Manfaat Puasa Senin Kamis dan Pahala Mengamalkannya

Senin, 06 September 2021 - 17:23 WIB
loading...
Manfaat Puasa Senin...
Puasa sunah Senin-Kamis memiliki segudang manfaat, tak hanya manfaat spiritual juga ada manfaat bagi kesehatan. Foto ilustrasi/ist
A A A
Puasa Senin-Kamis merupakan puasa sunnah yang memiliki segudang manfaat. Bahkan puasa ini sangat dianjurkan Rasulullah Sholallahu Alaihi wa sallam untuk melaksanakan dan mengamalkannya secara rutin serta istiqamah.

Mengapa Rasulullah sangat menyukai berpuasa di hari Senin dan Kamis? Dari Aisyah Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata :

كَانَ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّي صَوْمَ اْلِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ

Artinya: “Adalah Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa sallam memperbanyak puasa pada hari Senin & Kamis.” (HR. Al-Tirmidzi, Al-Nasi dan Ibnu Majah. Hadis ini dishahihkan Al-Albani)

Dari Abu Qotadah radhiyallahu'anhu sesungguhnya Rosululullah Shallallahu alaihi wa sallam ditanya tentang puasa Senin. Maka beliau menjawab : “Hari Senin adalah hari lahirku, hari aku mulai diutus atau hari mulai diturunkannya wahyu.” (HR. Muslim)

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis dan Fadhillahnya

Kemudian hadis:

وَعَنْ اَبِيْ هَرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ رَسُوْلَ اللهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُعْرَضُ اْلَاعْمَالُ يَوْمَ اْلِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيْسِ فَاُحِبّ اَنْ يٌّعْرَضَ عَمَلِيْ وَاَنَا صَائِمٌ

Artinya :“Dari Abi Hurairoh r.a, dari Rosulululloh SAW bersabda : “Seluruh amal disetor pada hari Senin dan Kamis, maka aku lebih menyukai saat setor amal tersebut dalam keadaan berpuasa.” (HR. Turmudzi)

Pahala puasa sunnah Senin-Kamis ini pun sangat istimewa sekali. Bahkan berhubungan langsung dengan Allah. Hal ini sesuai dengan hadis yang berbunyi:

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Muslim)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
6 Manfaat Puasa Senin-Kamis...
6 Manfaat Puasa Senin-Kamis yang Penting Diketahui Kaum Muslim
Dahsyatnya Puasa Senin-Kamis,...
Dahsyatnya Puasa Senin-Kamis, Sunnah yang Disukai Rasulullah SAW
Bacaan Niat Puasa Senin-Kamis...
Bacaan Niat Puasa Senin-Kamis Lengkap, Bisa Dibaca Siang Hari
Niat Puasa Syawal dan...
Niat Puasa Syawal dan Senin-Kamis Bersamaan, Begini Bacaannya
Hukum Menggabungkan...
Hukum Menggabungkan Niat Puasa Syawal dan Senin Kamis
Rekomendasi
Bandara Kansai Bakal...
Bandara Kansai Bakal Hilang Ditelan Air Laut, Ini Bukti Ilmiahnya
Fakta Air Laut di Selat...
Fakta Air Laut di Selat Gibraltar yang Tidak Bercampur Seperti Tertulis di Surat Ar Rahman 19-20
Ini Link untuk Nobar...
Ini Link untuk Nobar Gerhana Bulan Total Malam Nanti
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Manfaat Kurma untuk...
Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Cocok untuk Buka Puasa dan Sahur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved