Munculnya Nabi Zarathustra, Asal usul Majusi Zoroaster di Dunia

Selasa, 21 September 2021 - 15:04 WIB
loading...
A A A
Para Majusi kemudian mengubah dan menggantikan agama Zoroaster melalui beberapa tahap:

Pertama, Majusi telah ada sebagai agama tradisional orang Babylon.

Berdasarkan temuan arkeologis, catatan tertua yang menyebut kata Magūsh (Majusi) adalah prasasti Behistun yang menyebutkan bahwa di masa raja Darius I, raja keempat Dinasti Achaemeniyah, terjadi pemberontakan di Babylon dan ada Majusi di sana.

Ketika Dinasti Achaemeniyah menguasai Babylon, mereka berinteraksi dengan agama tradisional Babylon, termasuk dengan astrologi Babylon dan kepercayaan bahwa waktu adalah asal dari segala sesuatu.

Kepercayaan ini kemudian mempengaruhi sebagian penganut Zoroaster, bahwa waktu adalah keberadaan yang lebih dahulu daripada Tuhan (Ahura Mazda) dan segala sesuatu.

Eudemus of Rhodes (370–300 SM) dalam catatannya menyebutkan bahwa ada sekelompok orang Persia yang menganggap Waktu (Zruvan) sebagai asal dari Terang (Ahura Mazda) dan Gelap (Angra Mainyu).

Kedua, Majusi bercampur (sinkretisme) dengan agama Zoroaster dan menjadi aliran sesat dalam agama Zoroaster.
Sinkretisme Babylon (Majusi) tersebut dianut sebagian penganut Zoroaster sehingga menjadi satu aliran dalam agama Zoroaster. Aliran ini menjadikan api (Atar) sebagai simbol dari keberadaan Terang (Ahura Mazda).

Sebelumnya, orang Persia tidak menyembah patung dewa. Namun pengaruh kebudayaan Babilon yang gemar membuat patung membuat Artaxerxes II, raja kesepuluh Dinasti Achaemeniyah, mulai membangun patung malaikat Anāhitā di berbagai kota besar.

Artaxerxes II juga membangun kuil api untuk Anāhitā di Istakhr. Jika prasasti raja-raja sebelumnya hanya menyebut Ahura Mazdā, maka prasasti Artaxerxes II mulai menyanjung Anāhitā dan Mithra (malaikat-malaikat dalam agama Zoroaster).

Dinasti Achaemeniyah runtuh, di masa raja ketiga belas (330 SM), akibat serangan Alexander dari Macedonia, Yunani. Orang Yunani sendiri merupakan penganut politeisme (musyrikin). Serangan dan penjarahan bangsa Yunani telah memusnahkan banyak teks suci Zoroaster.

Baca juga: Jadikan Komitmen Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Indonesia Usulkan 5...
Indonesia Usulkan 5 Inisiatif dalam Temu Pemimpin Agama Anggota BRICS di Brasil
Paparkan Tafsir Kontekstual,...
Paparkan Tafsir Kontekstual, Menag: Agama Harus Dipahami sebagai Perekat Bangsa
Selain Syiah, Ternyata...
Selain Syiah, Ternyata Ini 4 Agama Resmi di Iran, Apa Saja?
Studi Terbaru: Islam...
Studi Terbaru: Islam Agama dengan Pertumbuhan Tercepat di Dunia
Apakah Yesus dan Nabi...
Apakah Yesus dan Nabi Isa Itu Sama? Simak Penjelasan Ustaz Felix Siauw dan Dondy Tan
Rekomendasi
Suhu Permukan Laut Samudra...
Suhu Permukan Laut Samudra Atlantik Terdeksi Terendah, Ada Apa?
Terletak di Indonesia,...
Terletak di Indonesia, Patahan Banda Bisa Picu Bencana Melebihi Gempa Turki
Penyebab Tsunami 30...
Penyebab Tsunami 30 Meter yang Melanda Alaska pada 10 Agustus Lalu Terungkap
Artikel Terkini
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved