Tarik-menarik antara Syariah dan Thariqah, Ibnu Taimiyyah: Seperti Kristen dan Yahudi

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 11:28 WIB
loading...
Tarik-menarik antara...
bnu Taimiyyah tidak bermaksud menyalahkan salah satu dari keduanya.Ilustrasi: Ist
A A A
Ibnu Taimiyyah melukiskan pertentangan antara orientasi eksoteris dari kaum fikih dengan orientasi esoteris dari kaum sufi sebagai serupa dengan pertentangan antara kaum Yahudi dan kaum Kristen .

Dengan terlebih dahulu mengutip firman Allah yang artinya, "Kaum Yahudi berkata, 'Orang-orang Kristen itu tidak ada apa-apanya,' dan kaum Kristen berkata, 'Orang-orang Yahudi itu tidak ada apa-apanya'" ( QS al-Baqarah/2 :13).

Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya "Iqtidla al-Shirath al-Mustaqim" mengatakan sebagai berikut:

"Anda dapatkan bahwa banyak dari kaum Fikih, jika melihat kaum Sufi dan orang-orang yang beribadat (melulu), akan memandang mereka ini tidak ada apa-apanya, dan tidak mereka perhitungkan kecuali sebagai orang-orang bodoh dan sesat, sedangkan dalam tarekat mereka itu tidak berpegang kepada ilmu serta kebenaran sedikit pun. Dan Anda juga dapatkan banyak dari kaum Sufi serta orang-orang yang menempuh hidup sebagai faqir tidak menganggap apa-apa kepada Syariah dan ilmu (hukum); bahkan mereka menganggap bahwa orang yang berpegang kepada Syari'ah dan ilmu (hukum) itu terputus dari Allah, dan bahwa para penganutnya tidak memiliki apa-apa yang bermanfaat di sisi Allah."

Baca juga: Konspirasi Yahudi: Kisah Pertikaian antara Nazisme dan Kristen

Cendekiawan Muslim , Nurcholish Madjid atau Cak Nur dalam bukunya berjudul "Islam Doktrin dan Peradaban" mengatakan Ibnu Taimiyyah tidak bermaksud menyalahkan salah satu dari keduanya. Juga tidak hendak merendahkan sufi, sekalipun ia, sebagai seorang penganut Mazhab Hanbali , sangat berat berpegang kepada segi-segi eksoteris Islam seperti diwakili dalam Syariah.

Oleh karena itu, Ibnu Taimiyyah mengatakan, "Yang benar ialah bahwa apa pun yang berdasarkan Kitab dan Sunnah pada kedua belah pihak itu adalah benar. Dan apa pun yang bertentangan dengan Kitab Sunnah pada kedua belah pihak adalah batil."

Terhadap pernyataan Ibnu Taimiyyah ini, penyunting kitab Iqtidla memberi catatan demikian:

"Ini dengan asumsi bahwa ajaran kesufian itu ada kebenaran. Jika tidak, maka sebenarnya ajaran kesufian itu pada dasarnya adalah ciptaan sesudah generasi utama, yang dalam masa generasi itu hidup sebaik-baik umat dan para imam kebenaran pada umat itu.

Sesungguhnya Allah, dengan Kitab-Nya dan petunjuk Nabi-Nya SAW telah membuat kaum beriman tidak memerlukan apa yang ada dalam ajaran kesufian, yang dianggap orang mampu melembutkan hati dan membersihkannya."

Baca juga: Rumah Keluarga Ibrahim di Abu Dhabi: Berbagi Mimpi Antara Yahudi, Kristen dan Islam

Dari kutipan-kutipan itu dapat didasarkan betapa persimpangan jalan antara "kaum kebatinann (ahl al-bawathin dan "kaum kezahiran" (ahl al-dhawahir) dapat meningkat kepada batas-batas yang cukup gawat.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Mabuk Cinta dan Bahayanya...
Mabuk Cinta dan Bahayanya Menurut Islam, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Studi Terbaru: Islam...
Studi Terbaru: Islam Agama dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia
KH Ali Masykur Musa...
KH Ali Masykur Musa Terima SK Kepengurusan JATMAN 2025-2030 dari PBNU
Apakah Yesus dan Nabi...
Apakah Yesus dan Nabi Isa Itu Sama? Simak Penjelasan Ustaz Felix Siauw dan Dondy Tan
Paham Menstrual Taboo:...
Paham Menstrual Taboo: Islam Mengikis Tradisi dan Mitos Yahudi
Rekomendasi
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
5 Mitos Aurora Borealis,...
5 Mitos Aurora Borealis, Roh-Roh di Cahaya Utara!
Sebagian Besar Kerak...
Sebagian Besar Kerak Bumi yang Hilang Ditemukan, di Sini Letaknya
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Wamenhaj Ungkap Dugaan...
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Larangan Menikah di...
Larangan Menikah di Bulan Suro: Bagaimana Pandangan Islam?
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Infografis
Menarik, Seperti Ini...
Menarik, Seperti Ini Etika dan Budaya Makan dari Berbagai Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved