Keutamaan Asmaul Husna Lengkap dengan Bacaan dan Artinya
Selasa, 21 September 2021 - 11:25 WIB
loading...
A
A
A
61. Al-Mumiit: (المميت) Maha Mematikan.
Yaitu mengambil kehidupan (roh) dari apa-apa yang hidup.
62. Al-Hay: (الحي) Maha Hidup.
Yaitu sentiasa kekal hidupNya itu.
63. Al-Qayyuum: (القيوم) Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya.
Yaitu baik ZatNya, SifatNya, Af’alNya. Juga membuat berdirinya apa-apa yang selain Dia. DenganNya pula berdirinya langit dan bumi ini.
64. Al-Waajid: (الواجد) Maha Penemu/Maha Menemukan.
Yaitu dapat menemukan apa saja yang diinginkan olehNya, maka tidak berkehendakkan pada suatu apa pun kerana sifat kayaNya yang secara mutlak.
65. Al-Maajid: (الماجد) Maha Mulia.
Sama dengan No 48 Al-Majiid. Yang berbeda hanyalah tulisannya dalam bahasa Arab.
66. Al-Waahid: (الواحد) Maha Esa/Maha Tunggal.
67. Al-Ahad: (الأحد) Maha Tunggal.
68. Ash-Shamad: (الصمد) Maha Diperlukan/Maha Diminta/Yang Menjadi Tumpuan.
Yaitu selalu menjadi tujuan dan harapan orang di waktu ada hajat keperluan.
69. Al-Qaadir: (القادر) Maha Berkuasa/Maha Kuasa/Maha Berupaya.
70. Al-Muqtadir: (المقتدر) Maha Menentukan.
71. Al-Muqaddim: (المقدم) Maha Mendahulukan/Maha Menyegera.
Yaitu mendahulukan sebagian benda dari yang lainnya dalam mewujudnya, atau dalam kemuliaannya, selisih waktu atau tempatnya.
72. Al-Muakhkhir: (المؤخر) Maha Menangguhkan/Maha Mengakhirkan/Maha Membelakangkan.
Yaitu melambatkan atau melewatkan sebahagian sesuatu dari yang lainnya.
73. Al-Awwal: (الأول) Maha Pemulaan/Maha Pertama.
Yaitu terdahulu sekali dari semua yang maujud.
74. Al-Aakhir: (الآخر) Maha Penghabisan/Yang Akhir.
Yaitu kekal terus setelah habisnya segala sesuatu yang maujud.
75. Azh-Zhaahir: (الظاهر) Maha Zahir/Maha Nyata/Maha Menyatakan.
Yaitu menyatakan dan menampakkan kewujudanNya itu dengan bukti-bukti dan tanda-tanda ciptaanNya
76. Al-Baathin: (الباطن) Maha Tersembunyi.
Yaitu tidak dapat dimaklumi ZatNya, sehingga tidak seorang pun dapat mengenal ZatNya itu.
77. Al-Waalii: (الوالى) Maha Menguasai/Maha Menguasai Urusan/Yang Maha Memerintah.
Yaitu menggenggam segala sesuatu dalam kekuasaanNya dan menjadi milikNya.
78. Al-Muta’aalii: (المتعال) Maha Suci/Tinggi.
Yaitu terpelihara dari segala kekurangan dan kerendahan.
79. Al-Bar: (البار) Maha Dermawan/Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan).
Yaitu yang banyak membuat kebajikan, banyak kebaikanNya dan besar kenikmatan yang dilimpahkanNya.
80. At-Tawwaab: (التواب) Maha Penerima Taubat.
Yaitu memberikan pertolongan kepada orang-orang yang melakukan maksiat untuk bertaubat lalu Allah akan menerimanya.
81. Al-Muntaqim: (المنتقم) Maha Penyiksa/Yang Maha Menghukum.
Yaitu menghukum mereka yang bersalah dan orang yang berhak untuk memperoleh siksaNya.
82. Al-'Afuw: (العفو) Maha Pemaaf/Yang Maha Pengampun.
Yaitu menghapuskan kesalahan orang yang suka kembali untuk meminta maaf padaNya.
83. Ar-Rauuf: (الرؤف) Maha Pengasih/Maha Mengasihi.
Yaitu banyak kerahmatan dan kasih sayangNya.
84. Maalikul Mulk: (المالك الملك) Maha Pemilik Kekuasaan/Menguasai kerajaan/Pemilik Kedaulatan Yang Kekal.
Yaitu pemiliki segala perkara yang berlaku di alam semesta, langit, bumi dan sekitarnya serta yang di alam semesta itu semuanya sesuai dengan kehendak dan iradatNya.
85. Zul-Jalaali Wal Ikraam: (ذوالجلال والإكرام) Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan/Maha Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan.
Yaitu Zat yang mempunyai keutamaan dan kesempurnaan, pemberi kurnia dan kenikmatan yang amat banyak dan melimpah ruah.
86. Al-Muqsith: (المقسط) Maha Mengadili/Maha Seksama.
Yaitu memberikan kemenangan pada orang-orang yang teraniaya dari tindakan orang-orang yang menganiaya dengan keadilanNya.
87. Al-Jaami’: (الجامع) Maha Mengumpulkan/Maha Pengumpul.
Yaitu mengumpulkan berbagai hakikat yang telah bercerai-berai dan juga mengumpulkan seluruh umat manusia pada hari pembalasan.
88. Al-Ghaniy: (الغنى) Maha Kaya Raya/Maha Kaya serta Serba Lengkap.
Yaitu tidak berkehendakkan apa juapun dari yang selain ZatNya sendiri, tetapi yang selainNya itu amat mengharapkan padaNya.
89. Al-Mughnii: (المغنى) Maha Pemberi Kekayaan/Maha Mengkayakan dan Memakmurkan.
Yaitu memberikan kelebihan yang berupa kekayaan yang berlimpah-ruah kepada siapa saja yang dikehendaki dari golongan hamba-hambaNya.
90. Al-Maani': (المانع) Maha Membela atau Maha Menolak/Maha Pencegah.
Yaitu membela hamba-hambaNya yang soleh dan menolak sebab-sebab yang menyebabkan kerusakan.
91. Adh-Dhaar: (الضار) Maha Mendatangkan Mudharat/Maha Pembuat Bahaya/Maha Pemberi bahaya.
Yaitu dengan menurunkan seksa-seksaNya kepada musuh-musuhNya.
92. An-Naafi’: (النافع) Maha Pemberi Manfaat.
Yaitu meluaslah kebaikan yang dikurniakanNya itu kepada semua hamba, masyarakat dan negeri.
93. An-Nuur: (النور) Maha Pemberi Cahaya/Maha Bercahaya.
Yaitu menunjukkan ZatNya sendiri dan menampakkan untuk yang selainNya dengan menunjukkan tanda-tanda kekuasaanNya.
94. Al-Haadi: (الهادى) Maha Pemberi Petunjuk/Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk.
Yaitu memberikan jalan yang benar kepada segala sesuatu agar berterusan adanya dan terjaga kehidupannya.
95. Al-Badii’: (البديع) Maha Indah/Tiada Bandingan/Maha Pencipta yang baru.
Yaitu tidak ada contoh dan yang menyamai sebelum keluarnya ciptaanNya itu.
96. Al-Baaqi: (الباقع) Maha Kekal.
Yaitu kekal hidupNya untuk selama-Iamanya.
97. Al-Waarits: (الوارث) Maha Membahagi/Maha Mewarisi/Maha Pewaris.
Yaitu kekal setelah musnahnya seluruh makhluk.
98. Ar-Rasyiid: (الرشيد) Maha Cendekiawan/Maha Pandai/Bijaksana/Maha Memimpin.
Yaitu yang memimpin kepada kebenaran, iaitu memberi penerangan dan panduan pada seluruh hambaNya dan segala peraturanNya itu berjalan mengikut ketentuan yang digariskan oleh kebijaksanaan dan kecendekiawanNya.
99. Ash-Shabuur: (الصبور) Maha Penyabar.
Yaitu tidak tergesa-gesa memberikan seksaan dan tidak juga cepat melaksanakan sesuatu sebelum masanya.
