Iman Manusia Naik Turun, Ini Doa yang Diajarkan Rasulullah

loading...
Iman Manusia Naik Turun, Ini Doa yang Diajarkan Rasulullah
Rasulullah mengajarkan umatnya agar senantiasa berdoa memohon keteguhan iman. Foto ilsutrasi/dok SINDOnews
Terkadang kita pernah mengalami iman yang naik turun. Suatu hari kita sholat berjamaah begitu rajin tak pernah ketinggalan, di hari lain berubah menjadi tak bersemangat bahkan sampai ketinggalan sholat.

Salah seorang sahabat yaitu Abu ad-Darda' Uwaimir al-Anshaari rahimahullah mengatakan:

الإِيْمِانُ يَزْدَادُ وَ يَنْقُصُ

"Iman itu naik dan turun".

Bila Anda tiba-tiba merasa lemah iman itu adalah hal yang wajar, tetapi jangan dibiarkan berlarut. Kita harus memperbaikinya. Berikut amalan doa yang diajarakan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam agar diberi ketguhan iman.

Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata, Baginda Rasulullah selalu memperbanyak doa ini: "Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qalbii 'alaa Diinik."

Rasulullah sangat sering mengucapkan doa ini. Kemudian Anas perlahan bertanya: "Ya Rasulullah, sesungguhnya kami beriman kepadamu dan juga terhadap apa saja yang engkau bawa serta ajarkan.Lantas mengapa engkau masih begitu sangat khawatir (kepada keadaan kejiwaan) kami?"

Kemudian Nabi menjawab: "Ya sebab sebenarnya hati manusia semuanya berada di antara jari-jemari Allah, sehingga Dia dapat dengan mudah membalikkan sesuai dengan kehendak-Nya." (HR Imam Ahmad, Tirmidzi dan Al-Hakim)

Itulah kenapa Rasulullah SAW menganjurkan kita setiap hari membaca doa ini. Berikutlafaznya:

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

Yaa Muqollibal Quluub, Tsabbit Qolbi 'alaa Diinik

Artinya:
Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

Baca Juga: 4 Cara Agar Bisa Istiqamah dalam Ketaatan
(rhs)
cover top ayah
وَلَيۡسَتِ التَّوۡبَةُ لِلَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ‌ ۚ حَتّٰۤى اِذَا حَضَرَ اَحَدَهُمُ الۡمَوۡتُ قَالَ اِنِّىۡ تُبۡتُ الۡـــٰٔنَ وَلَا الَّذِيۡنَ يَمُوۡتُوۡنَ وَهُمۡ كُفَّارٌ ‌ؕ اُولٰٓٮِٕكَ اَعۡتَدۡنَا لَهُمۡ عَذَابًا اَ لِيۡمًا
Dan tobat itu tidaklah diterima Allah dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, barulah mengatakan, “Saya benar-benar bertobat sekarang.” Dan tidak pula diterima tobat dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.

(QS. An-Nisa:18)
cover bottom ayah
preload video