Ustaz Budi Ashari: Indonesia Pernah Besar dengan Ilmu dan Islam
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 15:25 WIB
loading...
Dai yang juga Pakar Sejarah Islam Ustaz Budi Ashari mengajak umat muslim mengenali sejarah perjuangan ulama dan pahlawan dalam mengusir penjajah. Foto/dok Channel Khazanah Islam
A
A
A
Mari kenali sejarah, kita tengok ke belakang bagaimana negeri ini dulu pernah besar dengan ilmu dan Islam. Kejayaan ini dicapai berkat jihadnya para Ulama. Kemerdekaan Indonesia merupakan buah karya ulama dan kaum muslimin yang berjihad.
Demikian kata Dai yang juga Pakar Sejarah Islam Ustaz Budi Ashari dalam satu tausiyahnya disiarkan Channel Youtube Khazanah Islam.
Baca Juga: Masjid Kwitang, Saksi Sejarah Kedekatan Soekarno dengan Habib Ali Al-Habsyi (1)
Dai kelahiran Tulungagung ini mengatakan, hidup ini adalah pengorbanan. Berkat Jihad yang dikobarkan ulama dulu, para penjajah keluar dari bumi pertiwi. Bukti sejarah ini dapat kita ketahui dari sejarah para pahlawan dan ulama Indonesia.
"Dan para pahlawan, mereka semua adalah ahli ilmu. Apa yang mereka serukan? Yaitu 1 kata! Kalau hari ini kata tersebut menjadi kambing hitam, sungguh kita termasuk penghianat. Ayo bersatu, jangan mau dipecah belah," kata Dai yang pernah menimba ilmu di Fakultas Hadits dan Studi Islam Universitas Islam Madinah Saudi Arabia.
Tugas kita sekarang bagaimana mengembalikan kebesaran bangsa seperti yang diperjuangkan ulama kita dahulu. Di Makkah, ada Syeikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi rahimahullah, ulama besar Imam Masjidil Haram Abad 19. Gurunya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari yang mendirikan Nahdlatul Ulama. Juga gurunya KH Ahmad Dahlan yang mendirikan Muhammadiyyah. Beliau juga gurunya Ayahnya Hamka, Abdul Karim Amrullah.
Beliau bukan hanya mengajari ilmu di Makkah tetapi membawa kegundahan. Kegundahan untuk mengusir penjajah pemecah belah bangsa.
Beliau selalu mendorong untuk bersatu bersatu bersatu! Bersatu bersatu bersatu. Bersatu untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi, Bersatu untuk membuat penjajah yang suka memecah pergi.
Contoh Resolusi Jihad kita tahu dikeluarkan oleh Hadratussyeikh Hasyim Asy'ari rahimahullahu. Kemudian, kita bisa lihat bagaimana perjuangan Diponogoro sampai Imam Bonjol?
Dan para pahlawan, mereka semua ahli ilmu. Apa yang mereka serukan? Satu kata untuk berjihad!
Demikian kata Dai yang juga Pakar Sejarah Islam Ustaz Budi Ashari dalam satu tausiyahnya disiarkan Channel Youtube Khazanah Islam.
Baca Juga: Masjid Kwitang, Saksi Sejarah Kedekatan Soekarno dengan Habib Ali Al-Habsyi (1)
Dai kelahiran Tulungagung ini mengatakan, hidup ini adalah pengorbanan. Berkat Jihad yang dikobarkan ulama dulu, para penjajah keluar dari bumi pertiwi. Bukti sejarah ini dapat kita ketahui dari sejarah para pahlawan dan ulama Indonesia.
"Dan para pahlawan, mereka semua adalah ahli ilmu. Apa yang mereka serukan? Yaitu 1 kata! Kalau hari ini kata tersebut menjadi kambing hitam, sungguh kita termasuk penghianat. Ayo bersatu, jangan mau dipecah belah," kata Dai yang pernah menimba ilmu di Fakultas Hadits dan Studi Islam Universitas Islam Madinah Saudi Arabia.
Tugas kita sekarang bagaimana mengembalikan kebesaran bangsa seperti yang diperjuangkan ulama kita dahulu. Di Makkah, ada Syeikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi rahimahullah, ulama besar Imam Masjidil Haram Abad 19. Gurunya Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari yang mendirikan Nahdlatul Ulama. Juga gurunya KH Ahmad Dahlan yang mendirikan Muhammadiyyah. Beliau juga gurunya Ayahnya Hamka, Abdul Karim Amrullah.
Beliau bukan hanya mengajari ilmu di Makkah tetapi membawa kegundahan. Kegundahan untuk mengusir penjajah pemecah belah bangsa.
Beliau selalu mendorong untuk bersatu bersatu bersatu! Bersatu bersatu bersatu. Bersatu untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi, Bersatu untuk membuat penjajah yang suka memecah pergi.
Contoh Resolusi Jihad kita tahu dikeluarkan oleh Hadratussyeikh Hasyim Asy'ari rahimahullahu. Kemudian, kita bisa lihat bagaimana perjuangan Diponogoro sampai Imam Bonjol?
Dan para pahlawan, mereka semua ahli ilmu. Apa yang mereka serukan? Satu kata untuk berjihad!
Lihat Juga :