Wallahu A'lam
Baca Juga: 99 Asmaul Husna dan Artinya, Siapa yang Menghafalnya Diganjar Surga
Yaitu mengambil kehidupan (roh) dari apa-apa yang hidup.
62. Al-Hay: (الحي) Maha Hidup.
Yaitu sentiasa kekal hidupNya itu.
63. Al-Qayyuum: (القيوم) Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya.
Yaitu baik ZatNya, SifatNya, Af’alNya. Juga membuat berdirinya apa-apa yang selain Dia. DenganNya pula berdirinya langit dan bumi ini.
64. Al-Waajid: (الواجد) Maha Penemu/Maha Menemukan.
Yaitu dapat menemukan apa saja yang diinginkan olehNya, maka tidak berkehendakkan pada suatu apa pun kerana sifat kayaNya yang secara mutlak.
65. Al-Maajid: (الماجد) Maha Mulia.
Sama dengan No 48 Al-Majiid. Yang berbeda hanyalah tulisannya dalam bahasa Arab.
66. Al-Waahid: (الواحد) Maha Esa/Maha Tunggal.
67. Al-Ahad: (الأحد) Maha Tunggal.
68. Ash-Shamad: (الصمد) Maha Diperlukan/Maha Diminta/Yang Menjadi Tumpuan.
Yaitu selalu menjadi tujuan dan harapan orang di waktu ada hajat keperluan.
69. Al-Qaadir: (القادر) Maha Berkuasa/Maha Kuasa/Maha Berupaya.
70. Al-Muqtadir: (المقتدر) Maha Menentukan.
71. Al-Muqaddim: (المقدم) Maha Mendahulukan/Maha Menyegera.
Yaitu mendahulukan sebagian benda dari yang lainnya dalam mewujudnya, atau dalam kemuliaannya, selisih waktu atau tempatnya.
72. Al-Muakhkhir: (المؤخر) Maha Menangguhkan/Maha Mengakhirkan/Maha Membelakangkan.
Yaitu melambatkan atau melewatkan sebahagian sesuatu dari yang lainnya.
73. Al-Awwal: (الأول) Maha Pemulaan/Maha Pertama.
Yaitu terdahulu sekali dari semua yang maujud.
74. Al-Aakhir: (الآخر) Maha Penghabisan/Yang Akhir.
Yaitu kekal terus setelah habisnya segala sesuatu yang maujud.
75. Azh-Zhaahir: (الظاهر) Maha Zahir/Maha Nyata/Maha Menyatakan.
Yaitu menyatakan dan menampakkan kewujudanNya itu dengan bukti-bukti dan tanda-tanda ciptaanNya
76. Al-Baathin: (الباطن) Maha Tersembunyi.
Yaitu tidak dapat dimaklumi ZatNya, sehingga tidak seorang pun dapat mengenal ZatNya itu.
77. Al-Waalii: (الوالى) Maha Menguasai/Maha Menguasai Urusan/Yang Maha Memerintah.
Yaitu menggenggam segala sesuatu dalam kekuasaanNya dan menjadi milikNya.
78. Al-Muta’aalii: (المتعال) Maha Suci/Tinggi.
Yaitu terpelihara dari segala kekurangan dan kerendahan.
79. Al-Bar: (البار) Maha Dermawan/Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan).
Yaitu yang banyak membuat kebajikan, banyak kebaikanNya dan besar kenikmatan yang dilimpahkanNya.
80. At-Tawwaab: (التواب) Maha Penerima Taubat.
Yaitu memberikan pertolongan kepada orang-orang yang melakukan maksiat untuk bertaubat lalu Allah akan menerimanya.
81. Al-Muntaqim: (المنتقم) Maha Penyiksa/Yang Maha Menghukum.
Yaitu menghukum mereka yang bersalah dan orang yang berhak untuk memperoleh siksaNya.
82. Al-'Afuw: (العفو) Maha Pemaaf/Yang Maha Pengampun.
Yaitu menghapuskan kesalahan orang yang suka kembali untuk meminta maaf padaNya.
83. Ar-Rauuf: (الرؤف) Maha Pengasih/Maha Mengasihi.
Yaitu banyak kerahmatan dan kasih sayangNya.
