Cerita Gus Baha Didebat Orang Wahabi Soal Kelahiran Nabi
Senin, 18 Oktober 2021 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam Kitab ad-Diba' dan Al-Barzanji sering diterangkan qila dan waqila karena ada sekian kemungkinan. Kalau ada orang menghitung tanggal 12 tidak jatuh pada hari Senin, itu karena penetapan tanggal ke-1 kalender Qomariyah bisa berbeda-beda.
Maka tergantung cara hitungmu menentukan tanggal 1. Kan tanggal 1 bisa selisih 2 hari atau 3 hari. Kayak begitu saja kok tidak tahu. Akhirnya orang tadi (Wahabi) berpikir, "Benar juga, Pak Baha!".
"Lha iya, kamu ini kebetulan melihat versi tanggal 12 tidak jatuh pada hari Senin. Karena kamu ini bukan ulama, jadi qila-nya kurang banyak. Saya ini ulama, jadi mengetahui qila yang banyak."
Salah satu ciri ulama itu mengetahui berbagai pendapat, ada sekian kemungkinan dalam hal yang tidak ada Nash Shahih (dalil yang jelas)."
Demikian cerita singkat Gus Baha saat menanggapi orang Wahabi itu. Terkait peringatan Maulid Nabi ini, Gus Baha menyampaikan satu pesan hikmah. Berikut quote Gus Baha dikutip dari akun IG @gusbahaonline:
"Senang kelahiran anaknya. Padahal prospeknya ndak jelas. Nanti nakal atau nggak seperti bapaknya juga nggak jelas. Itu sudah senang. Loh ini lahirnya Nabi, disenang-senangkan kok diisykali (diragukan). Artinya, kelahiran Nabi ini jelas dipastikan membawa kebahagiaan dunia akhirat. Pasti membawa kebahagiaan dunia akhirat. Loh ada orang senang (dengan kelahirannya) kok disoal. Itu pakai logika apa?"
Baca Juga: Gus Baha: Belum Ada Orang yang Cinta Nabi Seperti Orang Indonesia
Maka tergantung cara hitungmu menentukan tanggal 1. Kan tanggal 1 bisa selisih 2 hari atau 3 hari. Kayak begitu saja kok tidak tahu. Akhirnya orang tadi (Wahabi) berpikir, "Benar juga, Pak Baha!".
"Lha iya, kamu ini kebetulan melihat versi tanggal 12 tidak jatuh pada hari Senin. Karena kamu ini bukan ulama, jadi qila-nya kurang banyak. Saya ini ulama, jadi mengetahui qila yang banyak."
Salah satu ciri ulama itu mengetahui berbagai pendapat, ada sekian kemungkinan dalam hal yang tidak ada Nash Shahih (dalil yang jelas)."
Demikian cerita singkat Gus Baha saat menanggapi orang Wahabi itu. Terkait peringatan Maulid Nabi ini, Gus Baha menyampaikan satu pesan hikmah. Berikut quote Gus Baha dikutip dari akun IG @gusbahaonline:
"Senang kelahiran anaknya. Padahal prospeknya ndak jelas. Nanti nakal atau nggak seperti bapaknya juga nggak jelas. Itu sudah senang. Loh ini lahirnya Nabi, disenang-senangkan kok diisykali (diragukan). Artinya, kelahiran Nabi ini jelas dipastikan membawa kebahagiaan dunia akhirat. Pasti membawa kebahagiaan dunia akhirat. Loh ada orang senang (dengan kelahirannya) kok disoal. Itu pakai logika apa?"
Baca Juga: Gus Baha: Belum Ada Orang yang Cinta Nabi Seperti Orang Indonesia
(rhs)
Lihat Juga :