Kisah Sufi

Cerita Fariduddin Attar Tentang Pelayan Cantik Nishapur

loading...
Cerita Fariduddin Attar Tentang Pelayan Cantik Nishapur
Cerita Fariduddin Attar merupakan tips bagaimana agar para saudagar tidak menitipkan pelayannya yang cantik. (Ilustrasi/Ist)
Fariduddin Attar bercerita: Suatu saat, seorang saudagar dari Nishapur meminjamkan uang kepada orang yang berada jauh di kota lain. Ia ingin pergi ke tempat itu untuk menagih piutangnya.

Saudagar itu mempunyai seorang pelayan yang teramat cantik dan ia tidak dapat menemukan orang yang bisa dipercaya untuk dititipi pelayan cantik itu. Akhirnya ia memutuskan untuk menitipkannya kepada seorang saleh, Hazrat Utsman Hariri.

Baca juga: Bergantung Kepada-Nya: Kisah Ember dan Tali Seorang Sufi Bernama Khafif

Pada suatu hari, secara tak sengaja, Hariri melihat wajah gadis itu dan dia langsung jatuh cinta kepadanya. Tapi ia mampu mengendalikan dirinya.

Lalu ia pergi ke guru spiritualna, Hazrat Abu Hafs Hadad untuk meminta pertolongan melunakkan hatinya yang bergejolak. Sang guru menyarankan ia untuk pergi ke Hazrat Yusuf bin Husain dan mengikuti nasihat yang akan ia berikan.

Ketika Hariri tiba di kota Yusuf, orang-orang mencegah ia untuk menjumpai Yusuf karena Yusuf dianggap telah sesat. Hariri pun pulang ke Nishapur. Ketika gurunya mengetahui hal ini, ia menyuruh Hariri untuk kembali pergi menemui Yusuf. Kali ini, Hariri langsung menemuinya.

Hariri amat terkejut saat menjumpai Yusuf sedang duduk bersama seorang pemuda tampan dengan sebotol anggur dan sebuah cawan terletak di hadapannya. Namun wajah Yusuf memancarkan cahaya kesalehan. Hariri tak dapat mengerti perilaku yang tak lazim ini dan ia hanya boleh duduk memperhatikan Yusuf.

Baca juga: Rindu Ketemu Rasulullah SAW, Guru Sufi Sarankan Makan Ikan Asin yang Banyak

Ketika Yusuf mulai berbicara, kata-katanya amat indah sehingga Hariri terpukau dibuatnya. Hariri menanyakan perilakunya yang aneh itu. Yusuf berkata, “Pemuda tampan ini anakku, dan ia sedang belajar Al-Quran bersamaku sementara botol ini hanya berisi air. Dan mengapa aku bertingkah laku seperti ini? Itu semua untuk menghindarkan para saudagar menitipkan pelayan cantiknya kepadaku ketika ia pergi...”
(mhy)
cover top ayah
لَهٗ مُعَقِّبٰتٌ مِّنۡۢ بَيۡنِ يَدَيۡهِ وَمِنۡ خَلۡفِهٖ يَحۡفَظُوۡنَهٗ مِنۡ اَمۡرِ اللّٰهِ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوۡمٍ حَتّٰى يُغَيِّرُوۡا مَا بِاَنۡفُسِهِمۡ‌ؕ وَاِذَاۤ اَرَادَ اللّٰهُ بِقَوۡمٍ سُوۡۤءًا فَلَا مَرَدَّ لَهٗ‌ۚ وَمَا لَهُمۡ مِّنۡ دُوۡنِهٖ مِنۡ وَّالٍ
Baginya (manusia) ada malaikat-malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.

(QS. Ar-Ra’d:11)
cover bottom ayah
preload video