84. Maalikul Mulk: (المالك الملك) Maha Pemilik Kekuasaan/Menguasai kerajaan/Pemilik Kedaulatan Yang Kekal.
Yaitu pemiliki segala perkara yang berlaku di alam semesta, langit, bumi dan sekitarnya serta yang di alam semesta itu semuanya sesuai dengan kehendak dan iradatNya.
85. Zul-Jalaali Wal Ikraam: (ذوالجلال والإكرام) Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan/Maha Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan.
Yaitu Zat yang mempunyai keutamaan dan kesempurnaan, pemberi kurnia dan kenikmatan yang amat banyak dan melimpah ruah.
86. Al-Muqsith: (المقسط) Maha Mengadili/Maha Seksama.
Yaitu memberikan kemenangan pada orang-orang yang teraniaya dari tindakan orang-orang yang menganiaya dengan keadilanNya.
87. Al-Jaami’: (الجامع) Maha Mengumpulkan/Maha Pengumpul.
Yaitu mengumpulkan berbagai hakikat yang telah bercerai-berai dan juga mengumpulkan seluruh umat manusia pada hari pembalasan.
88. Al-Ghaniy: (الغنى) Maha Kaya Raya/Maha Kaya serta Serba Lengkap.
Yaitu tidak berkehendakkan apa juapun dari yang selain ZatNya sendiri, tetapi yang selainNya itu amat mengharapkan padaNya.
89. Al-Mughnii: (المغنى) Maha Pemberi Kekayaan/Maha Mengkayakan dan Memakmurkan.
Yaitu memberikan kelebihan yang berupa kekayaan yang berlimpah-ruah kepada siapa saja yang dikehendaki dari golongan hamba-hambaNya.
90. Al-Maani': (المانع) Maha Membela atau Maha Menolak/Maha Pencegah.
Yaitu membela hamba-hambaNya yang soleh dan menolak sebab-sebab yang menyebabkan kerusakan.
91. Adh-Dhaar: (الضار) Maha Mendatangkan Mudharat/Maha Pembuat Bahaya/Maha Pemberi bahaya.
Yaitu dengan menurunkan seksa-seksaNya kepada musuh-musuhNya.
92. An-Naafi’: (النافع) Maha Pemberi Manfaat.
Yaitu meluaslah kebaikan yang dikurniakanNya itu kepada semua hamba, masyarakat dan negeri.
93. An-Nuur: (النور) Maha Pemberi Cahaya/Maha Bercahaya.
Yaitu menunjukkan ZatNya sendiri dan menampakkan untuk yang selainNya dengan menunjukkan tanda-tanda kekuasaanNya.
94. Al-Haadi: (الهادى) Maha Pemberi Petunjuk/Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk.
Yaitu memberikan jalan yang benar kepada segala sesuatu agar berterusan adanya dan terjaga kehidupannya.
95. Al-Badii’: (البديع) Maha Indah/Tiada Bandingan/Maha Pencipta yang baru.
Yaitu tidak ada contoh dan yang menyamai sebelum keluarnya ciptaanNya itu.
96. Al-Baaqi: (الباقع) Maha Kekal.
Yaitu kekal hidupNya untuk selama-Iamanya.
97. Al-Waarits: (الوارث) Maha Membahagi/Maha Mewarisi/Maha Pewaris.
Yaitu kekal setelah musnahnya seluruh makhluk.
98. Ar-Rasyiid: (الرشيد) Maha Cendekiawan/Maha Pandai/Bijaksana/Maha Memimpin.
Yaitu yang memimpin kepada kebenaran, iaitu memberi penerangan dan panduan pada seluruh hambaNya dan segala peraturanNya itu berjalan mengikut ketentuan yang digariskan oleh kebijaksanaan dan kecendekiawanNya.
99. Ash-Shabuur: (الصبور) Maha Penyabar.
Yaitu tidak tergesa-gesa memberikan seksaan dan tidak juga cepat melaksanakan sesuatu sebelum masanya.
Wallahu A'lam
Baca Juga: 99 Asmaul Husna dan Artinya, Siapa yang Menghafalnya Diganjar Surga
(rhs)
Lihat Juga :