖ وَلَا تَعَاوَنُواْ عَلَى ٱلۡإِثۡمِ وَٱلۡعُدۡوَٰنِۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۖ إِنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ…
ٱلۡعِقَابِ
“….Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya”. [QS Al Ma”idah:2].
Baca juga: Setimbang dalam Memberi Hadiah dan Hukuman Pada Anak
Bahkan dalam sebuah hadis Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mempermisalkan kaum mukminin sebagai sebuah bangunan yang saling menguatkan, beliau bersabda:
المُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كالبُنْيانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan, saling menguatkan sesama mereka.” (HR. Muslim no. 2585)
Baca juga: Jadikan Surga sebagai Cita-cita dan Tujuan Pernikahan
Lihat Juga :