Cara Mendapatkan Kenikmatan Ibadah Menurut Ulama

Rabu, 18 Agustus 2021 - 12:21 WIB
loading...
Cara Mendapatkan Kenikmatan...
ilustrasi. Foto istimewa
A A A
Ternyata sangat mudah bagi orang Islam untuk mendapatkan kenikmatan ibadah. Tentu saja, ada caranya untuk merasakan nikmatnya beribadah tersebut. Dan cara ini sudah dilakukan para ulama-ulama terdahulu atau ulama salaf (salafus shalih, dari sahabat nabi, tabi’in, hingga tabi’ut tabi’in).

Baca juga: Imam Al-Qurthubi : Mengingat Mati Itu Perintah

Imam Ahmad bin Harb rahimahullah berkata :

عبدت الله خمسين سنة، فما وجدت حلاوة العبادة حتى تركت ثلاثة اشياء:
- تركت رضى الناس حتى قدرت ان اتكلم بالحق،
- وتركت صحبة الفاسقين حتى وجدت صحبة الصالحين،
- وتركت حلاوة الدنيا حتى وجدت حلاوة الاخرة.

"Aku telah beribadah kepada Allah selama 50 tahun. Aku tidak dapat merasakan manisnya ibadah sampai aku meninggalkan tiga perkara: 1. Aku meninggalkan ridha manusia, sehingga aku mampu mengatakan kebenaran (hanya karena Allah Ta'ala semata).
2. Aku meninggalkan persahabatan dengan orang fasik, sehingga aku dapat bersahabat dengan orang shaleh. 3. Aku meninggalkan kelezatan dunia, sehingga aku mendapatkan kelezatan akhirat. (Kitab Siyar A’lam An Nubala, karya Al Imam Adz Dzahabi rahimahullah).

Baca juga: Sikap Tolong Menolong dalam Islam

Jadi, jika kita belum bisa merasakan manisnya kenikmatan beribadah, bisa jadi salah satu dari poin di atas atau bahkan ketiga-tiganya masih melekat dalam diri kita.

Sebenarnya, dalam kitab syarah al-Wajibat yang disebut ibadah secara bahasa adalah perendahan diri, ketundukan dan kepatuhan . Adapun secara istilah syari’at, para ulama memberikan beberapa definisi yang beraneka ragam. Di antara definisi terbaik dan terlengkap adalah yang disampaikan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.

Baca juga: Najiskah Kotoran Cicak di Tempat Sholat? Ini Pendapat Ulama

Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, “Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir).

Mengingat begitu pentingnya ibadah bagi setiap muslim, maka alangkah ruginya jika seorang muslim tidak mendapatakan manisnya ibadah. Artinya, sebelum dan sesudah ibadah kelakuannya sama, cenderung banyak keburukannya.

Karena itu, setiap muslim wajib mengoreksi ibadah yang telah dikerjakan. Sudahkah seorang muslim merasakan kenikmatan dalam mengerjakannya, atau malah sebaliknya, penderitaan yang dialami? Sudah luruskan niat kita? Sudah sesuai tuntunankah ibadah kita?

Baca juga: Anies Teken Perpanjangan PPKM, Mal dan Tempat Ibadah Boleh Buka dengan Kapasitas 50%

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah pernah menukil perkataan gurunya, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah yang mengatakan :

إِذَا لَمْ تَجِدْ لِلْعَمَلِ حَلَاوَةً فِي قَلْبِكَ وَانْشِرَاحًا، فَاتَّهِمُهُ، فَإِنَّ الرَّبَّ تَعَالَى شَكُورٌ.

“Jika engkau tidak mendapatkan kelezatan dan kebahagiaan pada amalan yang engkau kerjakan maka engkau harus curiga (dengan amalanmu tersebut), karena Rabb (Allah) Ta’ala itu adalah yang Maha Mensyukuri.

Baca juga: Tekor Rp4 Triliun Per Hari Selama 20 Tahun, Alasan AS Tinggalkan Afghanistan

يَعْنِي أَنَّهُ لَا بُدَّ أَنْ يُثِيبَ الْعَامِلَ عَلَى عَمَلِهِ فِي الدُّنْيَا مِنْ حَلَاوَةٍ يَجِدُهَا فِي قَلْبِهِ، وَقُوَّةِ انْشِرَاحٍ وَقُرَّةِ عَيْنٍ. فَحَيْثُ لَمْ يَجِدْ ذَلِكَ فَعَمَلُهُ مَدْخُولٌ.

Maksudnya, adalah Allah pasti memberi bagi orang yang beramal dengan balasan di dunia dari kenikmatan-kenikmatan yang ia dapat temukan di dalam hatinya, besarnya kebahagian dan, kesejukan pandangan. Dan sekiranya ia belum mendapatkan semua itu, maka pasti ada kekurangan pada amalannya (ibadahnya). (Madarijus Saalikin).

Baca juga: Janji Pemerintah: Konversi 1,3 Juta Motor BBM ke Listrik hingga 2030

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mabuk Cinta dan Bahayanya...
Mabuk Cinta dan Bahayanya Menurut Islam, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Pandangan Imam Ibnu...
Pandangan Imam Ibnu Qayyim ketika Menerima Takdir Buruk, Simak di Sini!
Bidah Berat dan Ringan,...
Bid'ah Berat dan Ringan, Berikut Ini Contoh-contohnya
Bidah Lebih Dicintai...
Bid'ah Lebih Dicintai Iblis Daripada Kemaksiatan, Begini Penjelasannya
Tarik-menarik antara...
Tarik-menarik antara Syariah dan Thariqah, Ibnu Taimiyyah: Seperti Kristen dan Yahudi
Ibnu Taimiyyah Menyebut...
Ibnu Taimiyyah Menyebut Muawiyah Pemimpin Terbaik Pasca-Kekhalifahan
Rekomendasi
Kerak Bumi Terdeteksi...
Kerak Bumi Terdeteksi Terus-menerus Menurun, Ini Dampaknya
Ilmuwan Teliti Sistem...
Ilmuwan Teliti Sistem Mekanis Rahang Semut yang Sangat Cepat
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Hukum Nikah Beda Agama...
Hukum Nikah Beda Agama Tidak Sah Menurut Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved