Sifat al-Masih Isa bin Maryam Rasul Allah dan Sifat Manusia Jelang Kiamat
Rabu, 08 September 2021 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, aku pergi dan berpaling, ternyata ada seorang lelaki berambut terurai, gemuk, rambutnya kriting, dan mata sebelah kanannya buta, matanya laksana anggur yang mengapung.
Aku bertanya: “Siapa orang ini?'
Orang orang menjawab: “Dajjal.' Orang paling mirip dengannya adalah Ibnu Qaththan'” (HR Bukhari)
Az Zuhri berkata, “Ibnu Qaththan adalah lelaki dari Khuza'ah yang meninggal dunia pada masa jahiliyah.”
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (5): Turunnya Isa dan Hal-hal Aneh Sebelum Kiamat
Sebelumnya, disebutkan dalam hadis an-Nuwas bin Sam'an: “Isa turun di menara putih sebelah timur Damaskus dengan mengenakan dua kain robek yang dicelup dengan za'faran sambil meletakkan kedua pundaknya di sayap dua malaikat. Jika menundukkan kepalanya, air pun menetes dan jika mengangkatnya, air mengalir dari kepalanya laksana mutiara. Orang kafir yang mencium wangi nafasnya akan binasa dan napasnya berakhir sejauh berakhirnya pandangannya.”
Inilah informasi populer mengenai tempat turunnya Isa bin Maryam bahwasanya ia turun di menara putih sebelah timur Damaskus.
"Saya pernah membaca dalam beberapa kitab bahwa Isa bin Maryam turun di menara putih sebelah timur masjid Damaskus. Barangkali keterangan ini yang dihafal," tulis Ibnu Katsir.
Riwayatnya seperti berikut ini: “Isa bin Maryam turun di menara putih sebelah timur (al Manarah al Baidha asy Syarqiyyah) Damaskus.”
Tampaknya perawi melontarkan ungkapannya sesuai pemahamannya karena di Damaskus tidak ada menara bernama asy Syarqiyyah selain menara yang berada di sebelah timur Masjid al Umawi. Ini pendapat paling cocok dan sesuai karena Isa bin Maryam turun saat shalat sudah ditegakkan sehingga imam kaum Muslimin berkata kepadanya, “Wahai Ruhullah, majulah!” Isa bin Maryam menjawab, “Majulah engkau karena shalat ini ditegakkan untukmu."
Dalam satu riwayat, “Sebagian kalian menjadi pemimpin bagi yang lainnya. Allah telah memuliakan umat ini."
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (4): Perihal Turunnya Isa ke Bumi Pada Akhir Zaman
Menurut Ibnu Katsir , bangunan menara ini sudah direhab pada masa kita tahun 941 H dengan menggunakan batu putih. Pembangunan menara ini menggunakan harta kekayaan orang orang Nasrani yang telah membakar menara tersebut.
Barangkali ini merupakan salah satu tanda jelas mengenai kenabian, kata Ibnu Katsir, yakni Allah menakdirkan pembangunan menara putih ini dengan menggunakan harta benda orang-orang Nasrani sehingga Isa bin Maryam turun di atasnya lalu membunuh babi, mematahkan salib, dan tidak menerima jizyah. Akan tetapi, ia menerima orang yang masuk Islam. Jika tidak, orang itu dibunuh.
Aku bertanya: “Siapa orang ini?'
Orang orang menjawab: “Dajjal.' Orang paling mirip dengannya adalah Ibnu Qaththan'” (HR Bukhari)
Az Zuhri berkata, “Ibnu Qaththan adalah lelaki dari Khuza'ah yang meninggal dunia pada masa jahiliyah.”
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (5): Turunnya Isa dan Hal-hal Aneh Sebelum Kiamat
Sebelumnya, disebutkan dalam hadis an-Nuwas bin Sam'an: “Isa turun di menara putih sebelah timur Damaskus dengan mengenakan dua kain robek yang dicelup dengan za'faran sambil meletakkan kedua pundaknya di sayap dua malaikat. Jika menundukkan kepalanya, air pun menetes dan jika mengangkatnya, air mengalir dari kepalanya laksana mutiara. Orang kafir yang mencium wangi nafasnya akan binasa dan napasnya berakhir sejauh berakhirnya pandangannya.”
Inilah informasi populer mengenai tempat turunnya Isa bin Maryam bahwasanya ia turun di menara putih sebelah timur Damaskus.
"Saya pernah membaca dalam beberapa kitab bahwa Isa bin Maryam turun di menara putih sebelah timur masjid Damaskus. Barangkali keterangan ini yang dihafal," tulis Ibnu Katsir.
Riwayatnya seperti berikut ini: “Isa bin Maryam turun di menara putih sebelah timur (al Manarah al Baidha asy Syarqiyyah) Damaskus.”
Tampaknya perawi melontarkan ungkapannya sesuai pemahamannya karena di Damaskus tidak ada menara bernama asy Syarqiyyah selain menara yang berada di sebelah timur Masjid al Umawi. Ini pendapat paling cocok dan sesuai karena Isa bin Maryam turun saat shalat sudah ditegakkan sehingga imam kaum Muslimin berkata kepadanya, “Wahai Ruhullah, majulah!” Isa bin Maryam menjawab, “Majulah engkau karena shalat ini ditegakkan untukmu."
Dalam satu riwayat, “Sebagian kalian menjadi pemimpin bagi yang lainnya. Allah telah memuliakan umat ini."
Baca juga: Dahsyatnya Hari Kiamat (4): Perihal Turunnya Isa ke Bumi Pada Akhir Zaman
Menurut Ibnu Katsir , bangunan menara ini sudah direhab pada masa kita tahun 941 H dengan menggunakan batu putih. Pembangunan menara ini menggunakan harta kekayaan orang orang Nasrani yang telah membakar menara tersebut.
Barangkali ini merupakan salah satu tanda jelas mengenai kenabian, kata Ibnu Katsir, yakni Allah menakdirkan pembangunan menara putih ini dengan menggunakan harta benda orang-orang Nasrani sehingga Isa bin Maryam turun di atasnya lalu membunuh babi, mematahkan salib, dan tidak menerima jizyah. Akan tetapi, ia menerima orang yang masuk Islam. Jika tidak, orang itu dibunuh.
Lihat Juga :