Tragedi Qaramithah: Ka'bah Tanpa Hajar Aswad Selama 22 Tahun

Rabu, 03 Juni 2020 - 05:00 WIB
loading...
Tragedi Qaramithah:...
Hajar Aswad dahulu berbentuk satu bongkahan, kini menjadi delapan bongkahan kecil. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
KISAH ini terjadi pada musim haji tahun 317 H. Rombongan haji dari Irak pimpinan Manshur ad Dailami bertolak menuju Makkah dan sampai dalam keadaan selamat. Namun, tiba-tiba pada hari Tarwiyah (tanggal 8 Dzul Hijjah), orang-orang Qaramithah melakukan huru-hara di Tanah Haram .

Baca juga: Sudah 40 Kali Haji Ditiadakan, Kini Indonesia Batalkan Kirim Jamaah

Sekte ini dipimpin Sulaiman bin Abu Said al Husain al Janabi yang lebih dikenal sebagai Abu Thahir. Tokoh inilah yang sering disebut sebagai pendiri sejati Daulah Qaramithah dan yang mengendalikan setiap aturan dalam Daulah.

Mereka merampok harta jamaah haji lalu membunuhnya. Puluhan ribu jamaah haji tewas. Ada yang menyebut 30.000 orang jamaah haji. Namun, sebagian ahli sejarah mencatat, pada peristiwa itu, Qaramithah telah membunuh 100 ribu jamaah haji.

Pembantaian itu dilakukan di dekat Ka’bah. Abu Thahir berdiri di pintu Ka’bah dengan pengawalan ketat menyaksikan pedang-pedang pengikutnya merajalela, menyudahi nyawa-nyawa manusia.

Dengan congkaknya ia berkata:

أنا بالله وبالله أنا

“Saya dengan Allah dan Allah bersama Saya"

يخلق الخلق وأفنيهم أنا

“Dialah yang menciptakan makhluk-makhluk. Dan sayalah yang akan membinasakan mereka”.

Para jamaah berlarian mencoba menyelamatkan diri. Sebagian berpegangan kelambu Ka’bah . Namun, mereka tak bisa selamat. Pedang-pedang kaum Qaramithah menebasnya.

Orang-orang yang sedang thawaf, tidak luput dari pedang-pedang mereka, termasuk di dalamnya sebagian ulama ahli hadis.

Usai menuntaskan kejahatannya yang tidak terkira terhadap para jamaah haji, Abu Thahir memerintahkan pasukannya mengubur jasad korban keganasannya tersebut ke dalam sumur Zamzam . Sebagian lainnya, di kubur di tanah Haram dan di lokasi Masjidil Haram .

Kubah sumur Zamzam ia hancurkan. Dia juga memerintahkan agar pintu Ka’bah dicopot dan melepas kiswahnya.

Selanjutnya, ia merobek-robeknya di hadapan para pengikutnya. Dia meminta kepada salah seorang pengikutnya untuk naik ke atas Ka’bah dan mencabut talang Ka’bah. Namun tiba-tiba, orang tersebut terjatuh dan mati seketika. Abu Thahir pun mengurungkan niatnya untuk mengambil talang Ka’bah. Kemudian, ia memerintahkan untuk mencongkel Hajar Aswad dari tempatnya.

Seorang lelaki memukul dan mencongkelnya. Dengan nada menantang, Abu Thahir sesumbar : “Mana burung-burung Ababil? Mana bebatuan dari Neraka Sijjil?”

Peristiwa penjarahan Hajar Aswad ini, membuat Amir Makkah dan keluarganya dengan didukung sejumlah pasukan mengejar mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Rekomendasi
Panas Matahari Bisa...
Panas Matahari Bisa Mempengaruhi Aktivitas Gempa Bumi
Temuan Fosil Raksasa...
Temuan Fosil Raksasa Misterius Setinggi 8 Meter yang Tak BIsa Dibantah
Arkeolog Temukan Bukti...
Arkeolog Temukan Bukti Baru tentang Koloni Roanoke yang Hilang
Artikel Terkini
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved