Presiden yang Fasih Membaca Al-Qur'an

loading...
Presiden yang Fasih Membaca Al-Quran
Dari kiri ke kanan: Pemimpin Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan Presiden Mesir, Mohammed Mursi Issa Ayyat. (Foto/Ilustrasi: berbagai sumber diolah)
Membaca Al-Qur'an dengan fasih bagi kalangan biasa, mungkin sudah biasa. Tetapi jika yang membacanya adalah seorang presiden tentu menjadi luar biasa. Berikut presiden yang fasih membaca Al-Qur'an.

Baca juga: Dua Tahun Dihentikan, Sesi Menghafal Al-Qur'an Diizinkan Lagi di Masjidil Haram

1. Pemimpin Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud

Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud adalah pemimpin Kerajaan Arab Saudi. Dia lahir di Riyadh, 31 Desember 1935. Raja Salman dinobatkan sebagai raja ke-7 Arab Saudi pada 23 Januari 2015 setelah wafatnya Raja Abdullah bin Abdulaziz.

Sejak berusia 10 tahun, dia sudah fasih membaca serta menghapal Al-Qur'an. Setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an, Raja Salman belajar agama dan ilmu pengetahuan modern di lembaga yang didirikan oleh ayahnya. Dia mendorong warga untuk belajar dan menghafal Al-Qur'an.

2. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

Recep Tayyip Erdogan adalah Presiden ke-12 Turki yang menjabat sejak 2014. Ketika kecil, dia diarahkan untuk untuk mengenyam pendidikan di Sekolah Imam Hatip Istanbul yang religius. Erdogan terdengar fasih melantunkan ayat suci Al-Qur'an ketika mengikuti salat Jumat perdana di Masjid Hagia Sophia. Dia membaca Surat Al Fatihah dan Surat Al Baqarah ayat 1-5.

3. Presiden Mesir, Mohammed Mursi Issa Ayyat

Mohammed Mursi Isaa Ayyat adalah Presiden Mesir yang ke-5 yang dipilih melalui Pemilu pada Juni 2012. Mursi selalu memyempatkan membaca Al-Qur'an. Mulai dari ayat hingga juz Al-Qur'an, Mursi mampu mengucapkannya dengan jelas tanpa harus membawa buku catatan.

Saat itu Mursi mengatakan kepada rakyatnya untuk menghafalkan setiap ayat yang terdapat di dalam kitab suci Al-Qur'an. Mursi, sang istri, dan 5 orang anaknya adalah penghapal Al-Qur'an. Mursi hanya memerintah secara singkat, yaitu 30 Juni 2012-3 Juli 2013.

Baca juga: Cara Menghafal Al-Qur'an dengan Mudah dan Cepat
(mhy)
cover top ayah
وَ ذَا النُّوۡنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنۡ لَّنۡ نَّـقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنۡ لَّاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنۡتَ سُبۡحٰنَكَ ‌ۖ اِنِّىۡ كُنۡتُ مِنَ الظّٰلِمِيۡنَ‌
Dan ingatlah kisah Zun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap, "Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zhalim."

(QS. Al-Anbiya:87)
cover bottom ayah
preload video